MALANG, Tugumalang.id – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video mesum yang diduga terjadi di tempat umum, tepatnya di kawasan tepi Sungai Brantas, Desa Tambakasri, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Menanggapi keresahan warga, pihak kepolisian pun melakukan penyelidikan.
Kasihumas Polres Malang, AKP M Budiono mengatakan, pihak Polsek Tajinan telah menerjunkan personel ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk mengusut tuntas fakta di balik video viral tersebut.
Baca Juga: Ancam Sebarkan Foto Asusila Siswi SMP di Kota Malang, Pria di Bekasi Dibekuk Polisi
“Setelah menerima pengaduan masyarakat, anggota Polsek Tajinan bersama Polsek Pakisaji langsung mendatangi lokasi. Kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan informasi untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Budi, Jumat (31/7/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan aksi asusila tersebut terjadi pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 15.00. Dua orang pria datang mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna putih dan memarkir kendaraan tersebut di area ruko yang ada di sekitar lokasi kejadian.
Kedua pria tersebut kemudian berjalan kaki menuju area terpencil di tepi Sungai Brantas. Seorang warga. Seorang warga yang melintas di sekitar lokasi mendapati keduanya sedang melakukan tindakan tidak etis. Warga tersebut lantas merekam aksi keduanya menggunakan ponsel.
“Mengetahui keberadaan warga lain, kedua pria itu langsung bergegas meninggalkan lokasi kejadian,” kata Budi.
Baca Juga: Pemuda Pemudi Diduga Berbuat Asusila di Kafe Kota Malang
Video rekaman tersebut awalnya sempat diunggah oleh saksi melalui status WhatsApp pribadi sebelum akhirnya dihapus. Namun, rekaman itu telanjur menyebar luas di berbagai platform media sosial hingga memicu perhatian publik.
Saat ini, kepolisian masih berfokus untuk mengidentifikasi identitas kedua pria dalam video beserta motif di balik tindakan tersebut. “Identitas pihak yang ada di dalam video dan motifnya masih kami dalami. Penyelidikan terus berjalan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya,” tegas Budiono.
Menyikapi beredarnya video tersebut, AKP M. Budiono mengimbau seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak menyebarkan ulang konten yang bermuatan asusila karena dapat berimplikasi hukum.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A


























