Minggu, Oktober 25, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Gulai Tikungan

Redaksi by Redaksi
Agustus 19, 2022 6:19 am
in Ruang Cendekia
gulai tikungan

Irham Thoriq CEO Tugu Media Group

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Irham Thoriq*

Gulai tikungan (Gultik). Dua pekan lalu, saya selama enam hari berada di Jakarta. Dua kali saya ke tempat ini. Ada di Blok M. Porsinya kecil. Pertama ke sini, saya habis tiga porsi. Kedua kalinya, saya habis dua porsi.

READ ALSO

 Krisis Role Model Elite Agama di Ruang Siber

Ngalam Emas 2045: Ketika Budaya, Perjuangan, dan Teknologi Menemukan Jalan Bersama

Gulai tikungan memang unik konsepnya. Sekitar 15 pedagang berjualan gulai di satu tempat. Disebut gulai tikungan karena berada di dekat tikungan. Mereka berjualan di trotoar. Kaki lima. Tapi sudah canggih, menerima pembayaran memakai QRIS.

Puluhan pedagang ini seperti sedang mengadu nasib dan rezeki saja. Ya, karena mereka berjualan di tempat yang sama, dengan jenis jualan yang sama. Sudah sejak 1980 atau 42 tahun silam, gulai tikungan ini eksis.

Hal seperti itu nyaris tidak ada di Kota Malang. Tidak ada kawasan khusus, yang menjual dagangan yang sama. Ini bisa menjadi inspirasi buat pengembangan wisata kuliner di Kota Malang. Misalnya, di Jalan Jakarta, Kota Malang yang rindang itu, pedagang kaki lima di kumpulkan, dan diminta berjualan dagangan yang sama. Pilihannya, bisa gulai yang dijual.

Dengan konsep ini, pemerintah secara tidak langsung membuat sentra kuliner baru dan bisa memancing wisatawan untuk berkunjung. Selama ini, tidak ada sentra kuliner yang bisa dijadikan tempat jujukan wisatawan. Yang ada, sejumlah makanan legendaris, yang itu tempatnya ada di sejumlah titik.

Lebih hebat lagi, misal dalam satu kawasan ada sentra kuliner yang berkaitan dengan sapi. Ada gulainya. Ada olahan jeroan sapi. Ada susu sapi. Ada rambak sapi. Dan lain-lain yang berkaitan dengan sapi.

Apalagi, data menunjukan bahwa masyarakat Indonesia termasuk pecinta olahan sapi. Di Indonesia, konsumsi daging sapi per kapita mencapai 2,57 kilogram. Kebutuhan daging sapi 706,38 ribu ton. Sedangkan produksi sapi nasional 436,70 ribu ton. Kekurangan daging sapi mencapai 207,19 ribu ton. Sedangkan stok cadangan daging 58,88 ribu ton. Kebutuhan impor daging 266,06 ribu ton.

Jika pemerintah bisa menjadi dirigen dalam sebuah orkresta kuliner lokal, akan sangat dahsyat bagi partumbuhan ekonomi kreatif. Jika satu tempat kuliner bisa mempekerjakan tiga orang, jika kawasan kuliner tersebut ada 20 pedagang, maka bisa menyerap 60 lapangan kerja. Itu satu titik. Kalau ada lima titik, maka ada 180 orang yang mampu dipekerjakan dari sentra kuliner baru ini.

Di Malang, sebenarnya sudah ada gulai tikungan, yang didirikan oleh Roy Yuwono, teman saya. Gulai Tikungan itu ada di Jalan Kauman, Kota Malang, atau di sebelah barat Alun-Alun, Merdeka, Kota Malang.

Roy yang juga Bendahara HIPMI Kota Malang tampaknya sedang melakukan ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) terhadap gultik yang berada di Jakarta. Dia juga mengakui, bahwa inspirasinya juga datang dari Jakarta. Tampaknya, juga soal porsi. Yang sama-sama sedikitnya. Agar, orang yang makan kurang. Lagi dan lagi.

Dari kesederhanaan gultik, Roy meraih inspirasi. Kini, dia sedang berjuang, agar Gultik-nya bisa di scale up. Punya banyak cabang. Panjang umur. Sebagaimana panjang umurnya Gultik di Blok M, Jakarta. Kadang, hal-hal bermanfaat, memang datang dari sebuah kesederhanaan.(*)

*CEO Tugu Media Group

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Related Posts

 Krisis Role Model Elite Agama di Ruang Siber
Ruang Cendekia

 Krisis Role Model Elite Agama di Ruang Siber

Minggu, 25 Okt 2026
Ngalam Emas 2045: Ketika Budaya, Perjuangan, dan Teknologi Menemukan Jalan Bersama
Ruang Cendekia

Ngalam Emas 2045: Ketika Budaya, Perjuangan, dan Teknologi Menemukan Jalan Bersama

Sabtu, 24 Okt 2026
Sepuluh Tahun Menanam, Enam Puluh Lima Tahun Menaungi: Refleksi FKIK untuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Ruang Cendekia

Sepuluh Tahun Menanam, Enam Puluh Lima Tahun Menaungi: Refleksi FKIK untuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Sabtu, 24 Okt 2026
Insinyur Ulul Albab: Meneguhkan Peran Rekayasa dalam 65 Tahun UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Ruang Cendekia

Insinyur Ulul Albab: Meneguhkan Peran Rekayasa dalam 65 Tahun UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Jumat, 23 Okt 2026
Bahasa Arab dan Ekosistem Keilmuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang: Menjaga Warisan, Merawat Keunggulan
Ruang Cendekia

Bahasa Arab dan Ekosistem Keilmuan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang: Menjaga Warisan, Merawat Keunggulan

Jumat, 23 Okt 2026
Dosen Pascasarjana Universitas Raden Rahmat Malang, Dr. Aries Musnandar, M.Pd. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Merawat Akar Pesantren, Menguatkan Masa Depan Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026
Next Post
rumah terbakar

Rumah Terbakar di Lawang, Kerugian Capai Rp 100 Juta

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.