Malang, Tugumalang.id – Tubuh lemas saat bangun tidur sering dialami banyak orang meskipun waktu tidur sudah cukup. Kondisi ini membuat aktivitas pagi terasa berat, bahkan kerap disertai rasa pusing, tidak segar, hingga malas bergerak. Padahal, tidur seharusnya menjadi waktu pemulihan utama bagi tubuh setelah beraktivitas sepanjang hari.
Dalam kanal YouTube SB30Health, dr. Sungadi Santoso menjelaskan bahwa kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh lamanya waktu tidur. Ada berbagai faktor yang dapat membuat tubuh tetap terasa tidak bugar saat bangun di pagi hari.
Beberapa Penyebab Tubuh Lemas saat Bangun Tidur
Pikiran Masih Aktif Saat Tidur
dr. Sung menjelaskan bahwa salah satu penyebab tubuh lemas saat bangun tidur adalah pikiran yang masih terus bekerja ketika tidur. Banyak orang membawa beban pekerjaan, tugas, atau masalah pribadi hingga ke tempat tidur. Akibatnya, meskipun mata sudah terpejam, otak tetap aktif memikirkan berbagai hal.
Kondisi ini membuat tidur tidak benar-benar berkualitas. Tubuh memang beristirahat, tetapi pikiran tetap sibuk sehingga saat bangun pagi tubuh terasa seperti belum tidur sama sekali.
Konsumsi Kafein Berlebihan
Kafein yang dikonsumsi terlalu banyak, terutama pada sore atau malam hari, dapat mengganggu kualitas tidur. Minuman seperti kopi, teh, maupun minuman energi dapat membuat jantung berdebar dan tubuh tetap terjaga lebih lama.
Akibatnya, waktu istirahat menjadi berkurang tanpa disadari. Meski tetap tidur, tubuh tidak memperoleh proses pemulihan yang optimal sehingga bangun dalam keadaan lelah.
Makan Terlalu Banyak Sebelum Tidur
Kebiasaan makan dalam jumlah besar sebelum tidur juga dapat memicu tubuh terasa lemas saat bangun pagi. Saat tidur, sistem pencernaan tetap bekerja untuk mengolah makanan yang masuk ke tubuh.
Terlebih jika makanan yang dikonsumsi berupa makanan berat atau cepat saji. Organ tubuh menjadi tetap aktif bekerja sehingga tubuh tidak mendapatkan istirahat maksimal. Dampaknya, tubuh terasa berat dan tidak segar saat bangun.
Kurang Aktivitas Fisik atau Olahraga
Menurut dr. Sung, kurang olahraga juga dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang. Aktivitas fisik membantu memperlancar peredaran darah dan meningkatkan metabolisme tubuh.
Ketika tubuh jarang bergerak, kualitas tidur cenderung lebih ringan dan kurang nyenyak. Akibatnya, tubuh tidak memperoleh waktu istirahat yang cukup meskipun durasi tidur cukup panjang.
Dehidrasi
Kekurangan cairan atau dehidrasi juga dapat menjadi penyebab tubuh lemas saat bangun tidur. Air memiliki peran penting dalam menjaga metabolisme dan fungsi tubuh tetap berjalan optimal.
Jika tubuh kekurangan cairan, sirkulasi darah menjadi kurang lancar dan energi tubuh menurun. Karena itu, mencukupi kebutuhan air putih sebelum tidur dan setelah bangun sangat penting untuk menjaga tubuh tetap segar.
Anemia
Anemia merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau hemoglobin. Padahal, sel darah merah berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Ketika jumlahnya kurang, tubuh akan lebih mudah lelah karena suplai oksigen tidak optimal. Kondisi ini juga memengaruhi proses pemulihan tubuh saat tidur sehingga seseorang dapat bangun dalam keadaan lemas dan tidak bertenaga.
Baca juga: Bangun Tidur Badan Justru Terasa Kaku? PHM Beberkan Masalah Ini
Hipotensi atau Tekanan Darah Rendah
Tekanan darah rendah atau hipotensi juga dapat menyebabkan tubuh terasa lemah saat bangun tidur. Kondisi ini membuat aliran darah ke organ tubuh menjadi kurang optimal.
Seseorang yang mengalami hipotensi biasanya merasa pusing ketika bangun dari posisi tidur secara tiba-tiba. Pola makan yang tidak seimbang juga dapat memperburuk kondisi ini.
Hipoglikemia atau Gula Darah Rendah
Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah berada di bawah normal. Kondisi ini sering terjadi pada penderita diabetes yang tidak menjaga pola makan dengan baik atau sering melewatkan waktu makan.
Padahal, saat tidur tubuh tetap membutuhkan energi dari gula darah. Jika kadar gula terlalu rendah, tubuh tidak memiliki cukup energi sehingga seseorang dapat bangun dengan kondisi lemas dan pusing.
Efek Samping Obat atau Alkohol
Beberapa jenis obat dapat menimbulkan efek samping berupa rasa lemas saat bangun tidur, seperti obat penenang atau obat dengan dosis tertentu. Selain itu, konsumsi alkohol juga dapat mengganggu kualitas tidur.
Baca juga: Sering Bangun Tidur dengan Jantung Berdebar? Ini Penjelasan Ahli
Meskipun terlihat tidur nyenyak, tubuh sebenarnya tidak mendapatkan istirahat yang berkualitas. Akibatnya, proses pemulihan tubuh menjadi tidak optimal dan tubuh terasa tidak segar saat bangun pagi.
Tubuh lemas saat bangun tidur ternyata tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur. Gaya hidup, pola makan, hingga kondisi kesehatan tertentu juga dapat memengaruhi kualitas istirahat seseorang. Karena itu, menjaga pola hidup sehat dan kualitas tidur menjadi langkah penting agar tubuh tetap segar dan bertenaga setiap hari.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Intan Adelia/ Magang
redaktur: jatmiko


















