MALANG, Tugumalang.id – Memperingati Dies Natalis ke-16, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang menggelar acara puncak dies natalis dengan konsep Pesona Budaya Nusantara. Kegiatan tersebut berlangsung meriah pada Selasa (23/12/2025).
Mengusung tema Menjelajahi Karya Sastra dalam Bingkai Budaya Nusantara, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan PGSD Unikama sekaligus ajang apresiasi seni, sastra, dan budaya Nusantara yang dikemas secara edukatif dan kreatif. Rangkaian acara melibatkan mahasiswa, dosen, serta seluruh civitas akademika Unikama. 
Apresiasi Dekan FIP Unikama terhadap Upaya Pelestarian Budaya
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unikama, Dr. Cicilia Ika Rahayu Nita, M.Pd., memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara puncak Dies Natalis ke-16 PGSD Unikama. Menurutnya, konsep yang diusung sangat kreatif karena mampu mengintegrasikan seni, sastra, dan budaya dalam dunia pendidikan.
Baca juga: Hadirkan Pembicara dari Spanyol, International Guest Lecture PGSD Unikama Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Cicilia menegaskan, kegiatan berwawasan budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter calon guru yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya Nusantara.
“PGSD Unikama telah menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak pendidik yang berwawasan budaya dan berkarakter. Namun, saya berharap kegiatan berwawasan budaya dan berkarakter ini juga dikembangkan lebih mendalam di program studi di bawah FIP Unikama,” tuturnya.
Refleksi dan Motivasi Civitas PGSD Unikama
Ketua Program Studi PGSD Unikama, Dr. Farida Nur Kumala, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa Dies Natalis ke-16 menjadi ajang refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh civitas PGSD untuk terus berinovasi.
“Melalui tema Menjelajahi Karya Sastra dalam Bingkai Budaya Nusantara, mahasiswa diharapkan semakin mencintai budaya bangsa dan mampu mengimplementasikannya dalam pembelajaran di sekolah dasar,” ungkap Farida.
Kegiatan diawali dengan pawai budaya yang diikuti mahasiswa PGSD dengan mengenakan beragam busana adat Nusantara. Pawai dimulai dari Lapangan Rektorat Unikama, berkeliling di area kampus, dan berakhir di Aula Sarwakirti sebagai pusat kegiatan utama.
Pawai budaya tersebut menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia sekaligus wujud pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa PGSD dalam mengenalkan nilai-nilai budaya di lingkungan akademik.
Baca juga: Mahasiswa PGSD Unikama Tampilkan Kreativitas Kolaborasikan Seni Budaya dan Edupreneur
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan seremonial, sambutan, serta pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas bertambahnya usia Program Studi PGSD Unikama.
Suasana Dies Natalis ke-16 semakin semarak dengan penampilan Fashion Show Kebudayaan yang diikuti mahasiswa PGSD angkatan 2023, 2024, dan 2025. Tidak hanya menampilkan busana adat, para peserta juga mempresentasikan makna dan filosofi busana yang dikenakan di hadapan dewan juri, sehingga kegiatan ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga sarat nilai edukatif.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























