Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Jawaban Keterbatasan Lahan Program 3 Juta Rumah di Malang, APERSI Jatim Buka Peluang Rumah Susun

Redaksi by Redaksi
Januari 27, 2026 3:33 pm
in News
Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Brigjen Pol Dr Aziz Andriansyah dalam Sosialisasi Pengendalian Resiko dan Pencegahan Korupsi Industri Perumahan Jatim (M Sholeh)

Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Brigjen Pol Dr Aziz Andriansyah dalam Sosialisasi Pengendalian Resiko dan Pencegahan Korupsi Industri Perumahan Jatim (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Keterbatasan lahan dan tingginya harga tanah di kawasan perkotaan menjadi tantangan Program 3 Juta Rumah. Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Jawa Timur membuka peluang pembangunan rumah susun di kawasan perkotaan, termasuk Kota Malang.

Hal itu disampaikan usai kegiatan Sosialisasi Pengendalian Resiko dan Pencegahan Korupsi Industri Perumahan Jatim bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI yang digelar di Kota Malang pada Selasa (27/1/2026).

READ ALSO

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Forum sosialisasi itu dihadiri ekosistem perumahan yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, BUMN, pengembang hingga perbankan di Jawa Timur.

Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP RI, Brigjen Pol Dr Aziz Andriansyah, mengatakan bahwa pembangunan perumahan tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi banyak pihak.

Baca Juga: Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang untuk membahas berbagai kendala sekaligus mencari solusi agar program prioritas nasional berjalan optimal.

“Perumahan itu ekosistem. Ada pemerintah pusat, daerah, pengembang, swasta, hingga masyarakat. Di sinilah kita duduk bersama, menyampaikan kendala dan mencari solusi,” kata Aziz.

Salah satu tantangan utama yang mengemuka adalah soal pengadaan lahan, khususnya di wilayah yang berkembang pesat seperti Malang Raya. Aziz menilai, tingginya harga tanah di Kota Malang membuat pembangunan rumah hunian semakin sulit direalisasikan. Untuk itu, alternatif pembangunan rumah susun dinilai semakin relevan.

“Kalau harga tanah sudah tinggi dan lahannya terbatas, maka bentuk bantuannya bisa berubah. Tidak hanya rumah tapak, tapi bisa berupa rumah susun subsidi,” jelasnya.

Ia menegaskan, program 3 juta rumah berlaku untuk seluruh Indonesia dengan prinsip utama rumah layak huni dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah juga telah menetapkan batas harga rumah subsidi dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat. Sehingga pengembang diharapkan menyesuaikan bentuk dan model pembangunan.

Baca Juga: Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026 Perkuat Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PLN UP3 Malang

Sementara itu, Ketua DPD APERSI Jawa Timur, Makhrus Soleh menyebut pembangunan perumahan konvensional di kawasan perkotaan seperti Kota Malang dan Kota Batu dan kota kota besar lainnya memang sulit karena harga tanah yang sudah tinggi dan minim lahan.

Ketua DPD APERSI Jawa Timur, Makhrus Soleh (M Sholeh)
Ketua DPD APERSI Jawa Timur, Makhrus Soleh (M Sholeh)

“Kalau di kota, memang harus naik ke atas. Rumah susun itu sudah jadi keniscayaan di kota kota besar dan negara maju,” kata Makhrus.

Menurutnya, pembangunan rumah susun di pusat kota justru membawa banyak keuntungan, terutama dari sisi efisiensi dan mobilitas masyarakat. Dengan hunian yang dekat dengan tempat kerja dan fasilitas pendidikan, beban transportasi dapat ditekan.

“Kalau tempat tinggal jauh dari pusat aktivitas, mobilitas tinggi, biaya juga tinggi. Rumah susun di tengah kota justru lebih efisien,” ujarnya.

APERSI Jawa Timur pun mendorong agar pemerintah lebih hadir dalam mendukung pembangunan rumah susun, baik dari sisi regulasi, perizinan, maupun skema bantuan. Makhrus menilai, sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan pengembang menjadi kunci agar peluang pembangunan rusun subsidi di Malang Raya bisa segera direalisasikan.

Dengan semakin terbatasnya lahan dan terus meningkatnya kebutuhan hunian, rumah susun dipandang sebagai solusi realistis sekaligus strategis untuk menjaga keberlanjutan Program 3 Juta Rumah di kawasan perkotaan.

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: APERSIkota malangperumahan

Related Posts

AKBP Panji Gedhe Prawaba pimpinan baru Polres Batu saat disambut tradisi pedang pora. Foto: Dok.
News

Polres Batu Dipimpin AKBP Panji Gedhe Prabawa Eks Satgas Pasukan Perdamaian PBB di Timur Tengah

Jumat, 16 Okt 2026
Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Grand Mercure Malang Mirama

Outside Catering Grand Mercure Malang Mirama Perluas Layanan Premium

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.