Minggu, Oktober 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Gejala Intoleransi Laktosa pada Anak dan Cara Mengatasinya Menurut Dokter

Redaksi by Redaksi
Mei 14, 2026 8:09 am
in Tugu Sehat
Intoleransi Laktosa

Ilustrasi gejala lactose intolerant pada anak setelah minum susu atau diary produk (Foto: Pinterest @babamail)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Banyak orang tua merasa khawatir ketika melihat buah hatinya mengalami gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan tertentu, khususnya susu atau produk olahannya. Salah satu kondisi yang cukup sering menjadi penyebabnya adalah intoleransi laktosa. Sayangnya, masih banyak orang tua yang belum memahami apa itu intoleransi laktosa, gejala yang muncul, hingga cara penanganannya pada anak.

Dalam video edukasi kesehatan di kanal YouTube RS Premier Jatinegara, dr. Frieda Handayani, Sp.A(K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi, menjelaskan bahwa laktosa merupakan jenis gula alami yang terdapat di dalam susu dan berbagai produk turunannya.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

“Laktosa adalah gula yang terdapat dalam makanan kita sehari-hari, seperti susu dan produk turunannya. Produk turunan atau dairy products bisa terdiri dari keju, cokelat, mayones, cream cheese, yoghurt, hingga makanan seperti roti, pizza, dan martabak,” jelas dr. Frieda.

Faktor Etnis Bisa Memengaruhi Risiko Intoleransi Laktosa

dr. Frieda mengungkapkan bahwa faktor etnis turut memengaruhi kemampuan tubuh dalam mencerna laktosa. Anak-anak Asia umumnya memiliki jumlah enzim laktase yang lebih sedikit dibandingkan anak-anak Eropa atau Kaukasia.

Enzim laktase sendiri berfungsi membantu usus memecah laktosa menjadi sumber energi yang dapat diserap tubuh. Ketika jumlah enzim ini terbatas, laktosa tidak dapat dicerna secara optimal dan akhirnya menumpuk di saluran pencernaan.

Kondisi tersebut kemudian memicu berbagai gangguan pencernaan, terutama setelah anak mengonsumsi susu atau makanan berbahan dasar dairy products dalam jumlah berlebihan.

Baca juga: Organisasi Kesehatan PAFI Memberikan Tips Ampuh Menangani Diare Pada Orang Dewasa dan Anak-anak

Gejala Intoleransi Laktosa pada Anak yang Perlu Diwaspadai

Orang tua perlu lebih jeli memperhatikan reaksi tubuh anak setelah mengonsumsi susu maupun produk turunannya. Menurut dr. Frieda, terdapat beberapa gejala umum intoleransi laktosa yang sering muncul, antara lain:

  • Perut terasa kembung
  • Sering buang angin
  • Sakit perut atau mulas
  • Diare
  • Muntah dengan rasa asam
  • Nyeri di area dada

“Jika diare terus-menerus, maka di sekitar anus akan terjadi kemerahan dan lecet. Itu adalah tanda-tanda intoleransi laktosa pada anak,” tambah dr. Frieda.

Ia juga menjelaskan bahwa intoleransi laktosa umumnya tidak menyebabkan demam. Namun, demam bisa muncul apabila anak mengalami dehidrasi akibat diare berkepanjangan.

Cara Mengatasi dan Diagnosis Intoleransi Laktosa pada Anak

Kabar baiknya, intoleransi laktosa bukan kondisi yang memerlukan pengobatan ekstrem. Penanganan utama dilakukan melalui pengaturan pola makan dan pembatasan konsumsi laktosa sesuai toleransi tubuh anak.

dr. Frieda menegaskan bahwa anak tetap boleh mengonsumsi makanan mengandung laktosa, tetapi jumlahnya perlu dibatasi dan dipantau dengan baik agar tidak memicu keluhan pencernaan.

Untuk memastikan diagnosis intoleransi laktosa, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan pH tinja. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar asam tinggi disertai riwayat konsumsi susu berlebih, maka kondisi intoleransi laktosa dapat ditegakkan.

Baca juga: Susu Hewan Herbivora, Obat Nabi yang Kandungannya Terkumpul dari Berbagai Macam Tumbuhan

Sebagai langkah awal, orang tua dapat mulai mengurangi konsumsi dairy products pada anak ketika gejala muncul. Namun, apabila keluhan tidak kunjung membaik atau semakin berat, konsultasi dengan tenaga medis tetap diperlukan agar anak mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah/Magang
redaktur: jatmiko

Tags: dr. Frieda Handayanigejala intoleransi laktosaintoleransi laktosa anakkesehatan anakkesehatan pencernaan anakParentingpenanganan intoleransi laktosasusu anak

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Prakiraan cuaca kota Malang

Prakiraan Cuaca Kota Malang Hari Kamis 14 Mei 2026: Dominan Udara Kabur!

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.