Sunday, July 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Jawaban Keterbatasan Lahan Program 3 Juta Rumah di Malang, APERSI Jatim Buka Peluang Rumah Susun

Redaksi by Redaksi
January 27, 2026 3:33 pm
in News
Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Brigjen Pol Dr Aziz Andriansyah dalam Sosialisasi Pengendalian Resiko dan Pencegahan Korupsi Industri Perumahan Jatim (M Sholeh)

Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Brigjen Pol Dr Aziz Andriansyah dalam Sosialisasi Pengendalian Resiko dan Pencegahan Korupsi Industri Perumahan Jatim (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Keterbatasan lahan dan tingginya harga tanah di kawasan perkotaan menjadi tantangan Program 3 Juta Rumah. Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Jawa Timur membuka peluang pembangunan rumah susun di kawasan perkotaan, termasuk Kota Malang.

Hal itu disampaikan usai kegiatan Sosialisasi Pengendalian Resiko dan Pencegahan Korupsi Industri Perumahan Jatim bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI yang digelar di Kota Malang pada Selasa (27/1/2026).

READ ALSO

Juni 2026, BMKG Catat 698 Gempa Bumi Guncang Jawa Timur dan Sekitarnya

Udara Kabur Sepanjang Hari, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 4 Juli 2026

Forum sosialisasi itu dihadiri ekosistem perumahan yang melibatkan pemerintah pusat, daerah, BUMN, pengembang hingga perbankan di Jawa Timur.

Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP RI, Brigjen Pol Dr Aziz Andriansyah, mengatakan bahwa pembangunan perumahan tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi banyak pihak.

Baca Juga: Imigrasi Resmikan Global Citizen of Indonesia di Hari Bakti Imigrasi Ke-76

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang untuk membahas berbagai kendala sekaligus mencari solusi agar program prioritas nasional berjalan optimal.

“Perumahan itu ekosistem. Ada pemerintah pusat, daerah, pengembang, swasta, hingga masyarakat. Di sinilah kita duduk bersama, menyampaikan kendala dan mencari solusi,” kata Aziz.

Salah satu tantangan utama yang mengemuka adalah soal pengadaan lahan, khususnya di wilayah yang berkembang pesat seperti Malang Raya. Aziz menilai, tingginya harga tanah di Kota Malang membuat pembangunan rumah hunian semakin sulit direalisasikan. Untuk itu, alternatif pembangunan rumah susun dinilai semakin relevan.

“Kalau harga tanah sudah tinggi dan lahannya terbatas, maka bentuk bantuannya bisa berubah. Tidak hanya rumah tapak, tapi bisa berupa rumah susun subsidi,” jelasnya.

Ia menegaskan, program 3 juta rumah berlaku untuk seluruh Indonesia dengan prinsip utama rumah layak huni dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah juga telah menetapkan batas harga rumah subsidi dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat. Sehingga pengembang diharapkan menyesuaikan bentuk dan model pembangunan.

Baca Juga: Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026 Perkuat Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PLN UP3 Malang

Sementara itu, Ketua DPD APERSI Jawa Timur, Makhrus Soleh menyebut pembangunan perumahan konvensional di kawasan perkotaan seperti Kota Malang dan Kota Batu dan kota kota besar lainnya memang sulit karena harga tanah yang sudah tinggi dan minim lahan.

Ketua DPD APERSI Jawa Timur, Makhrus Soleh (M Sholeh)
Ketua DPD APERSI Jawa Timur, Makhrus Soleh (M Sholeh)

“Kalau di kota, memang harus naik ke atas. Rumah susun itu sudah jadi keniscayaan di kota kota besar dan negara maju,” kata Makhrus.

Menurutnya, pembangunan rumah susun di pusat kota justru membawa banyak keuntungan, terutama dari sisi efisiensi dan mobilitas masyarakat. Dengan hunian yang dekat dengan tempat kerja dan fasilitas pendidikan, beban transportasi dapat ditekan.

“Kalau tempat tinggal jauh dari pusat aktivitas, mobilitas tinggi, biaya juga tinggi. Rumah susun di tengah kota justru lebih efisien,” ujarnya.

APERSI Jawa Timur pun mendorong agar pemerintah lebih hadir dalam mendukung pembangunan rumah susun, baik dari sisi regulasi, perizinan, maupun skema bantuan. Makhrus menilai, sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan pengembang menjadi kunci agar peluang pembangunan rusun subsidi di Malang Raya bisa segera direalisasikan.

Dengan semakin terbatasnya lahan dan terus meningkatnya kebutuhan hunian, rumah susun dipandang sebagai solusi realistis sekaligus strategis untuk menjaga keberlanjutan Program 3 Juta Rumah di kawasan perkotaan.

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: APERSIkota malangperumahan

Related Posts

Juni 2026, BMKG Catat 698 Gempa Bumi Guncang Jawa Timur dan Sekitarnya
News

Juni 2026, BMKG Catat 698 Gempa Bumi Guncang Jawa Timur dan Sekitarnya

Saturday, 4 Jul 2026
Udara Kabur Sepanjang Hari, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 4 Juli 2026
News

Udara Kabur Sepanjang Hari, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 4 Juli 2026

Saturday, 4 Jul 2026
telkomsel
News

Jaring Aspirasi Pengguna Setia, Telkomsel Ajak Pelanggan di Kota Batu Diskusi Santai

Friday, 3 Jul 2026
Flora Festival 2026 - Specta Flora Festival 2026 Perkuat Posisi Kota Batu sebagai Kota Florikultura
News

Specta Flora Festival 2026 Perkuat Posisi Kota Batu sebagai Kota Florikultura

Friday, 3 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Malang Jumat 3 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 3 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur

Friday, 3 Jul 2026
Pelaksanaan gladi posko untuk kesiapsiagaan menghadapi erupsi Gunung Kelud. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

BPBD Kabupaten Malang Matangkan Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Kelud Lewat Gladi Posko

Thursday, 2 Jul 2026
Next Post
Grand Mercure Malang Mirama

Outside Catering Grand Mercure Malang Mirama Perluas Layanan Premium

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.