Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Dinoyo Jadi Lahan Kebun Kopi Pertama di Malang yang Dikembangkan Kolonial Belanda

Redaksi by Redaksi
April 12, 2024 7:52 am
in Asli Malang
kebun kopi

Kawasan Dinoyo yang dahulu merupakan lahan perkebunan kopi pertama di Malang (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Kawasan Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ternyata merupakan lahan perkebunan kopi pertama yang dikembangkan kolonial Belanda. Kawasan ini sudah direncanakan menjadi penghasil kopi pada tahun 1812.

Diketahui, sejarah kolonial Belanda di Malang diawali pada tahun 1767. Saat itulah pasukan Belanda pertama kali memasuki wilayah Malang.

READ ALSO

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Penguasaan kawasan Malang oleh Belanda ditandai dengan didirikannya benteng pertama yang terletak di kiri Sungai Brantas, saat ini menjadi RSSA Malang.

Selanjutnya, kolonial Belanda mulai mempersiapkan daerah Malang untuk menjadi penghasil kopi. Saat itu, Belanda juga tengah tunduk di bawah kekuasaan Perancis pada tahun 1811 hingga 1816.

Kala itu, wilayah jajahan Belanda sempat diberikan ke pemerintah Inggris yang saat itu diperintah Thomas Stamford Raffles.

Baca Juga: Pesona Kota Malang di Jalan Soekarno Hatta, Kebun Kopi yang Menjelma Menjadi Pusat Kuliner

“Kemudian di Malang dibuka daerah perkebunan kopi pertama. Yakni Kebun Kopi Dinaya yang saat ini adalah Dinoyo. Lalu berkembang ke Batu hingga Ngantang,” kata Suryadi, Anggota DPRD Kota Malang dalam pidatonya menyambut HUT Kota Malang ke-110.

Pemerhati Sejarah dan Budaya Kota Malang, Agung Buana memandang bahwa wilayah Malang di awal 1980-an memang tak pernah dilirik karena tak begitu menawan. Terlebih, Malang saat itu tak punya daya tarik pariwisata maupun perekonomian.

Agung mengatakan, kondisi wilayah Malang berubah setelah Perang Jawa. Perang itu mengakibatkan harta milik kolonial Belanda terkuras habis. Belanda kemudian melancarkan tanam paksa untuk membangkitkan kondisi keuangannya.

Wilayah Malang jadi salah satu sasaran kebijakan tanam paksa itu. Alhasil, gerakan menanam kopi membuat wilayah Malang menjelma menjadi salah satu wilayah penghasil kopi berkualitas tinggi pada tahun 1840an.

Seiring dengan itu, Malang mulai dilirik tokoh dari berbagai daerah. Wilayah ini kemudian mencapai puncak kejayaannya sebagai penghasil kopi sekitar tahun 1870an.

Baca Juga: Pentingnya Anak Muda Geluti Perkebunan Kopi

“Jadi dahulu awal lahan kopi di Malang itu di daerah Dinoyo, Penanggungan dan Suhat (Jatimulyo). Lalu berkembang di Sengkaling sampai Pujon juga,” kata Agung.

Kini, kawasan Dinoyo yang dahulu menjadi kebun penghasil kopi itu telah menjelma menjadi permukiman padat. Di sekitarnya saat ini juga telah berdiri berbagai perguruan tinggi ternama, apartemen, hotel, rumah sakit, kawasan kuliner hingga produksi keramik dan gerabah.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: dinoyodinoyo kebun kopiKebun Kopikebun kopi di MalangKolonial Belanda

Related Posts

Candi kidal
Asli Malang

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Candi Sumberawan, salah satu situs sejarah di Kabupaten Malang tepatnya terletak di Kecamatan Singosari yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Candi Sumberawan/Arie Nugraha.
Asli Malang

Jejak Masa Lalu Singosari: Destinasi Situs Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Kabupaten Malang

Sabtu, 25 Okt 2025
Next Post
cara buat marble cake

Intip Cara Buat Cake Marble Anti Gagal Ala Chef Devina

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.