Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Jaga Stabilitas Inflasi, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga

Redaksi by Redaksi
November 7, 2022 11:06 am
in Peristiwa
Bahan makanan yang dijual pedagang di pasar menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi inflasi.

Bahan makanan yang dijual pedagang di pasar menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi inflasi. Foto/Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang melakukan beberapa upaya untuk menjaga inflasi agar sesuai dengan sasaran yang ditetapkan, yaitu 3,0 ± 1 persen. Hingga bulan Oktober 2022, tercatat inflasi di Kota Malang mencapai 5,72 persen (ytd) dan 6,76 persen (yoy). Ini berarti inflasi di Kota Malang masih lebih tinggi dari sasaran yang ditetapkan.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) untuk menjaga inflasi adalah dengan menaikkan suku bunga. Ini merupakan upaya untuk mempengaruhi ekspektasi inflasi yang terlalu tinggi.

READ ALSO

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kenaikan ini didasarkan pada rapat dewan gubernur BI pada 19-20 Oktober 2022. Rapat tersebut memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 bps menjadi 4,75%, suku bunga Deposit Facility  sebesar 50 bps menjadi 4,00%, dan suku bunga Lending Facility  sebesar 50 bps menjadi 5,50%.

Kepala KPwBI Malang, Samsun Hadi mengatakan hal tersebut adalah satu-satunya faktor pengaruh inflasi yang bisa dikontrol oleh BI. Faktor lain yang bisa mempengaruhi inflasi seperti suplai bahan pangan dan harga bahan bakar minyak (BBM) berada di luar kendali mereka.

“Ada inflasi yang dari suplai atau ketersediaan bahan pangan di lapangan, seperti hasil panen, logistik, distribusi. Belum lagi inflasi karena kebijakan harga pemerintah. Jadi walaupun inflasi “dikontrol” oleh BI, ada banyak faktor yang penanganannya tidak bisa kami lakukan,” terang Samsun.

Meski demikian pihaknya tidak berpangku tangan. Melalui Gerakan Nasional Pengendali Inflasi Pangan (GNPIP), KPwBI Malang melakukan beberapa upaya untuk menjaga inflasi agar tidak terlalu tinggi.

Bahan pangan disebut sebagai salah satu faktor pendorong atau penahan inflasi di Kota Malang. Bahan pangan di sini khususnya adalah cabai, bawang, daging dan telur ayam ras.

Untuk penanganan dalam jangka waktu pendek, KPwBI Malang melakukan operasi pasar. Ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan.

“Kami memastikan ketersediaan suplai dengan operasi pasar, sehingga harga nggak tinggi. Kalau harga tinggi, kami melakukan operasi pasar murah,” jelas Samsun.

Untuk jangka menengah, KPwBI Malang melakukan berbagai kegiatan untuk menciptakan ketahanan pangan melalui program sosial. Misalnya dengan melakukan pelatihan dan pembinaan kepada kelompok petani, khususnya bagi petani yang produknya berimplikasi pada inflasi.

“Kami memfasilitasi, membimbing, memberikan bantuan teknis, bahkan kami memberikan sarana produksi kepada kelompok tani yang bergerak di bidang pangan. Kami bantu pelatihan dan alat produksi. Ujung-ujungnya bagaimana kami mendorong suplai bahan-bahan kebutuhan manusia tadi menjadi relatif lebih stabil,” kata Samsun.

Sementara untuk penanganan jangka panjang, Samsun mengatakan perlu keterlibatan banyak pihak, terutama pemerintah daerah (pemda)

“Penanganan inflasi ini komitmen bersama. Pemda juga harus berperan aktif untuk menjaga inflasi di daerahnya masing-masing,” ujar Samsun.

Ia mencontohkan, apabila ada akses jalan atau jembatan yang rusak, maka ini akan mempengaruhi distribusi hasil pertanian dan menyebabkan harga tinggi. BI tidak bisa mengintervensi pembangunan tersebut, sehingga diperlukan komitmen pemda untuk melakukan perbaikan.

“Pemda juga bisa mendorong terbentuknya koperasi Badan Usaha Milik Desa agar kestabilan harga tetap terjaga,” kata Samsun.

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Herlianto. A

Tags: BI MalanginflasiSuku Bunga

Related Posts

Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi
Peristiwa

Bikin Geleng Kepala, Lapak Buah di Kedungkandang Malang Punya Fasilitas Kasur, TV hingga WiFi

Rabu, 30 Sep 2026
Anggota DPRD Kabupaten Malang Dikabarkan Ditangkap Gara-gara Narkoba, Gerindra: Belum Terima Konfirmasi Resmi
Peristiwa

Gerindra Buka Suara Soal Dugaan DPRD Kabupaten Malang Ditangkap Terkait Narkoba bersama Perempuan

Rabu, 30 Sep 2026
Mantan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Minta Maaf
Peristiwa

Mantan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Minta Maaf

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Petugas melakukan pembasahan agar api benar-benar padam.

Lagi, Korsleting Listrik Sebabkan Kebakaran di Turen Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.