Tugumalang.id – Disnaker PMPTSP Kota Malang mengungkap tenaga kerja pabrik rokok di Kota Malang mayoritas berasal dari luar kota. Pasalnya, Gen Z di Kota Malang yang tinggal di sekitar industri rokok cenderung lebih memilih bekerja di kafe dari pada di pabrik rokok.
Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan mengatakan bahwa saat ini ada 52 industri rokok yang beroperasi di Kota Malang. Industri ini tentu berkontribusi signifikan dalam penyerapan tenaga kerja.
Baca Juga: 6 Alasan One Piece Masih Jadi Favorit Gen Z
Namun Arif melihat tren generasi muda yang enggan bekerja di pabrik rokok, khususnya untuk SDM linting rokok. Gen Z yang tinggal di sekitar industri rokok cenderung lebih memilih bekerja di kafe. Hal ini membuat industri rokok lebih banyak menyerap SDM dari luar kota.
“SDM yang linting kebanyakan merekrut dari luar kota. Anak anak kita yang lulus SMA bekerja melinting rokok tidak mau. Padahal gajinya di atas UMK bisa Rp 4-5 juta, tapi mereka lebih senang ketika kerja di toko atau kafe,” jelasnya.
Arif mengatakan, kondisi ini ia jumpai saat melakukan sidak di industri rokok beberapa waktu lalu. Pengusaha rokok yang ia temui mengaku cukup sulit merekrut SDM lokal.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Kelinci Hewan Peliharaan Terbaik bagi Gen Z
“Saya tanya ke pengusaha soal orang orang (SDM) terdekat. Kanan dan kiri pabrik itu tidak ada yang mau, mereka tidak mau linting rokok,” ungkapnya.
Melihat kondisi ini, pihaknya berencana melakukan sosialisasi dan pelatihan bersama Diskopindag Kota Malang. Terutama soal pekerjaan linting rokok.
“Jadi jangan ada image linting rokok itu pekerjaan yang tidak bagus, pekerjaan yang istilahnya tidak elit, buruh kasar,” ujarnya.
Menurutnya, pekerjaan linting rokok merupakan pekerjaan dengan resiko rendah. Bahkan pemerintah pusat telah mendorong pemda mempermudah izin usaha rokok terutama SKT (Sigaret Kretek Tangan).
Di sisi lain, Arif juga memaparkan perkembangan industri rokok di Kota Malang. Saat ini, sudah ada 52 industri rokok di Kota Malang dan diproyeksikan akan ada 10 industri rokok baru di tahun 2026 mendatang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlinto. A





























