MALANG, Tugumalang.id – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar acara seminar nasional dengan tema Digitalisasi dan Redominasi: Transformasi Rupiah di Era Ekonomi Modern pada Senin, (01/12/2025).
Acara seminar ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-23. Selain itu, juga sebagai bentuk respons akademik FEB Unikama terhadap dinamika perekonomian yang semakin digital dan kebutuhan penyesuaian nilai mata uang nasional.
Dua narasumber penting dari instansi dihadirkan dalam event seminar nasional. Mereka adalah Dedy Prasetyo dari BI Institute yang memaparkan materi tentang arah kebijakan digitalisasi sistem pembayaran nasional dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi perubahan nilai mata uang.
Baca Juga: Kembangkan IoT Smart Farming di Probolinggo, Unikama Jalin Kolaborasi Lintas Kampus dengan Universitas Yudharta Pasuruan
Narasumber kedua adalah Muhammad Sulton Aminudin dari Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur yang menyoroti dampak transformasi digital dan redominasi terhadap pelaku UMKM. Serta strategi pemerintah dalam memperkuat literasi keuangan masyarakat.
Dekan FEB Unikama, Dr. Rita Indah Mustikowati, S.E, M.M memberikan tanggapan positif atas terselenggaranya seminar ini.

“Seminar ini memiliki momentum penting bagi mahasiswa dan akademisi untuk memahami arah kebijakan ekonomi nasional sekaligus memperkuat peran FEB Unikama sebagai pusat edukasi ekonomi modern.” tutur Rita.
Baca Juga: Terima Kunjungan Sekjen Kemdiktisaintek, Unikama Gelar Sosialisasi Penguatan Akademik
Dalam paparannya, Dedy Prasetyo menekankan bahwa digitalisasi ekonomi telah mengubah cara masyarakat bertransaksi, sehingga diperlukan sistem pembayaran yang lebih efisien, aman, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ia juga menjelaskan bahwa wacana redominasi rupiah bukan sekadar pemangkasan angka nol, tetapi bagian dari upaya menciptakan stabilitas dan efektivitas ekonomi nasional di masa depan.
Sementara itu, Muhammad Sulton Aminudin menegaskan bahwa UMKM harus menjadi subjek utama dalam transformasi ekonomi digital.
Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, untuk memperkuat kemampuan digital pelaku usaha serta memastikan mereka tidak tertinggal dalam perubahan ekonomi yang begitu cepat.
Seminar ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta dapat berdiskusi langsung dengan narasumber.
Acara ini tidak hanya menjadi wadah pembelajaran, tetapi juga platform untuk kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan praktisi ekonomi, guna mendukung transformasi ekonomi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan ini, FEB Unikama menunjukkan komitmennya dalam mendidik generasi muda untuk siap menghadapi era ekonomi digital.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























