Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Happy Sunday; Waktunya Menghargai Kemalasan

Fajrus Sidiq by Fajrus Sidiq
Februari 6, 2022 6:00 am
in Catatan
Kopi Pagi, Fajrus Sidiq.
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Happy sunday. selamat hari minggu. libur kerja. waktunya kumpul keluarga. waktunya malas-malasan? belum tentu. ada segunung baju kotor. dan lihat kendaraan, perlu dicuci. setelah seminggu kena hujan.

Bagi anda yang libur hari minggu, silakan maksimalkan. tapi kata pepatah Prancis, il fait trop beau pour travailler. hawanya terlalu bagus buat bekerja. majas ironi. padahal siapa yang mau kerja hari minggu? kecuali liburnya jumat. atau bisnisman yang libur kapan saja.

READ ALSO

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Hari minggu ini bisa jadi pengingat. agar menghargai kemalasan.  dalam berbagai tingkatan. ada yang malas penuh. malas separuh. malas bergerak dan lainnya.

Jika seminggu lalu kerjaan padat, hari ini waktu yang tepat. santai di rumah minum kopi. santai sama keluarga. baca berita yang terlewat karena sibuk kerja. tidur siang. paket yang tidak sia-sia. artinya sangat berharga.

Malas menurut saya adalah seni. menciptakan hening. hening menajamkan pikiran. ini sudah banyak yang meneliti. seperti hasil riset tidur siang hari. bisa meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. menurunkan tekanan darah. juga khasiat lainnya.

Saya tidak bahas tidur siangnya. tapi kemalasan ini. bukan berarti kerja keras adalah keliru. tapi ingat, ini hari minggu. hari libur. waktunya menghargai kemalasan. meniadakan pekerjaan.

Saya tulis ini setelah berulang kali, membaca tulisan si Fred Gratzon. jangan sampai ini mengganggu kemapanan anda bekerja. terutama anak remaja, yang bingung cari kerja. kata Fred, yang dihasilkan oleh kerja keras hanya kelelahan.

Apakah si Gozhali Everyday, si penjual foto di NFT, bekerja keras? coba lihat lagi pengakuannya. dia foto setiap hari buat animasi. setelah lima tahun jadi video. tujuannya sudah tercapai. lalu diunggah di NFT buat lucu-lucuan. akibatnya? jadi miliarder.

Dr. Richard feynman, dosen Universitas Cornell, juga begitu. Nobel fisikanya didapat, berawal dari kemalasan. dia membaca buku kisah seribu satu malam. lalu memutuskan main-main dengan fisika. hasilnya, sebuah teori baru.

Padahal dia bilang, itu nyaris tanpa usaha. seperti membuka tutup botol. karena awalnya dirasa tak penting. berawal dari main-main. dan lihat fisika saat ini, jadi menyenangkan buat yang belajar.

Jadi kata pengarang Inggris John Rushkin, tidak ada prestasi dilakukan karena kerja keras. hal-hal besar dilakukan oleh orang besar. dan itu dilakukan tanpa usaha sama sekali.

Ada juga ungkapan dahsyat. sering kita dengar. orang pintar kalah sama orang dalam. kalau jadi orang dalam, cukup malas-malasan. karena tau pasti menang.

Pedang Akan Selalu Kalah oleh Pikiran

Nah, sambil santai dan malas-malasan. coba cek lagi apa target kita. waktu bermalas-malasan ini biar berharga. kata Cak Lontong, mikir.

Seperti kata Kaisar Napoleon Bonaparte. di dunia ini ada dua kekuatan. pedang dan pikiran. pada akhirnya, pedang akan selalu kalah oleh pikiran. mirip cerita David mengalahkan Goliath.

Ya, energi habis karena kerja keras. dari senin sampai sabtu. jangan sampai kualat karena minggu masih kerja juga. kalau kerja forsir tenaga, setiap hari, tubuh jadi capek. padahal kan mens sana in corpore sano.

Bruce Lee juga pernah bilang. makin sedikit usaha, makin cepat dan kuat anda. kekuatan datang dari yang subtil. yang fundamental. yang mikro. yang kecil. yang lembut.

Saya contohkan begini. untuk menghancurkan rumah, tidak perlu 10 tukang dengan palunya. cukup kita sumet sumbu bom. sekali sumet langsung hancur. ini nyaris tanpa usaha.

Apalagi bom atom. molekul yang subtil. dan bom hidrogen. yang lebih subtil lagi. ledakannya lebih dahsyat dari bom atom. itu karena kekuatan, kata filosof, ada di dalam kelembutan. kelembutan ada dalam ketenangan.

Jadi, hari minggu ini kita maksimalkan. untuk malas-malasan. tujuannya agar dapat ketenangan. jadi lebih bugar. ini akan membuat pikiran jadi segar. menghasilkan ide cemerlang. karena ide itu mahal. di dunia start-up, ide disebut-sebut lebih mahal dari modal.

Tom Swayer, bisa menyelesaikan tugas. mendapatkan banyak hadiah. karena tidak melakukan apa-apa. seperti ditulis Mark Twain. maka kata Lao Tse, yang paling halus mengalahkan yang paling kasar. dari itu dia mengerti, apa keutamaan tidak berbuat apa-apa.

Tapi besok senin. kerja lagi ya. hehe… (*)

 

Fajrus Sidiq

GM Tugumalang.id

Tags: happy sundayMindset

Related Posts

Hari Lahir Pancasila
Catatan

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

Senin, 1 Jun 2026
Dr. Aries Musnandar & Dr. Muhammad Effendi, M.Si. Foto/dok
Catatan

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Senin, 1 Jun 2026
Abdul Hamid. Foto/dok
Catatan

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Selasa, 26 Mei 2026
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib tentang kedaulatan algoritma di era digital. /Foto: Dok. Istimewa.
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Rabu, 20 Mei 2026
Tiko Ari. Foto/dok
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional dan Tantangan Nyata Pekerja Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

Rabu, 20 Mei 2026
Agama
Catatan

Ketika Ilmu Dipisahkan dari Agama (1)

Selasa, 19 Mei 2026
Next Post
Yiyesta Ndaru Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Pertina Kota Malang

Yiyesta Ndaru Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Pertina Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.