Sabtu, Agustus 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Gerakan Eco-Enzyme, Warga Tlogomas Kelola Sampah Organik

Redaksi by Redaksi
September 26, 2021 5:17 pm
in Asli Malang
Drg Sri Susmindari, penggerak Gerakan Eco-Enzyme (EE) sedang memberikan penjelasan terkait komposisi produk EE. Foto: dok

Drg Sri Susmindari, penggerak Gerakan Eco-Enzyme (EE) sedang memberikan penjelasan terkait komposisi produk EE. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Warga RW 08, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang memantapkan gerakan Eco-Enzym (EE) yang sudah berjalan sejak 6 bulan terakhir. Kali ini, mereka mematangkan proses uji coba komposisi pencampuran berbagai bahan dari sampah organik, pada Minggu (26/9/2021).

Seperti diketahui, EE adalah cairan yang diproduksi dari fermentasi sampah organik seperti kulit buah dan sayuran yang nanti menghasilkan kandungan disinfektan karena adanya alkohol atau senyawa kimia asam.

READ ALSO

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Dijelaskan drg Sri Susmindari, penggerak gerakan EE ini, sejak disosialisasikan pada 6 bulan terakhir, respon warga Tlogomas cukup positif. Hari ini saja, warga di tiap RT melakukan pematangan resep komposisi sekaligus praktik pembuatan EE yang ideal dan mendapat hasil yang memuaskan.

Sejumlah hasil produk EE warga RW 08 Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Foto: dok

Menurut dia, gerakan EE ini perlu dibudayakan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, manfaat dari produk hasil frakmentasi limbah yang terutama berasal dari kulit buah dan sayuran dapat digunakan untuk berbagai keperluan tanpa risiko. Seperti digunakan untuk detoksifikasi racun pada tubuh, obat luka bakar, gatal gatal, pembasmi hama, memberikan nutrisi pada tanah, hingga mengurangi polusi udara.

”Kalau tidak percaya lihat ke rumah saya, semua tanaman bunga tampak lebih segar setelah saya memanfaatkan sedikit produk EE yang dicampur air,” kata dia.

Sementara itu, dukungan juga mengalir dari Ketua RW 08, Agung Win. Kata dia, jika gerakan ini terus menjadi bagian dari budaya di tiap rumah, tentu saja akan berkontribusi terhadap banyak hal. Terutama soal kebersihan lingkungan dan kesehatan keluarga.

”Bahkan jika memungkinkan, kampung ini akan mendeklarasikan sebagai kampung EE yang siapun dapat belajar di sini, juga dapat melakukan uji coba terapi mengatasi masalah kesehatan tanpa penggunakan zat kimia,” ucapnya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Tags: kota malangmalangtlogomas

Related Posts

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
guru - Cerita Prof Lily Montarcih Meraih Gelar Guru Besar Ilmu Hidrologi

Cerita Prof Lily Montarcih Meraih Gelar Guru Besar Ilmu Hidrologi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.