Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Guru Besar FPP di UMM Kaji Strategi Jaga Populasi Ruminansia untuk Tekan Stunting

Redaksi by Redaksi
Maret 3, 2024 9:02 am
in Pendidikan
UMM Malang

Rektor UMM Nazarudin Malik (paling kiri) mengukuhkan dua guru besar di FPP UMM Malang. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menambah jumlah guru besarya. Kali ini giliran 2 orang dari Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP). Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Ahmad Wahyudi, M.Kes. IPU dan Prof. Dr. Ir. Aniek Iriany, M.P.

Dalam orasi ilmiahnya, salah satu dari mereka memilki kajian menarik untuk mengatasi stunting atau gizi buruk. Kajian itu datang dari Ahmad Wahyudi. Yakni dengan cara menjaga populasi ruminansia yang merupakan protein hewani terbaik selain sapi.

READ ALSO

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Kinerja Lembaga, Vokasi UMM Lakukan Audit Internal

Menurut Wahyudi, pemerintah Indonesia seharusnya tidak hanya mempunyai program meningkatkan jumlah kelahiran ruminansia muda. Tapi juga harus memiliki strategi tentang cara merawat anak-anak ruminansia yang telah lahir. Dengan begitu, jumlah yang mati tidak lebih besar daripada jumlah bakalan yang diimpor.

“Jika jumlah ruminansia yang mati dan angka stunting dapat diturunkan secara nasional, maka kebijakan impor bakalan sapi dan daging tak lagi diperlukan. Kebijakan swasembada bakalan sapi juga sebaiknya ditata ulang di masa depan,” kata Wahyudi saat dikukuhkan, Sabtu (2/3/2024).

Wahyudi berpendapat jika pemeliharaan ruminasia yang sembrono di masa awal pertumbuhan hingga fase poligastric dapat berakibat fatal menyebabkan kematian dan stunting.

Berdasarkan data 2015, kematian pedet sapi perah ada di angka 20 persen, sementara sapi Bali yang dipelihara secara komunal bersama induknya mencapai 55,56 persen dan menjadi 72,73 persen di 2017.

Menurutnya, pemeliharaan ruminansia muda yang sehat sangat penting karena akan berdampak signifikan pada pertumbuhan dan kinerja produksi daging pada kehidupan dewasa.

Lingkungan hidup ruminansia muda yang berubah dari rahim dalam kondisi steril ke kondisi alam luar yang sarat kontaminasi ‘makhluk halus pathogen’ dan perubahan nutrisi sangat berpengaruh. Termasuk dalam hal pencernaan dan penyerapan pakan.

”Oleh karena itu perawatan ruminansia muda pra-sapih yang memadai haruslah menjadi perhatian serius agar tidak mati dan stunting,” tuturnya.

Sementara itu, Aniek Iriany mengkaji tentang adaptasi tanaman terhadap perubahan iklim untuk pertanian berkelanjutan. 3 poin pokok dalam strategi ini yakni penggunaan lahan dan sistem manajemen, perbaikan tanaman melalui pemuliaan tanaman, serta efisiensi permintaan dan konsumsi pangan.

Selain itu, kelangkaan air karena perubahan iklim kini juga menjadi tantangan. Maka modifikasi iklim mikro tanaman dilakukan dengan menjaga kelembaban dan suhu tanah, mencegah erosi tanah dan leaching unsur hara karena run-off dipermukaan tanah serta mengurangi evaporasi air tanah.

Baca Juga: Jajaki Kerja Sama dengan PMI, Dua Fakultas UMM Siap Terjun dalam Aktivitas Kemanusiaan

“Ini dapat dilakukan misalnya dengan pemulsaan menggunakan bahan organik seperti jerami dan potongan rumput maupun maupun plastik. Mulsa membantu konservasi air dengan meminimalkan penguapan di permukaan tanah,” jelasnya.

Teknik pemulsaan ini menggunakan berbagai jenis bahan, berpotensi menjaga kelembapan tanah, mengurangi kehilangan penguapan, dan menekan populasi gulma. Penggunaan mulsa yang berbeda memberikan juga dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan, hasil, dan kualitas berbagai tanaman.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
editor:jatmiko

Tags: Guru Besar FPP di UMMGuru besar UMMumm

Related Posts

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Advertorial

Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda

Jumat, 16 Okt 2026
UIN Malang - Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset
Advertorial

Research Center UIN Malang Bakal Jadi Pusat Peradaban Riset

Jumat, 16 Okt 2026
Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas, FKIP Unisma Berikan Pemahaman tentang Case Method dan Project Based Learning

Jumat, 16 Okt 2026
Reuni Akbar UIN Malang tahun 2026 dilanjutkan dan pelantikan katan alumin. /Foto: Dok. UIN Malang
Pendidikan

Reuni Akbar UIN Malang 2026, Merajut Ukhuwah Mengukir Inspirasi

Kamis, 15 Okt 2026
Fakultas Psikologi UIN Malang tegaskan komitmen pembangunan zona integritas. /Foto: Dok. Fakultas Psikologi UIN Malang.
Pendidikan

Fakultas Psikologi UIN Malang Tegaskan Komitmen Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 15 Okt 2026
Tujuh ilmuwan Universitas Brawijaya masuk daftar Top dua persen Researchers tahun 2026 atau peneliti terbaik dunia. Foto: Dok. UB
Pendidikan

7 Ilmuwan UB Masuk Daftar Peneliti Terbaik Dunia 2026

Rabu, 14 Okt 2026
Next Post
ops semeru,Ops Semeru 2024 di Kota Batu,Diincar saat Ops Semeru 2024 - Ini 8 Pelanggaran yang Diincar saat Ops Semeru 2024 di Kota Batu

Ini 8 Pelanggaran yang Diincar saat Ops Semeru 2024 di Kota Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.