Tugumalang.id – Jalan kaki sering dianggap sebagai aktivitas sederhana, tetapi kebiasaan ini ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh maupun pikiran.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), aktivitas fisik seperti berjalan kaki secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes tipe 2, hingga depresi. Jalan kaki juga membantu meningkatkan kualitas tidur dan menjaga kesehatan otak.
Baca Juga: Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka
Tidak heran jika banyak orang mulai menjadikan aktivitas ini sebagai rutinitas harian, bahkan menetapkan target tertentu seperti 10.000 langkah setiap hari agar tubuh tetap aktif bergerak di tengah kegiatan yang padat. Namun, kenapa target 10.000 langkah begitu populer dan sering dijadikan patokan sehari-hari?
Dari Mana Angka 10.000 Langkah Berasal?
Ternyata, angka 10.000 langkah awalnya bukan berasal dari aturan medis atau penelitian kesehatan. Target ini mulai populer dari kampanye pemasaran alat penghitung langkah di Jepang pada tahun 1960-an.
Saat itu, sebuah perusahaan memperkenalkan pedometer bernama “manpo-kei” yang memiliki arti “10.000 langkah meter”. Sejak saat itu, angka ini semakin dikenal luas dan akhirnya dianggap sebagai target ideal untuk tetap aktif bergerak setiap hari.
Meskipun berawal dari kebiasaan dan kampanye pemasaran, secara rata-rata, 10.000 langkah setara dengan sekitar 7-8 kilometer berjalan kaki, tergantung dari panjang langkah setiap orang.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Penginapan Dekat Stasiun Kotabaru Malang, Ada yang Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki
Sejumlah penelitian memperkirakan bahwa jumlah tersebut dapat membakar sekitar 300-500 kalori. Dengan perkiraan jarak dan kalori tersebut, 10.000 langkah akhirnya banyak dipakai sebagai indikator sederhana untuk mendorong orang tetap aktif bergerak setiap hari, terutama bagi mereka yang terlalu lama menghabiskan waktu dengan duduk.
Tips Memulai Kebiasaan 10.000 Langkah per Hari
Meski angka 10.000 langkah terlihat cukup tinggi bagi sebagian orang, kebiasaan ini sebenarnya bisa dibangun secara perlahan dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Berikut tips memulai kebiasan 10.000 langkah yang dibagikan oleh dr. Nurul Fajriah seorang tenaga medis profesional.
1. Parkir Kendaraan Sedikit Lebih Jauh
Saat pergi ke pusat perbelanjaan, kantor, atau tempat umum lainnya, coba untuk memarkir kendaraan agak jauh dari lokasi tujuan. Cara ini secara tidak langsung membuat langkah kaki bertambah.
Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini bisa membantu tubuh terbiasa bergerak lebih aktif hingga tanpa sadar mendekati target 10.000 langkah per hari.
2. Gunakan Tangga Dibanding Eskalator
Mulai biasakan menaiki tangga untuk membantu menambah jumlah langkah harian, kebiasaan ini juga bermanfaat bagi kesehatan jantung, seperti menurunkan risiko penyakit kardiovaskular termasuk stroke dan serangan jantung.
3. Manfaatkan Waktu Istirahat untuk Berjalan Kaki
Cobalah menyisihkan waktu sekitar 10 menit di sela istirahat untuk berjalan santai di sekitar area kantor atau tempat beraktivitas lainnya. Selain membantu mengurangi rasa jenuh dan menyegarkan pikiran, kebiasaan ini juga bisa menambah jumlah langkah harian dalam mencapai target 10.000 langkah.
Pada akhirnya, target 10.000 langkah bukanlah angka yang wajib dikejar sesuai tren yang berlaku, melainkan dorongan sederhana agar orang lebih aktif bergerak dalam keseharian.
Dengan membangun kebiasaan kecil secara konsisten, aktivitas jalan kaki bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang mudah dilakukan tanpa perlu alat atau biaya khusus.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
Editor: Herlianto. A
























