Malang, Tugumalang.id – PT KAI Daop 8 membatalkan keberangkatan KA Jayabaya relasi Malang-Pasarsenen pada Selasa (28/4/2026). Keputusan ini diambil sebagai dampak kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam.
Manager Humas KAI Daop 8, Mahendro Trang Bawono, mengatakan pembatalan perjalanan tersebut dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan operasional kereta api.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan,” kata Mahendro.
Perjalanan KA Jayabaya Resmi Dibatalkan
Perjalanan kereta yang dibatalkan adalah KA 94-91 Jayabaya relasi Malang–Pasar Senen. Dengan pembatalan tersebut, calon penumpang dari Stasiun Malang tujuan Jakarta diminta menunda perjalanan atau memilih opsi penjadwalan ulang.
KAI memastikan seluruh penumpang berhak mendapatkan pengembalian biaya tiket sebesar 100 persen tanpa potongan. Selain itu, pelanggan juga dapat melakukan reschedule keberangkatan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun langsung di loket stasiun,” ujarnya.
Baca juga: Pengalaman Naik KA Jayabaya dari Stasiun Malang Kota Baru: Pilih Pintu Timur atau Barat?
KAI Sampaikan Duka dan Update Informasi Berkala
Pihak KAI menyatakan akan terus memperbarui informasi terkait operasional perjalanan kereta api secara berkala. Untuk memperoleh informasi lebih lengkap, pelanggan dapat mengakses Contact Center 121, WhatsApp 0811-2223-3121, maupun kanal resmi KAI lainnya.
Di sisi lain, Mahendro juga menyampaikan rasa empati dan duka mendalam kepada para korban insiden kecelakaan di Bekasi. Ia berharap proses penanganan berjalan lancar dan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik.
Berdasarkan pembaruan data KAI Commuter, sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan 82 orang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Sementara itu, 240 penumpang telah dievakuasi dan dipastikan selamat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























