Malang, Tugumalang.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang terus mendalami penyebab kematian seorang pria bertato yang ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Brantas, Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, pada Selasa (5/8/2025).
Jasad korban ditemukan dalam kondisi telanjang dan terdapat sejumlah luka di bagian kepala, badan, serta tangan. Meski demikian, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dengan alasan telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan ingin segera memakamkan korban.
“Penyelidikan tetap kami laksanakan. Namun perlu diketahui bahwa keluarga ingin segera menguburkan almarhum, dan kami tidak bisa menolak permintaan tersebut,” kata KBO Satreskrim Polres Malang, Ipda Dicka Ermantara, Jumat (8/8/2025).
Baca juga: Pria Bertato Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Brantas, Diduga Korban Pembunuhan
Korban diketahui bernama Suroto (47), warga Desa Tajinan, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Berdasarkan catatan kepolisian, Suroto pernah menjalani hukuman penjara terkait kasus pencurian dan penggelapan pada tahun 2008.
Sebelum ditemukan tewas, korban sempat berpamitan kepada keluarganya tiga hari sebelumnya untuk menemui seorang teman di wilayah Kecamatan Kepanjen. Saat itu, korban tidak membawa telepon genggam, sehingga pihak keluarga kesulitan melacak keberadaannya.
“Sejak pergi, keluarga memang tidak mendengar kabar, tapi mereka tidak merasa curiga karena korban memang terbiasa pergi selama beberapa hari,” tambah Dicka.
Terkait lokasi jatuhnya korban, Dicka mengatakan pihaknya juga masih tengah melakukan penyelidikan. Ada kemungkinan korban tidak jatuh di lokasi mayatnya ditemukan.
Pasalnya, luka-luka yang ada di tubuh korban bisa saja disebabkan oleh benturan-benturan saat melewati bebatuan yang ada di sepanjang aliran Sungai Brantas. Polisi juga mendalami penyebab tidak adanya baju yang melekat di tubuh korban.
“Kemungkinan besar tidak jatuh di situ. (Korban jatuh di tempat lain) melewati banyak batu-batu yang membuat lukanya semakin parah,” kata Dicka.
Apabila ada dugaan kuat kasus ini adalah pembunuhan, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan ekshumasi terhadap jasad korban. Penyelidikan akan terus dilakukan hingga ada titik terang, meskipun korban telah dimakamkan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























