Malang, Tugumalang.id – Rumah peternakan Kaji Brewok Farm Malang menebar 5 ribu kambing kurban jelang Idul Adha 2023. Ribuan hewan kurban itu akan disalurkan ke musola, masjid, TPQ, yayasan hingga ponpes di Malang Raya.
“Kami tidak sendiri, ada salah satu hamba Allah ingin berkhidmat untuk umat bersama Kaji Brewok di gerakan tebar 5 ribu kambing kurban ini,” kata Luay Al Amri, Pengelola Kaji Brewok Farm, Minggu (11/6/2023).
Untuk mendapatkan kambing kurban itu, pengurus masjid hingga ponpes bisa melakukan pendaftaran melalui online untuk mendapatkan kupon yang bisa ditukar dengan kambing kurban di rumah ternak Kaji Brewok di Araya Malang.

Penyaluran kambing kurban itu menurutnya ditujukan untuk melebarkan syiar Islam di Malang Raya dan sekitarnya dalam momentum Idul Adha yang akan jatuh pada 29 Juni 2023 mendatang.
“Kami ingin syiar Islam di Malang Raya merata. Tapi ada juga perwakilan masjid dari luar kota yang kami datangkan,” kata dia.
Luay mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan fasilitas pelatihan tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam.
BACA JUGA: Jelang Idul Adha, Dispangtan Kota Malang Siapkan SDM Pemantau Kesehatan Hewan Kurban
Menurutnya, penyembelihan hewan kurban harus dilakukan oleh orang orang yang benar benar beriman atau memahami agama Islam. Kemudian menggunakan pisau yang tajam dan berusaha tak membanting hewan saat proses penyembelihan.
Selanjutnya, pengolahan daging juga harus diperhatikan agar benar benar bisa higienis. Daging kurban juga perlu dikelola di tempat yang sejuk sebelum dikemas dan dibagikan.
“Jadi kami sekaligus juga memberikan informasi bahwa ada fiqihnya atau tata caranya dalam Islam. Mulai bagaimana perlakuan hewan kurban sampai penyembelihan, jadi bukan asal sembelih,” bebernya.
“Terpenting adalah bagaimana proses penyembelihan. Karena sayang sekali kalau proses penyembelihan itu salah,” imbuhnya.
Di sisi lain, Luay juga menyampaikan bahwa jelang Idul Adha 2023 ini rumah ternak Kaji Brewok mengalami peningkatan penjualan kambing kurban dari pada tahun lalu.
“Ini yang terjual sudah sekitar 4.300 ekor. Tahun lalu terjual sekitar 2.900 ekor. Alhamdulillah ada kenaikan. Tahun lalu kan ada wabah PMK,” ucapnya.
Dia mengatakan bahwa pihaknya memiliki 7 peternakan hewan kurban yang tersebar di wilayah Malang, Tulungagung hingga Kediri.
“Jenis kambing yang paling diminati itu adalah Jawa Randu. Dari penjualan kami (4.300 ekor) itu, sekitar 65 persen jenis Jawa Randu,” tandasnya.
Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko
























