Malang, Tugumalang.id-Laga seru tersaji pada pekan ke-34 BRI Liga 1 2024/2025 saat Arema FC menjamu Semen Padang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (24/5/2025). Pertandingan ini sekaligus menjadi penutup musim bagi kedua tim. Sayangnya, Arema FC harus mengakhiri kompetisi dengan kekalahan 0-2 dari tim tamu.
Dua gol kemenangan Semen Padang dicetak oleh Filipe Chaby pada menit ke-72 dan Muhammad Ridwan di masa injury time (90+4). Kemenangan ini sangat krusial karena memastikan Semen Padang tetap berlaga di Liga 1 musim depan.
Di sisi lain, Arema FC gagal menutup musim dengan hasil positif. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif sejak kembali bermarkas di Stadion Kanjuruhan pasca Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022. Sebelumnya, tim berjuluk Singo Edan juga kalah 0-3 dari Persik Kediri pada 11 Mei 2025.
Dengan hasil ini, Arema FC menutup musim di peringkat 10 klasemen dengan 47 poin. Sementara Semen Padang mengamankan posisi ke-13 dengan raihan 36 poin, unggul dua angka dari PSS Sleman dan PS Barito Putera yang harus terdegradasi ke Liga 2.
Baca juga: Arema FC vs Semen Padang: Ze Gomes Tegaskan Singo Edan Incar Tiga Poin
Berikut 4 Fakta Menarik dari Laga Arema FC vs Semen Padang:
1. Semen Padang Resmi Bertahan di Liga 1
Menjelang laga terakhir, posisi Semen Padang berada di ujung tanduk. Mereka wajib menang atas Arema FC dan berharap dua pesaing utama mereka tergelincir. Meski PSS Sleman menang 3-0 atas Madura United dan Barito Putera mengalahkan PSIS Semarang 2-1, kemenangan Semen Padang di Malang memastikan tim Kabau Sirah tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
2. Akhiri Rekor Buruk Lawan Arema FC
Kemenangan di Stadion Kanjuruhan menjadi momen spesial bagi Semen Padang. Pasalnya, mereka berhasil memutus tren negatif selalu kalah dari Arema FC dalam empat pertemuan terakhir. Tambahan tiga poin juga menjadi penyelamat nasib mereka di Liga 1 musim depan.
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Arema FC vs Semen Padang: Laga Hidup Mati Tim Tamu
3. Dua Kekalahan Beruntun Arema FC di Kanjuruhan
Sejak kembali ke Stadion Kanjuruhan, performa Arema FC justru anjlok. Kekalahan dari Semen Padang menjadi kekalahan kandang kedua beruntun setelah sebelumnya dibantai Persik Kediri. Catatan ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi manajemen dan pelatih jelang musim depan.
4. Dipimpin Wasit Asing Asal Yordania
Laga ini dipimpin oleh wasit asing, Adam Makhadmeh asal Yordania. Pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi membuat Adam harus bekerja ekstra. Ia mengeluarkan total sembilan kartu kuning: lima untuk pemain Semen Padang dan empat untuk Arema FC. Bahkan, pelatih Arema FC, Ze Gomes, juga diganjar kartu kuning karena protes berlebihan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























