Tugumalang.id – Beras merupakan salah satu makanan pokok di Indonesia. Meski demikian pengetahuan tentang jenis-jenis beras masih sangat minim.
Salah satu fakta yang sering diabaikan adalah perbedaan usia beras. Padahal durasi penyimpanan atau usia beras sangat berpengaruh terhadap cara memasak, tekstur, hingga rasanya.
Jenis beras berdasarkan usia penyimpanannya dibagi menjadi dua, yakni beras baru dan beras lama. Lalu apa yang membedakan keduanya? Simak penjelasannya dibawah.
1. Beras baru
Beras baru merupakan hasil beras dari padi yang baru saja dipanen dan dikonsumsi di beberapa bulan setelah panen. Jenis beras baru ini biasanya memiliki tingkat kelembaban yang lebih tinggi, sehingga saat memasaknya tidak diperlukan banyak air, cukup ditambah separuh dari jumlah beras yang digunakan.
Baca Juga: Ada Harga Beras di Atas HET di Kota Batu
Hasil nasinya pun cenderung lebih lembut dan lengket dengan aroma yang harum. Sehingga beras ini cocok untuk memasak makanan yang lembut seperti bubur, nasi tim, mpasi, atau mungkin sekedar nasi yang pulen dan mudah dicerna.
2. Beras lama
Sedangkan beras lama merupakan jenis beras yang sudah disimpan paling tidak setahun atau lebih setelah dipanen. Karena waktu penyimanannya yang sangat lama, kadar air yang ada di dalamnya pun turut menyusut, sehingga dibutuhkan air lebih banyak saat memasaknya. Ukuran air bisa menjadi 2- 2.5 kali lipat beras yag digunakan.
Nasi yang dihasilnya cenderung lebih pera tau berpisah-pisah dan kurang pulen jika takaran airnya kurang. Beras yang satu ini akan sangat cocok digunakan untuk membuat nasi-nasi yang berbumbu, seperti nasi goreng, nasi daun jeruk, dan jenis nasi gurih lainnya.
Jika dilihat secara fisik warna beras lama cenderung lebih kekuningan atau putih pucat dibandingkan dengan beras yang abru saja dipanen. Selain itu aroma yang menguar saat memasak juga bisa membedakannya. Aroma nasi dari beras lama tidak seharum aroma beras baru.
Mengapa usia beras sangat penting untuk diperhatikan?
Usia beras dapat menentuan durasi dan takaran air yang diperlukan untuk mendapatkan hasil nasi yang diinginkan. Bagi yang suka makan dengan nasi yang cenderung lembut dan lengket dengan durasi masak yang lebih cepat, beras baru bisa menjadi solusinya.
Baca Juga: Tabrak Pembatas Jalan, Truk Bermuatan Beras Terguling di Singosari
Namun, bagi yang suka makan dengan nasi yang lebih padat dan tidak terlalu lengket bisa menggunakan beras lama. Hanya saja untuk memasaknya diperlukan waktu yang sedikit lebih lama dengan takaran air yang banyak untuk menjaga tekstur nasi agar tidak terlalu keras.
Setelah mengetahui perbedaannya, ini saatnya untuk kalian memilih jenis beras yang akan menghasilkan nasi seperti yang kalian inginkan. Jika masih merasa bingung untuk membedakan dari visual dan aroma beras secara langsung, kalian bisa tanyakan langung kepada si penjual agar lebih yakin dan tidak salah beli.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah/ Magang
Editor: Herlianto. A


















