MALANG, Tugumalang.id – Konser DAY6 di Jakarta yang merupakan bagian dari tur dunia ketiga bertajuk Forever Young pada 3 Mei 2025 justru berujung kekecewaan mendalam bagi para penggemar. Diselenggarakan promotor MECIMAPRO, konser ini dinilai berantakan dan memicu gelombang kritik dari penggemar, terutama karena berbagai masalah teknis dan organisasi yang dianggap tidak profesional.
MECIMAPRO dikenal sebagai salah satu promotor konser musik ternama di Indonesia. Mereka telah menangani sejumlah konser besar dari grup K-pop populer seperti SEVENTEEN, TREASURE, SUPER JUNIOR, ENHYPEN, dan DAY6. Namun, reputasi promotor ini kembali dipertanyakan setelah serangkaian insiden negatif yang terjadi dalam beberapa konser sebelumnya.

Salah satu kontroversi mencuat dari konser SEVENTEEN yang bermasalah dalam sistem penukaran tiket di Lotte Mall, Jakarta. Penggemar harus mengantre panjang dalam kondisi tidak kondusif. Di sisi lain, konser IVE bahkan sempat ditunda. Kini, kegagalan dalam konser DAY6 dianggap sebagai titik nadir dari sederet masalah yang membayangi nama MECIMAPRO.
Konser DAY6 di Jakarta Pindah dari JIS ke Stadion Gelora Bung Karno
Pengumuman awal konser tur dunia DAY6 dilakukan pada Februari 2025. Awalnya, konser dijadwalkan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), namun pada 21 Maret 2025 venue dipindahkan ke Stadion Madya Gelora Bung Karno. Perubahan mendadak ini memicu kekecewaan pertama dari para penggemar.
Baca juga: Hadirkan Konser Musik, KPU Kota Malang Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada
Kekecewaan makin memuncak ketika pada 1 Mei 2025—hanya dua hari sebelum konser—platform Tiket.com sebagai mitra penjualan tiket resmi mengumumkan pengembalian dana (refund) penuh kepada pembeli. Alasannya, promotor tidak kunjung memberikan data kursi kepada pihak tiket, yang seharusnya menjadi bagian penting dalam proses validasi tiket.
Pada hari konser, berbagai kendala teknis kembali terjadi. Jadwal soundcheck molor, tenda untuk penggemar roboh akibat hujan karena penanganan cuaca buruk yang tidak optimal, hingga gangguan teknis saat konser yang membuat beberapa member DAY6 terlihat tidak nyaman dan harus menutup telinga berulang kali.
Member Day6 Minta Maaf
Salah satu momen paling menyentuh adalah ketika Young K, member DAY6, menyampaikan permintaan maaf sambil menangis di atas panggung. Agensi mereka, JYP Entertainment, juga mengunggah permintaan maaf melalui akun resmi DAY6, mengakui adanya kendala kerja sama dengan promotor lokal yang menyebabkan konser berjalan tidak lancar.
Baca juga: Siap-Siap Berjingkrak Ria! Berikut Jadwal Konser Musik di Kota Malang Bulan Mei 2024
Salah satu unggahan viral di platform X oleh akun @lezgetitbribrii menunjukkan sekelompok My Day (sebutan untuk penggemar DAY6) berteriak “MECIMA bubar” di luar stadion sebagai bentuk protes atas buruknya penyelenggaraan.
Kacaunya penyelenggaraan konser DAY6 di Jakarta menjadi tamparan keras bagi MECIMAPRO. Alih-alih memberikan momen tak terlupakan, konser stadium pertama DAY6 justru meninggalkan trauma bagi penggemar. Ke depan, insiden ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi promotor agar lebih profesional dalam menyelenggarakan konser berskala besar, demi menjaga kepercayaan publik dan menghormati kerja keras para artis.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Hailatun Nada Salsabila/Magang
redaktur: jatmiko





























