JAKARTA, Tugumalang.id – Festival musik Pestapora 2025 yang sudah sangat dinanti-nantikan mendadak heboh karena gelombang pembatalan dari sejumlah musisi dan band ternama.
Deretan musisi mundur dari Pestapora ini memicu kehebohan di kalangan penggemar musik dan komunitas seni di Indonesia. Penyebab utama penarikan diri massal ini adalah kontroversi terkait keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor resmi pada hari pertama festival.
Baca Juga: Bangkitkan Gairah Musik Cadas, Rock Legend Festival 2024 Bakal Guncang Jatim
Viral tuntutan agar penyelenggara segera memutus kerja sama dengan sponsor tersebut menjadi sorotan publik yang besar.
Pihak Pestapora pun telah memberi jawaban melalui akun media sosial resmi mereka bahwa telah tidak terikat dan terafiliasi dengan PT Freeport Indonesia sejak Sabtu (6/9/2025) hari ini.
Keputusan para musisi ini dianggap sebagai bentuk solidaritas dan perlawanan terhadap nilai-nilai yang menurut mereka tidak sejalan dengan semangat Pestapora.
Baca Juga: Dukung Sektor Musik, Accor Sponsori Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2023
Berikut ini deretan musisi yang memilih mundur dari Pestapora 2025 yang direncanakan digelar pada 6-7 September 2025.
Deretan Musisi yang Memilih Mundur dari Pestapora 2025
· Sukatani
· Rrrag
· Kelelawar Hitam
· Durga
· Negatifa
· Leipzig
· Swellow
· Rekah
· The Jeblogs
· Xin Lie
· Rebellion Rose (mengambil langkah berbeda dengan tidak tampil di panggung utama namun melakukan orasi serta penampilan akustik di area penonton)
· The Panturas
· Navicula
· Hindia
· Bilal Indrajaya
Sampai berita ini ditulis, musisi-musisi tersebut secara terbuka mengumumkan batal tampil setelah mengetahui adanya keterlibatan Freeport sebagai sponsor.
Beberapa dari mereka juga mengembalikan honor dan menegaskan sikapnya demi menjaga integritas dan konsistensi dengan nilai-nilai yang mereka anut.
Keputusan ini menjadi bentuk solidaritas kolektif melawan keterlibatan pihak yang dianggap kontroversial.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























