Tugumalang.id – Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang kembali menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.
ITN Malang bersama Kabupaten Mahakam Ulu menjalin kerja sama untuk mewujudkan pembangunan perkotaan dan wilayah berkelanjutan hingga bandara.
Peran ITN Malang terlihat dalam acara Presentasi Laporan Akhir Beberapa Kajian untuk mendukung Pengembangan Wilayah, dan Penataan Ruang Kota dan Seminar Perkotaan Baru Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur yang berlangsung di Aula Kampus 1 ITN Malang pada 3-4 Juni 2025.
Baca Juga: ITN Malang Dorong Mahasiswa Bangun Personal Branding Lewat Seminar Nasional 2025
Acara ini menjadi bukti nyata sinergi antara ITN Malang dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Mahakam Ulu, sekretaris daerah, dan sebagian besar pimpinan perangkat daerah di Pemerintahan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), jajaran rektorat, dekan, dan kaprodi di lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) ITN Malang, Lembaga Pengembangan Kerja Sama dan Usaha (LPKU), dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITN Malang, serta mahasiswa penerima beasiswa Mahulu yang sedang menempuh pendidikan di ITN Malang.
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., PhD., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Mahulu.
Baca Juga: Pendaftaran dan Beasiswa Kuliah ITN Malang 2025 Resmi Dibuka, Cek Syaratnya!

“Ini merupakan suatu apresiasi serta kehormatan bagi ITN atas kepercayaan yang sudah diberikan oleh Bapak Bupati dan tim untuk kami bisa turut berkontribusi dalam menciptakan Kabupaten Mahulu yang berkelanjutan serta unggul di Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan kebanggaannya atas prestasi para mahasiswa beasiswa Mahulu yang menempuh pendidikan di ITN Malang. Menurutnya, mahasiswa menunjukkan hasil yang baik selama dua semester terakhir.
“Kami berharap bisa diberi kepercayaan lagi untuk bisa mendidik putra-putri Mahulu sehingga perkembangan Kabupaten Mahulu menjadi lebih cepat lagi dengan adanya SDM yang memiliki kompetensi yang baik,” tuturnya.
Baca Juga: Kualitas Pendidikan Terbukti, ITN Malang Raih Akreditasi Unggul untuk Dua Program Studi
Keterlibatan ITN Malang dalam pembangunan Mahulu tidak berhenti di situ. Wakil Rektor 2 ITN Malang bahkan turut serta sebagai tenaga ahli di bidang transportasi untuk pengembangan kawasan bandara.

Rektor berharap, inisiatif pengembangan transportasi terintegrasi yang lebih awal di Mahulu dapat mencegah permasalahan lalu lintas seperti yang terjadi di kota-kota lain. ITN Malang juga memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kerja sama.
“Kami juga mendapatkan kabar baik, bahwa semua kegiatan kami di tahun 2024 dengan Mahulu tidak ada temuan BPK. Artinya kami telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik sesuai prosedur,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Mahakam Ulu, Dr. Bonifasius Belawan Geh, SH., ME., secara khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada tim ITN Malang.
Ia mengakui kontribusi ilmu, waktu, dan tenaga yang diberikan ITN Malang dalam penyusunan berbagai dokumen penting, termasuk Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) kawasan pembangunan Bandara Ujoh Bilang, perencanaan tata ruang, serta detailing engineering design (DED) kawasan perkotaan.
“Ketiga substansi ini adalah pondasi dalam membangun masa depan Mahulu yang lebih maju, tertata dan berkelanjutan,” kata Bonifasius.
Ia juga menitipkan pesan kepada para mahasiswa Mahulu di ITN Malang untuk belajar dengan giat dan menunjukkan sikap yang baik, sebagai wujud tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Mahakam Ulu dan masyarakat Mahulu khususnya para orang tua dari mahasiswa kami yang menimba ilmu di ITN. Kami menyampaikan salam hormat kepada seluruh sivitas akademika ITN yang telah menerima, membimbing, dan membina mereka saat kuliah di ITN Malang sampai selesai,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis ITN Malang
Editor: Herlianto. A





























