MALANG, Tugumalang.id – Tahun 2025 menjadi tahun penuh dengan lika-liku bagi Timnas Indonesia sepak bola putra senior. Skuad Garuda diwarnai drama pergantian pelatih kepala di awal tahun, hingga mimpi berlaga di Piala Dunia 2026 yang harus pupus.
Suporter setia Timnas Indonesia sempat dikejutkan dengan keputusan federasi sepak bola Indonesia, PSSI yang memutuskan kerja sama dengan Shin Tae-yong di kursi pelatih kepala tim.
Tongkat komando pelatih kepala Timnas Indonesia pun beralih dari Shin Tae-yong yang kerap disapa STY ke tangan Patrick Kluivert.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar SEA Games 2025: Laga Penentuan Nasib
Hadirnya eks legenda klub raksasa asal Spanyol, Barcelona itu diharapkan bisa memperbesar peluang Jay Idzes dkk berlaga di Piala Dunia 2026. Ekspektasi tinggi pun diberikan kepada Kluivert, karena ia didukung oleh tim kepelatihan berpengalaman asal Belanda, macam Alex Pastoor dan juga Dany Landzaat.
Sayangnya Timnas Indonesia harus takluk dengan skor telak 1-5 dalam laga debut Kluivert di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berlangsung pada bulan Maret 2025. Walaupun akhirnya Kluivert bisa merasakan kemenangan sebagai juru latih anyar Timnas Indonesia, saat menekuk Bahrain 1-0.
Setelah itu, perjalanan Timnas Indonesia bak roller coaster hingga akhirnya gagal menggapai asa lolos ke Piala Dunia 2026, setelah gagal bersaing dengan Irak dan Arab Saudi di Ronde 4.
Baca Juga: Legenda Timnas Minta Evaluasi Menyeluruh Timnas Indonesia U-22 Setelah Keok dari Filipina di SEA Games 2025
Berikut ini rekap perjalanan Timnas Indonesia senior sepanjang tahun 2025 yang dibumbui drama besar di awal tahun dan diakhiri dengan kegagalan lolos ke panggung Piala Dunia.
Kaleidoskop Timnas Indonesia
Januari: Pemecatan Shin Tae-yong
PSS resmi memberhentikan Shin Tae-yong pada awal Januari 2025, sebuah keputusan yang saat itu membuat publik pecinta Timnas Indonesia kaget.
Karena saat itu, performa Timnas Indonesia bisa dibilang tidak terlalu buruk dan baru saja meraih kemenangan 2-0 atas Arab Saudi di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
PSSI beralasan keputusan berpisah dengan Shin Tae-yong untuk memperbesar peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia dan adanya dinamika di ruang ganti tim.
Februari – Maret: Adaptasi Pelatih Baru
Sepanjang periode Februari hingga Maret, Timnas Indonesia beradaptasi dengan gaya kepelatihan Patrick Kluivert. Namun, hasilnya bisa dibilang kurang memuaskan, karena di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, mereka takluk 1-5 dari Australia pada 20 Maret 2025.
Beruntung di laga berikutnya, Ole Romeny berhasil membawa Timnas Indonesia mengalahkan Bahrain dengan skor 1-0 pada 25 Maret 2025. Kemenangan yang menjaga asa Timnas Indonesia lolos ke babak berikutnya.
April – Juni: Mengukir Sejarah dan Kekalahan Memalukan dari Jepang
Sepanjang periode April hingga Juni, praktis Timnas Indonesia tidak memiliki agenda besar selain fokus menyelesaikan dua laga sisa Ronde 3 melawan Cina dan Jepang. Hasilnya, Timnas Indonesia mengalahkan Cina 1-0 dan mengunci slot lolos ke Ronde 4.
Namun di laga berikutnya melawan Jepang, Timnas Indonesia justru menderita kekalahan memalukan 0-6 dari Jepang.
Meski mengecewakan, Timnas Indonesia berhasil mencatat sejarah sebagai tim Asia Tenggara pertama yang lolos ke Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia.
Juli-Agustus: Persiapan Hadapi Ronde 4
Di periode Juli sampai Agustus, Timnas Indonesia tak memiliki agenda penting, selain mempersiapkan diri menghadapi Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
September – Oktober: Kegagalan dan Pemecatan Patrick Kluivert
Menghadapi Ronde 4, Timnas Indonesia sempat menggelar uji coba melawan China Taipei dan Lebanon di Surabaya. Sayangnya ketika tampil di Ronde 4, bersaing dengan Irak dan Arab Saudi, penampilan Marselino Ferdinan dan kolega justru loyo.
Timnas Indonesia menderita kekalahan 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak, dua kekalahan ini mengubur mimpi jutaan warga Indonesia menyaksikan timnas kesayangan mereka berlaga di Piala Dunia 2026.
Imbas dari hasil buruk ini, PSSI sepakat mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert yang dirasa gagal memenuhi ekspektasi tim.
November – Desember: Munculnya Nama John Herdman dan Absen di FIFA Matchday
Alih-alih mendapat obat pelipur lara dari kegagalan menembus pentas Piala Dunia 2026. Timnas Indonesia justru memilih vakum di ajang FIFA Matchday bulan November 2025.
Kesempatan mendapatkan poin memperbaiki ranking FIFA justru diberikan kepada Timnas U-23 yang akan berlaga di SEA Games 2025 dengan menggelar dua uji coba melawan Mali.
Di sisi lain menjelang pergantian tahun, Timnas Indonesia santer dikaitkan dengan John Herdman yang akan menjadi pelatih kepala anyar skuad Garuda.
Meski sampai saat ini belum diumumkan secara resmi oleh PSSI, namun mantan pelatih Timnas Kanada ini dikabarkan selangkah lagi akan menjadi pelatih kepala anyar Timnas Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























