Malang, Tugumalang.id – Meski seremoni pembukaan belum digelar, ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 sudah mulai memanas. Cabang olahraga (cabor) Hapkido menjadi pembuka kompetisi yang berlangsung di GOR Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (9/6/2025).
Dalam laga perdana tersebut, kontingen Hapkido Kota Malang sukses menyabet 6 medali emas dari total 19 emas yang diperebutkan. Torehan ini menjadi sinyal kuat potensi Kota Malang sebagai salah satu kekuatan besar di ajang Porprov Jatim 2025.
Hapkido Kota Malang Unggul di Nomor Hyung, Hoshinsul, dan Nakbop

Pertandingan Hapkido dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dari 9 hingga 10 Juni 2025. Sekitar 150 atlet dari berbagai daerah berpartisipasi dalam perebutan medali emas di berbagai nomor, termasuk hyung, hoshinsul, dan nakbop. Kota Malang unggul di ketiga nomor tersebut.
Sebagai informasi, Hapkido merupakan seni bela diri asal Korea yang menggabungkan teknik pertahanan diri, kuncian, lemparan, dan tendangan jarak dekat maupun jauh. Seni bela diri ini menuntut kedisiplinan tinggi, kekuatan fisik, dan ketepatan teknik.
Baca juga: Cabor Hapkido Laga Perdana Porprov Jatim 2025, 150 Atlet Berebut Medali
Apresiasi dari Wali Kota Malang: Bonus Rp 10 Juta untuk Peraih Emas
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengapresiasi perjuangan para atlet. Ia menilai raihan 6 emas ini sebagai buah dari latihan keras, mental juara, dan semangat pantang menyerah.
“Saya sangat bangga. Ini bukti bahwa kerja keras tidak mengkhianati hasil. Saya harap capaian ini bisa menjadi motivasi bagi cabor lain untuk turut mengharumkan nama Kota Malang,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemkot Malang akan memberikan bonus mentas senilai Rp 10 juta yang langsung ditransfer ke rekening atlet. Selain itu, bonus tambahan bagi peraih medali emas, perak, dan perunggu juga akan diberikan usai Porprov Jatim 2025.
Dispora: Ini Bukan Sekadar Medali, tapi Pembuktian
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Kota Malang, Baihaqi, menyebut bahwa hasil ini menunjukkan kualitas dan potensi besar atlet-atlet Kota Malang di level provinsi.
“Ini bukan sekadar raihan medali. Ini adalah bukti bahwa Kota Malang memiliki generasi atlet pejuang sejati yang tak kenal menyerah,” tegasnya.
Pelatih dan Atlet Bangga: Ini Baru Permulaan
Pelatih Hapkido Kota Malang, Fandy, mengaku bangga dan bersyukur atas hasil yang diraih anak asuhnya.
“Alhamdulillah, ini semua berkat ketekunan dan dedikasi atlet. Semoga prestasi ini memicu semangat cabor lain untuk meraih pundi-pundi emas sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Sementara itu, peraih emas pertama, Yogi Afdel Saputra, turut mengungkapkan rasa syukur.
“Kami berlatih pagi dan sore setiap hari. Kami yakin, disiplin dan kerja keras pasti membuahkan hasil,” ungkapnya.
Baca juga: Jadwal 18 Cabor Porprov Jatim 2025 di Kota Batu, Cek Tanggal dan Venunya!
Target Selanjutnya: Tambahan Emas di Hari Kedua
Dengan awal yang menjanjikan ini, Hapkido Kota Malang menargetkan untuk menambah perolehan medali emas di hari kedua pertandingan. Dukungan penuh dari Pemkot dan semangat para atlet menjadi modal penting untuk mencetak sejarah baru di Porprov Jatim 2025.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























