MALANG, Tugumalang.id – Berkolaborasi bersama Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan (Uniwara), Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menunjukkan komitmen nyata dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat.
Unikama dan Uniwara melaksanakan program Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) yang diketuai oleh Dr. Rosita Dwi Ferdiani, S.T, M.Pd bersama tim. Kedua perguruan tinggi ini memberdayakan para pengusaha mebel di Kelurahan Randusari, Kota Pasuruan, Jawa Timur.
Melalui inovasi yang dihadirkan Tim Unikama dan Uniwara diharapkan mampu meningkatkan produksi usaha mebel.
Baca Juga: Bangga! Unikama Dipercaya Dirjen GTK, Satu dari 139 Perguruan Tinggi Penyelenggara PPG
Mengingat selama ini para pengrajin menghadapi kendala serius dalam kapasitas produksi, akibat kurangnya alat modern yang berimbas pada kecepatan, ketepatan, dan efisiensi kerja.
“Inovasi teknologi ini kami hadirkan untuk menjawab tantangan riil mitra. Mesin band saw dan table saw dipilih karena kemampuannya meningkatkan presisi dan kecepatan produksi, sekaligus mengurangi waste material, sehingga langsung berdampak pada peningkatan kapasitas usaha,” jelas Rosita dalam keterangan resmi yang diterima Rabu (3/9/2025).
Kawasan Randusari memang dikenal sebagai pusat kerajinan mebel khas Jawa Timur, tempat para pengrajin tradisional terus berkreasi meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan teknologi dan akses pasar.
CV Sumber Urip yang dipimpin Raswanto dan UD Mebel Ike yang dikelola Ike Melani Sofi menjadi mitra dalam kegiatan ini.
Baca Juga: Perkuat Peran Keluarga, PG PAUD Unikama Gelar Workshop Parenting di Desa Petungsewu
Kedua usaha mebel yang berlokasi di Kota Pasuruan ini fokus memproduksi furniture fungsional berkualitas tinggi, seperti lemari, kursi ruang tamu, dan kursi makan dengan desain elegan.
Untuk mengatasi permasalahan produksi, tim pengabdi dari Unikama menghadirkan solusi teknologi tepat guna berupa pengadaan mesin band saw vertikal dan mesin table saw.
Alat-alat ini memungkinkan proses pemotongan kayu menjadi lebih cepat, presisi, dan efisien, mengurangi limbah material, serta meningkatkan volume produksi harian. Investasi pada peralatan modern ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing kedua usaha mebel tersebut.
Tidak hanya pada aspek produksi, tim juga membantu perluasan akses pasar melalui digitalisasi. UD Mebel Ike dan CV Sumber Urip sebelumnya hanya mengandalkan pelanggan lokal akibat terbatasnya kanal pemasaran.
Melalui pendampingan tim PM-UPUD, kedua mitra kini dibekali dengan aplikasi e-commerce yang memudahkan mereka memasarkan produk secara online, menjangkau pasar yang lebih luas, dan menjadi pelaku usaha yang kompetitif di era digital.
“Dulu kami hanya mengandalkan pesanan dari mulut ke mulut. Sekarang dengan ada mesin baru dan toko online, kami bisa lebih percaya diri menerima orderan lebih banyak dan dari luar kota. Ini benar-benar membantu usaha kami berkembang,” ungkap Bapak Raswanto, selaku pemilik CV Sumber Urip.
Kolaborasi ini diperkuat dengan dukungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan, yang turut serta mendukung terlaksananya program pengabdian ini.
Atas dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui skema PM-UPUD, program pemberdayaan ini dapat berjalan sukses, membawa dampak positif bagi pertumbuhan usaha mebel lokal dan perekonomian masyarakat di Randusari, Pasuruan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























