Kamis, Juni 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Kesaksian Palsu ‘Penjual Dawet Jilid 2’ Kembali Muncul Tunggangi Isu Tragedi Kanjuruhan

Redaksi by Redaksi
Oktober 28, 2022 2:15 pm
in Peristiwa
Aksi damai aremania terkait tragedi kanjuruhan.

Aremania membawa boneka pocong dalam aksi menuntut keadilan untuk 135 korban Tragedi Kanjuruhan depan Balai Kota Malang, Kamis (27/10/2022). Foto/Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Belum tuntas motif pengakuan ibu-ibu penjual dawet, peristiwa Tragedi Kanjuruhan kembali diramaikan komentar warganet yang tak berdasar. Kali ini, target sasarannya ialah Aremania yang sedang melakukan aksi solidaritas terhadap 135 rekan mereka yang meninggal akibat insiden gas air mata.

Kesaksian palsu kali ini datang dalam bentuk video yang diunggah akun TikTok @maharanisekar6 pada Kamis (27/10/2022) siang. Si pengunggah video mengunggah video aksi demonstrasi disertai narasi suara yang dinilai berbanding jauh dengan fakta di lapangan.

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Aksi Aremania berjalan damai depan Balai Kota Malang. Foto/Rubianto

Pengunggah video menilai aksi demonstrasi yang dilakukan bersifat anarkis. Padahal dari pengamatan reporter, aksi demontrasi yang sudah dilakukan kedua kalinya berjalan damai tanpa ada kerusuhan. Wali Kota Malang Sutiaji juga bahkan menemui massa untuk berdiskusi dan mengapresiasi aksi itu.

“Ndek Malang saiki rasane koyok ora aman yo Rek. Pas lagi onok demo, bendino liyane berita anarkis terus sing muncul. Sek tas wingi ngalor-ngidul demo nang ngarep balaikota, padahal iki asline kejadian iki nang Kanjuruhan, nang kabupaten, sing sak pirang-pirang korban mati,” bunyi narasi dalam video itu.

“Sing nangani kasuse kan mabes, tapi kok ricuhe nangdi-nangdi sampe tekan kene iki? Wis aksine nggarai rusuh, anarkis, icake botol ngombe ambek sampah-sampah liyane nangdi-nangdi, sampe ngerusak plat kendaraane uwong sing ora weruh opo-opo.”

“Wong kasus e wis diusut kok sek dema-demo ae. Kudune iki lak fokus nang korbane seh, ora malah rusuh anarkis ngene iki. Terus jare Arema iki darah biru, tapi kok wingi kabeh nggawe ireng? Maksude iku opo? Endi Arema sing biyen? Iki tenanan Arema opo sopo seh Rek asline?”

“Lek koyok ngene carane masyarakat iku tambah wedi nang Arema. Wedi melok diantemi pisan, wedi melok dadi sasaran. Maleh ilang respect-ku nang Arema lek carane ngene Rek. Wedi aku nang Arema.” begitu narasi yang diucapkan pengunggah video berdurasi 1 menit 5 detik itu.

Namun dari pantauan reporter di lapangan, aksi turun ke jalan yang dilakukan Aremania itu berjalan tertib dan damai. Padahal, aksi itu juga berlangsung tanpa kawalan pengamanan aparat kepolisian yang berseragam.

Hanya tampak sejumlah petugas Satpol PP Kota Malang yang mengawal dari balik gerbang Balai Kota Malang. Aksi tanpa pengawalan kepolisian itu juga sudah terjadi di aksi sebelumnya pada Kamis (20/10/2022) lalu. Bahkan, sebagaian Aremania juga berinisiatif membawa kantong plastik besar untuk membersihkan sampah yang tertinggal saat aksi.

Wali Kota Malang, Sutiaji yang akhirnya juga turun menemui Aremania itu juga mengapresiasi setinggi tingginya atas aksi tanpa kerusuhan itu. Sutiaji juga mengaku kecewa atas dampak Tragedi Kanjuruhan yang memunculkan stigma Malang tidak kondusif.

“Saya mengapresiasi Aremania yang tak membuat kisruh bahkan kekacauan. Hampir 40 hari saudara saudara kita telah meninggal dunia dan banyak yang luka. Tapi respon dari Aremania tidak pernah membuat onar atau kekacauan sama sekali,” kata Sutiaji.

Aremania membentangkan poster tuntutan dalam aksi depan Balai Kota Malang pada Kamis (27/10/2022). Foto/Rubianto

Dia mengatakan, beberapa aksi yang dilangsungkan Aremania tanpa kerusuhan menunjukan bahwa warga Kota Malang cinta damai. Tidak seperti disebutkan di media sosial tanpa dasar yang jelas.

“Inilah Malang yang benar benar cinta damai. Tunjukkan pada dunia bahwa Malang kondusif. Terimakasih Aremania, aksi hari ini tertib dan damai. Yakinlah kejahatan akan hancur oleh kekuasaan Tuhan,” tuturnya.

“Siapapun yang berbuat kejahatan di Bumi Arema pasti akan dihancurkan Tuhan. 135 nyawa tentu juga menuntut keadilan. Maka kami akan meneruskan tuntutan aksi ini ke pihak pihak terkait di Pusat,” tegasnya.

Dalam aksi itu, Aremania membawakan sejumlah tuntutan keadilan untuk 135 korban Tragedi Kanjuruhan. Mulai menuntut aparat penegak hukum untuk memproses 6 tersangka Tragedi Kanjuruhan seadil adilnya.

“Kemudian menuntut pertanggungjawaban moral seluruh pengurus PSSI untuk mundur dari jabatan. PSSI harus merevisi regulasi keamanan dan keselamatan penyelenggaraan liga di Indonesia sesuai statuta FIFA dan merevolusi sepakbola nasional,” papar orator aksi itu.

Selain itu, Aremania juga menuntut transparasi aparat kepolisian terkait pengusutan Tragedi Kanjuruhan. Mereka juga menuntut adanya rekonstruksi ulang Tragedi Kanjuruhan sesuai fakta. Hingga menuntut Badan Intelijen Negara (BIN) merilis kandungan zat gas air mata expired yang digunakan dalam Tragedi Kanjuruhan.

“Aremania akan terus melakukan aksi jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi,” tandas orator aksi.

Reporter: Ulul Azmy

editor: jatmiko

Tags: AremaniaHeadlinekesaksian palsutragedi kanjuruhan

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
SMKN 1 Turen Malang

Usung Army Look, SMKN 1 Turen Ikut dalam Perhelatan Malang Fashion Week 2022

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.