Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Jaga Stabilitas Inflasi, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga

Redaksi by Redaksi
November 7, 2022 11:06 am
in Peristiwa
Bahan makanan yang dijual pedagang di pasar menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi inflasi.

Bahan makanan yang dijual pedagang di pasar menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi inflasi. Foto/Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang melakukan beberapa upaya untuk menjaga inflasi agar sesuai dengan sasaran yang ditetapkan, yaitu 3,0 ± 1 persen. Hingga bulan Oktober 2022, tercatat inflasi di Kota Malang mencapai 5,72 persen (ytd) dan 6,76 persen (yoy). Ini berarti inflasi di Kota Malang masih lebih tinggi dari sasaran yang ditetapkan.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) untuk menjaga inflasi adalah dengan menaikkan suku bunga. Ini merupakan upaya untuk mempengaruhi ekspektasi inflasi yang terlalu tinggi.

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Kenaikan ini didasarkan pada rapat dewan gubernur BI pada 19-20 Oktober 2022. Rapat tersebut memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 bps menjadi 4,75%, suku bunga Deposit Facility  sebesar 50 bps menjadi 4,00%, dan suku bunga Lending Facility  sebesar 50 bps menjadi 5,50%.

Kepala KPwBI Malang, Samsun Hadi mengatakan hal tersebut adalah satu-satunya faktor pengaruh inflasi yang bisa dikontrol oleh BI. Faktor lain yang bisa mempengaruhi inflasi seperti suplai bahan pangan dan harga bahan bakar minyak (BBM) berada di luar kendali mereka.

“Ada inflasi yang dari suplai atau ketersediaan bahan pangan di lapangan, seperti hasil panen, logistik, distribusi. Belum lagi inflasi karena kebijakan harga pemerintah. Jadi walaupun inflasi “dikontrol” oleh BI, ada banyak faktor yang penanganannya tidak bisa kami lakukan,” terang Samsun.

Meski demikian pihaknya tidak berpangku tangan. Melalui Gerakan Nasional Pengendali Inflasi Pangan (GNPIP), KPwBI Malang melakukan beberapa upaya untuk menjaga inflasi agar tidak terlalu tinggi.

Bahan pangan disebut sebagai salah satu faktor pendorong atau penahan inflasi di Kota Malang. Bahan pangan di sini khususnya adalah cabai, bawang, daging dan telur ayam ras.

Untuk penanganan dalam jangka waktu pendek, KPwBI Malang melakukan operasi pasar. Ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan.

“Kami memastikan ketersediaan suplai dengan operasi pasar, sehingga harga nggak tinggi. Kalau harga tinggi, kami melakukan operasi pasar murah,” jelas Samsun.

Untuk jangka menengah, KPwBI Malang melakukan berbagai kegiatan untuk menciptakan ketahanan pangan melalui program sosial. Misalnya dengan melakukan pelatihan dan pembinaan kepada kelompok petani, khususnya bagi petani yang produknya berimplikasi pada inflasi.

“Kami memfasilitasi, membimbing, memberikan bantuan teknis, bahkan kami memberikan sarana produksi kepada kelompok tani yang bergerak di bidang pangan. Kami bantu pelatihan dan alat produksi. Ujung-ujungnya bagaimana kami mendorong suplai bahan-bahan kebutuhan manusia tadi menjadi relatif lebih stabil,” kata Samsun.

Sementara untuk penanganan jangka panjang, Samsun mengatakan perlu keterlibatan banyak pihak, terutama pemerintah daerah (pemda)

“Penanganan inflasi ini komitmen bersama. Pemda juga harus berperan aktif untuk menjaga inflasi di daerahnya masing-masing,” ujar Samsun.

Ia mencontohkan, apabila ada akses jalan atau jembatan yang rusak, maka ini akan mempengaruhi distribusi hasil pertanian dan menyebabkan harga tinggi. BI tidak bisa mengintervensi pembangunan tersebut, sehingga diperlukan komitmen pemda untuk melakukan perbaikan.

“Pemda juga bisa mendorong terbentuknya koperasi Badan Usaha Milik Desa agar kestabilan harga tetap terjaga,” kata Samsun.

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Herlianto. A

Tags: BI MalanginflasiSuku Bunga

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Petugas melakukan pembasahan agar api benar-benar padam.

Lagi, Korsleting Listrik Sebabkan Kebakaran di Turen Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.