MALANG, Tugumalang.id – Prestasi membanggakan diukir Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) yang mengukuhkan 11 guru besar baru pada Selasa, (20/1/2026).
Pengukuhan guru besar ini digelar dalam Rapat Terbuka Senat UIN Malang yang dilaksanakan di Aula Rektorat Lantai 5.
Pengukuhan 11 Guru Besar dari berbagai bidang ini menjadi wujud nyata dari komitmen UIN Malang dalam meningkatkan kapasitas akademik.
Baca Juga: UIN Malang Jalin Kerja Sama dengan Kemnaker RI, Siapkan Mahasiswa Ikuti Program Magang Nasional 2026
Guru besar yang dikukuhkan berasal dari beragam disiplin ilmu, yakni pendidikan, bahasa, hukum, psikologi, hingga kajian Islam. Mereka dinilai memiliki peran strategis dalam pengembangan keilmuan, serta penguatan integrasi antara keilmuan, keislaman, dan keindonesian.
Tekankan Tanggung Jawab Keilmuan dan Akademik Jauh Lebih Besar
Ketua Senat UIN Malang, Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa pengukuhan 11 Guru Besar UIN Malang, bukan sekadar seremoni selebrasi atas capaian puncak karier akademik.
Menurutnya dalam pengukuhan ini, terdapat tanggung jawab keilmuan dan akademik yang jauh lebih besar diemban oleh masing-masing guru besar.
“Guru besar adalah puncak pengakuan keilmuan, tetapi sekaligus menjadi awal dari tanggung jawab lebih besar. Mereka tidak hanya dituntut produktif secara akademik, tetapi juga bijaksana, cerdas, serta menjadi suri teladan di mana pun berada,” ujar Nur Ali.
Dalam Rapat Terbuka Senat, ia melaporkan acara pengukuhan kali ini merupakan pengukuhan Guru Besar UIN Malang ke-87 hingga ke-98.
Sebanyak 11 Guru Besar yang baru saja dikukuhkan berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Psikologi, Fakultas Syariah, Fakultas Humaniora, dan Fakultas Ekonomi.
Baca Juga: Retreat Ormawa UIN Malang, Cetak Pemimpin Mahasiswa Tangguh yang Siap Hadapi Tantangan Zaman
Lebih lanjut, Nur Ali mengingatkan bahwa keberhasilan meraih gelar guru besar bukanlah sekadar prestasi individu semata. Di baliknya terdapat peran besar keluarga yang senantiasa mendukung, mendampingi, dan mendoakan.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan UIN Malang sebagai kampus unggulan yang mengintegrasikan spiritualitas, keluasan ilmu, dan kematangan profesional.
“Semoga dengan pengukuhan 11 Guru Besar ini semakin menambah kemajuan, kemanfaatan, dan keberkahan bagi keluarga besar UIN Maulana Malik Ibrahim malang, bagi bangsa dan negara,” harapnya.
Reputasi Internasional Kampus Terus Menguat
Sementara, Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si menyampaikan bahwa menjadi guru besar di UIN Malang, tidak hanya sekadar mencapai gelar akademik tertinggi. Namun juga sebagai amanah besar yang dipukul oleh para guru besar.

Melalui pengukuhan 11 Guru Besar UIN Malang ini, ia menegaskan reputasi internasional kampus terus menguat. Hal ini terlihat dari tingginya minat mahasiswa asing dari Eropa, Afrika, hingga Amerika, termasuk pendaftar program Magister (S2) dan Doktoral (S3).
“Kepercayaan dunia internasional itu, tidak datang tiba-tiba. Kita juga satu-satunya PTKIN yang dipercaya pemerintah memperoleh pendanaan luar negeri bernilai hampir Rp 1 triliun. Itu bukti bahwa UIN Malang diperhitungkan,” terang Ilfi.
Menurutnya awal tahun 2026 menjadi momen spesial bagi UIN Malang karena berhasil mengukuhkan 11 guru besar baru.
Namun, Ilfi berharap komitmen bersama untuk membawa UIN Malang semakin unggul dan bereputasi internasional, tidak hanya berhenti pada gelar. Namun juga melahirkan lompatan kemajuan pendidikan.
Pendidikan berkualitas saja tidak cukup dengan transfer ilmu semata, tetapi juga melahirkan lulusan berkarakter, bermoral, dan memiliki nilai keislaman yang kuat.
Berikut ini daftar 11 Guru Besar UIN Malang yang baru saja dikukuhkan di awal tahun 2026 ini:
Daftar 11 Guru Besar UIN Malang
1. Prof. Dr. Abdul Bashith, M.Si: Guru Besar Bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial;
2. Prof. Dr. H. Moh. Padil, M.Pd.I : Guru Besar Bidang Kebijakan Pendidikan Islam;
3. Prof. Dr. M. Faisol, M.Ag: Guru Besar Bidang Sastra Arab;
4. Prof. Dr. M. Fahim Tharaba, M.Pd: Guru Besar Bidang Manajemen Mutu;
5. Prof. Dr. Danial Hilmi, S.Hum, M.Pd: Guru Besar Bidang Teknologi Pembelajaran Bahasa Arab;
6. Prof. Dr. Muhammad Walid, MA: Guru Besar Bidang Kepemimpinan Pendidikan Islam;
7. Prof. Dr. Khoirul Hidayah, M.H: Guru Besar Bidang Hukum Ekonomi;
8. Prof. Dr. Siti Mahmudah, M.Si: Guru Besar Bidang Psikologi Sosial;
9. Prof. Dr. Mohammad Asrori, M.Ag: Guru Besar Bidang Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam;
10. Prof. H. Aunur Rofiq, Lc, M.Ag, Ph.D: Guru Besar Bidang Tafsir Tematik;
11. Prof. Dr. H.M. Lutfi Mustofa, M.Ag: Guru Besar Bidang Pemikiran Islam Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























