Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Kenali Dampak NFT pada Lingkungan

Redaksi by Redaksi
Maret 6, 2022 8:46 pm
in Bisnis
Ilustrasi NFT. Foto: Pixabay

Ilustrasi NFT. Foto: Pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Non-fungible token (NFT) saat ini menjadi perbincangan hangat, baik di Indonesia maupun di dunia. NFT bisa mengubah pola bisnis, khususnya di bidang seni. Kini, seniman bisa menjual karya seni mereka dalam bentuk aset digital.

Meskipun menguntungkan beberapa pihak secara ekonomi, NFT juga memancing perdebatan karena untuk melakukan transaksi ternyata dibutuhkan tenaga listrik yang sangat besar.

READ ALSO

7 Ide Bisnis Kreatif untuk Anak Muda, Bisa Dimulai dari Hobi dan Skill yang Dimiliki

Dari Steam hingga Anime Jepang, 5 Studio Kreatif Asal Malang yang Mendunia

Transaksi di NFT menggunakan mata uang virtual Ethereum. Melansir dari Renewable Energy Hub, setiap transaksi Ethereum memerlukan energi sebesar 48,14 kilowatt-hours atau setara dengan keperluan listrik rumah tangga selama beberapa hari.

Saat ini, setiap harinya terdapat ribuan transaksi NFT. Jika NFT semakin populer, jumlah transaksi bisa jadi akan terus meningkat. Ini berarti konsumsi listrik di Bumi akan semakin tinggi.

Para aktivis lingkungan menyayangkan maraknya penggunaan NFT yang secara tidak langsung berkontribusi pada pemanasan global. Penggunaan listrik yang tinggi berarti ada emisi yang dilepas dalam jumlah besar sehingga menyebabkan efek rumah kaca.

Meski begitu, ada beberapa marketplace yang menawarkan NFT yang tidak menghabiskan banyak energi listrik. Salah satunya adalah Bubblehouse yang mengklaim dirinya sebagai NFT social marketplace ramah lingkungan pertama di dunia.

“Saat ini ada beberapa yang menawarkan NFT yang ramah lingkungan. Salah satunya ada Bubblehouse. Aktivitas mining (penambangan) di Bubblehouse katanya cenderung menggunakan energi listrik yang tidak sebesar sebelumnya,” papar Founder Climate Change Frontier, Eko Baskoro.

Founder Climate Change Frontier, Eko Baskoro. Foto: dok

“Memang perubahan dalam hal pembangunan atau ekonomi akan ada sisi negatifnya terhadap lingkungan ini. Ini menjadi dilematis,” ucapnya.

Seperti yang sudah disebutkan, NFT mereformasi bisnis karya seni di dunia. Sebelumnya, karya seni dijual secara tradisional yaitu dilukis di kanvas, dicetak di atas kertas atau media lainnya. Karya seni kemudian dikirimkan ke rumah pembeli.

Dengan adanya NFT, karya seni yang dijualbelikan tidak memiliki bentuk fisik, melainkan hanya berbentuk aset digital. Ini berarti NFT bisa membantu mengurangi penggunaan kertas serta emisi yang dihasilkan oleh alat transportasi yang mengangkut karya seni tersebut.

Baik penjualan dengan cara tradisional maupun NFT, keduanya memiliki dampak negatif kepada lingkungan. Oleh karena itu, Baskoro meminta masyarakat sebaiknya bijak dalam menilai sisi positif dan negatifnya.

Baskoro juga menegaskan, ia tidak bisa mengatakan salah satu metode itu lebih baik dari yang lainnya. “Saya pikir semua ada dampak negatifnya. Jadi kita harus bijak,” ucapnya.

“Dari sisi ekonomi, ke depannya NFT bisa jadi lebih baik dibandingkan karya seni yang dicetak di atas kertas. Tapi penggunaan listrik yang besar bisa merusak lingkungan. Tapi kalau pakai kertaspun, akan merusak lingkungan hidup,” imbuhnya.

Namun, Baskoro mengatakan bahwa jika penggunaan listrik untuk NFT bisa ditekan dengan teknologi yang lebih ramah lingkungan, tentunya ini akan menjadi lebih baik daripada penjualan karya seni yang dicetak di atas kertas.

“Seandainya mereka bisa menekan penggunaan listrik per tahunnya, kenapa nggak?” pungkas Baskoro.

 

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: dampak NFTlingkungannft

Related Posts

Ilustrasi content creator yang sedang membuat konten promosi UMKM. (Foto: Pexels)
Bisnis

7 Ide Bisnis Kreatif untuk Anak Muda, Bisa Dimulai dari Hobi dan Skill yang Dimiliki

Senin, 1 Jun 2026
Faerie Afterlight, Salah Satu Karya Studio Game Asal Malang yang Mendunia (Foto: Pinterest)
Bisnis

Dari Steam hingga Anime Jepang, 5 Studio Kreatif Asal Malang yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026
CEO JADE Indopratama Rachmad Santoso didapuk jadi Top 10 Printerpreneur Indonesia Awards 2026. Foto: Dok.
Bisnis

37 Tahun Berkarya, Bos JADE Indopratama Didapuk Jadi Top 10 Printerpreneur Indonesia 2026

Selasa, 12 Mei 2026
Ilustrasi rekomendasi HP terbaik. Foto/dok
Bisnis

Jelang 2026, Ini Rekomendasi HP Terbaik Akhir 2025

Kamis, 25 Des 2025
QRIS Bank Indonesia
Bisnis

QRIS, Inovasi Bank Indonesia yang Ubah Wajah Transaksi Digital Nasional

Kamis, 13 Nov 2025
Ilustrasi Investasi Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Investasi Kota Malang Capai Rp2,5 Triliun, Sektor Perhotelan Jadi Primadona

Sabtu, 8 Nov 2025
Next Post
Perkuat UMKM, Diskopindag Kota Malang Tekankan Peran Digital Marketing

Perkuat UMKM, Diskopindag Kota Malang Tekankan Peran Digital Marketing

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.