Kota Batu, Tugumalang.id – Konflik antar tetangga di Kota Batu, Jawa Timur, gara-gara pembakaran sampah berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan setelah dimediasi jajaran Satreskrim Polres Batu.
Proses mediasi berjalan lancar. Ps. Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda Rimhan, membenarkan bahwa kedua belah pihak telah menyepakati penyelesaian secara damai. Kepolisian mengedepankan pendekatan humanis untuk meredam potensi konflik sosial di masyarakat.
“Melalui pendekatan humanis, kedua pihak telah sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara damai tanpa melanjutkan ke proses hukum,” ujar Huda, Rabu (13/10/2026).
Konflik bermula ketika pemuda berinisial DWB (36), warga Jalan Lesti, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, membakar sampah di halaman belakang rumahnya. Kepulan asap dari pembakaran tersebut masuk ke rumah NVR (27), yang saat itu memiliki bayi yang sedang sakit.

Peristiwa pada Rabu sore (02/09/2026) itu memicu cekcok antara DWB dan NVR. Rekaman video pertengkaran tersebut kemudian diunggah ke media sosial hingga menjadi perhatian publik.
Perselisihan dipicu kekhawatiran NVR terhadap asap pembakaran sampah yang masuk ke dalam rumahnya.
Namun, DWB merasa dirugikan oleh unggahan video yang beredar. Ia kemudian mengajukan pengaduan ke Polres Batu terkait dugaan pencemaran nama baik.
Baca juga: Konflik Tetangga Gegara Bakar Sampah di Kota Batu Viral, Polisi Jadwalkan Mediasi
Setelah mendengarkan keterangan dan aspirasi kedua belah pihak, kepolisian memfasilitasi penyelesaian persoalan melalui sejumlah kesepakatan damai.
Dalam mediasi tersebut, pihak pertama mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas unggahan video di media sosial. Pihak tersebut juga bersedia menghapus konten yang telah diunggah.
Sementara itu, pihak kedua berjanji tidak akan lagi membakar sampah di permukiman. Sampah akan dipilah dan dibuang ke tempat pembuangan sampah (TPS) terdekat.
Baca juga: Viral! Sekeluarga di Kota Batu Marah Ditegur Bakar Sampah Sembarangan
‘‘Selain saling memaafkan dan berjanji tidak menuntut secara hukum, kedua belah pihak juga sepakat untuk membuat video klip perdamaian yang diunggah pada akun media sosial pihak pertama sebagai penutup dari permasalahan tersebut,’’ terang Huda.
Polres Batu berharap penyelesaian konflik ini dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar saling menghormati antartetangga dan bijak menggunakan media sosial.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko


















