Malang, Tugumalang.id – Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan S-1 Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) resmi ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) sertifikasi bidang Tata Lingkungan oleh LSP Teknik Lingkungan IATPI (Ikatan Ahli Teknik Penyehatan & Lingkungan Indonesia). Penunjukan ini ditandai dengan terselenggaranya uji kompetensi ketiga di TUK Prodi Teknik Lingkungan Kampus 1 ITN Malang pada Sabtu (29/11/2025).
Kepala Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang, Dr. Ir. Hery Setyobudiarso, M.Sc., menegaskan bahwa kepercayaan tersebut menjadi pengakuan atas rekam jejak dan reputasi Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang selama ini.
“Kepercayaan dari LSP IATPI ini diharapkan bisa menjadi sarana bagi alumni Teknik Lingkungan maupun prodi teknik lainnya seperti Teknik Sipil, Teknik Kimia, dan Perencanaan Wilayah & Kota (PWK) untuk mendapatkan sertifikasi keprofesian. Ini juga terbuka untuk masyarakat umum dengan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan,” ujar Hery.
Baca juga: Perkuat Dampak Ekosistem, ITN Malang Hadirkan Pameran Karya Mahasiswa, Workshop hingga Kerja Sama Strategis

Ia menambahkan, kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi ITN Malang untuk memfasilitasi alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. LSP Teknik Lingkungan IATPI memilih ITN Malang karena adanya kesamaan visi dalam pengembangan keprofesian sekaligus memudahkan alumni mengajukan permohonan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK).
Uji kompetensi kali ini difokuskan pada jenjang Ahli Madya Teknik Lingkungan. Secara umum, SKK Bidang Tata Lingkungan terdiri dari tiga jenjang, yakni Muda (Jenjang 7), Madya (Jenjang 8), dan Utama (Jenjang 9). Asesor IATPI yang bertugas adalah Ir. Dwi Khurniawati, MT., dan Agnes Tyagita Ayudyaningtyas, ST., M.Ling.
Agnes Tyagita Ayudyaningtyas, ST., M.Ling., menjelaskan pentingnya sertifikasi tenaga ahli di bidang konstruksi, khususnya tata lingkungan. “SKK adalah bukti resmi keahlian, syarat legal bagi perusahaan untuk mengikuti tender, meningkatkan peluang karir, memperkuat kredibilitas profesional, serta sangat berguna untuk peningkatan kualitas dan keamanan proyek,” katanya.
Baca juga: ITN Malang Gagas Peta Jalan Ocean Monitoring System, Transformasi Digital Tata Ruang Laut Indonesia
Tahapan dan Persyaratan Sertifikasi
Sertifikasi ditempuh melalui sejumlah persyaratan dan tahapan administrasi, antara lain registrasi keanggotaan asosiasi, pendaftaran pada portal e-Simpan, serta permohonan pengujian melalui portal perizinan PUPR.
Adapun proses asesmen meliputi:
Pra Asesmen: Pengisian penilaian mandiri disertai bukti-bukti kompetensi.
Asesmen: Pertanyaan lisan berdasarkan portofolio pengalaman kerja.
Persyaratan pengalaman kerja dihitung setelah lulus S-1, dengan rincian minimal 2 tahun untuk Jenjang Muda dan minimal 6 tahun untuk Jenjang Madya, atau minimal 1 tahun bagi lulusan S2.
“SKK ini diterbitkan oleh BNSP dan berlaku selama 5 tahun. Selain untuk konsultan perencanaan, konstruksi, dan supervisi proyek, SKK juga penting bagi ASN dan dosen untuk meningkatkan kredit poin dalam jenjang struktural,” jelas Agnes.
Dukungan untuk Pengembangan Karir dan Akreditasi
Kehadiran TUK ini mendapat respons positif dari para peserta sertifikasi (asesi), termasuk dosen dari perguruan tinggi lain. Yasmin Zafirah, M.Sc., Sekretaris Prodi Teknik Lingkungan S-1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menyampaikan bahwa sertifikasi sangat bermanfaat.
“Sertifikasi ini sebagai penunjang proyek-proyek yang membutuhkan tenaga tersertifikasi. Selain itu juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi prodi yang sebentar lagi akan kami jalani,” ujar Yasmin.
Pendapat serupa disampaikan Rona Rofida, ST., MT., dosen UIN Malang, yang menyebut motivasinya mengikuti sertifikasi didorong oleh kebutuhan institusi dalam rangka persiapan akreditasi serta untuk menunjang partisipasi pada berbagai proyek.
Penguatan Peran ITN Malang ke Depan
Penunjukan ini diharapkan semakin memperkuat peran Prodi Teknik Lingkungan ITN Malang sebagai pusat unggulan keprofesian. Hal tersebut sejalan dengan testimoni rekanan konsultan Teknik Lingkungan UIN yang turut menilai tinggi kompetensi lulusan Teknik Lingkungan ITN Malang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: rilis ITN Malang
redaktur: jatmiko





























