Malang, Tugumalang.id-Persib Bandung resmi menjuarai Liga 1 2024/2025 setelah mengalahkan Madura United dengan skor agregat meyakinkan 6–1. Namun, euforia kemenangan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, berubah menjadi kekacauan. Selebrasi sebagian suporter justru berujung perusakan fasilitas stadion, mencoreng momen bersejarah klub Maung Bandung.
Juara Liga 1 Berujung Perusakan: Rumput Dicabut, Gawang Dirusak
Begitu peluit panjang dibunyikan, ribuan Bobotoh—julukan suporter Persib—langsung memadati lapangan untuk merayakan kemenangan. Sayangnya, sebagian dari mereka melakukan tindakan yang tidak semestinya: mencabuti rumput stadion, memotong jaring gawang, bahkan merusak tiang gawang.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan suporter membawa pulang potongan rumput dan jaring gawang sebagai “kenang-kenangan”. Aksi ini menuai kritik tajam karena dianggap merusak citra kemenangan dan mengabaikan etika dalam merayakan prestasi.
Fasilitas Rusak Parah, Dispora Lakukan Pendataan
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldi, mengonfirmasi adanya kerusakan serius pada fasilitas stadion. “Kerusakan ada. Saat ini kami bersama panitia Persib masih melakukan inventarisasi, tapi hasilnya belum bisa disampaikan karena masih dalam proses,” ujarnya kepada media.
Baca juga: Arema FC Tumbang 0-2 dari Semen Padang di Pekan Terakhir Liga 1, Ini Fakta Menariknya
Tak hanya rumput dan gawang, kerusakan juga terjadi pada kursi tribun dan layar LED di sisi lapangan. Dispora menyatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan manajemen stadion dan panitia pertandingan untuk menindaklanjuti kerusakan ini.
Gubernur Dedi Mulyadi: Tidak Ada Toleransi, Pelaku Akan Dijemput
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan kecaman keras atas insiden ini. Lewat unggahan video di Instagram, Dedi menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap tindakan anarkis dan kriminal.
“Merayakan kemenangan adalah hal yang wajar, tapi saya tidak akan mentolerir tindakan yang mengarah pada kriminalitas,” tegasnya.
Baca juga: 5 Fakta Arema FC vs Persib Bandung, Rekor Buruk Singo Edan Berlanjut
Dedi memastikan, para pelaku akan segera dijemput aparat kepolisian untuk dimintai klarifikasi dan diproses hukum jika terbukti bersalah. Ia juga menyinggung penanganan khusus untuk pelaku yang masih di bawah umur.
“Bagi yang masih di bawah umur, saya usulkan dibina di barak militer sampai mereka sadar bahwa tindakan mereka salah,” ujarnya. Dedi menambahkan, dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Kapolrestabes Bandung terkait proses identifikasi para pelaku.
Kemenangan Persib Bandung yang Berujung Kritik
Alih-alih menjadi momen penuh kebanggaan, kemenangan Persib justru dinodai oleh aksi anarkis sebagian suporter. Publik kini menuntut agar perayaan kemenangan di masa mendatang dilakukan dengan lebih tertib, menghargai fasilitas umum, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Muhammad Veri Adrianto Ivansa / Magang
redaktur: jatmiko
























