Tugumalang.id – Warga Jalan Puntodewo, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang digegerkan dengan penemuan tulang manusia di tepi sungai pada Selasa (19/8/2025). Tulang belulang itu pertama kali ditemukan oleh warga yang hendak bersih bersih di area plengsengan sungai.
Mulanya, seorang warga yakni Abdurrahman Naufal Bariq hendak bersih bersih plengsengan sungai. Ia kemudian turun untuk membabat semak semak agar bisa ditanami singkong. Namun saat di ujung lahan, dia menenemui pakaian lusuh yang didalamnya terdapat tulang belulang.
Baca Juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Ladang Jabung, Diduga Gelandangan ODGJ
“Saat saya cek ke ujung lahan dekat sungai, saya belum sadar kalau itu kerangka. Karena yang kelihatan duluan itu celana jeans, dan saya kira ini ada orang buang celana,” ucapnya.
Ia mengaku kaget saat melihat ada tulang pinggul di tempat tersebut. Dia kemudian segera melaporkan temuan ini ke perangkat RT terdekat.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Muslim mengungkapkan bahwa tulang tersebut diduga merupakan tulang seorang kakek yang tinggal tak jauh dari lokasi penemuan dan tak pulang sejak April 2025 lalu.
“Tadi ada keluarganya ke sini, bilang kalau dari celana dan baju yang dikenakan Kakek M. Memang orangnya beberapa kali ke sungai, lewat lokasi untuk mandi,” urainya.
Baca Juga: Warga Kepanjen Digegerkan Mayat Perempuan Tanpa Busana dan Penuh Luka
“Informasi keluarganya sejak April 2025 lalu, itu hilang dan tidak pulang ke rumah,” sambungnya.
Menurutnya, kakek M pada 2024 juga sempat hilang dan ditemukan di wilayah Gondanglegi, Kabupaten Malang. Kekek M menurutnya dikenal warga sebagai sosok yang pendiam dan kerap keluar rumah.
“Orangnya diam, dan jarang juga komunikasi sama warga. Cuman di rumah sendirian, tidak ada istri maupun anak, hanya keluarga kandung, kebetulan rumahnya tidak jauh,” ujarnya.
Kini, tulang korban trlah dievakuasi ke RSSA Malang untuk dilakukan visum. Pihak kepolisian juga tengah menyelidiki penyebab korban meninggal.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























