Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Datangi Manajemen Arema FC, Komnas HAM Selidiki Banyak Hal Termasuk Relasi dengan PSSI

Redaksi by Redaksi
Oktober 22, 2022 1:17 am
in Peristiwa
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam saat mendatangi kantor Arema FC untuk melakukan investigasi lebih jauh terkait tragedi Kanjuruhan, Jumat (21/10/2022).

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam saat mendatangi kantor Arema FC untuk melakukan investigasi lebih jauh terkait tragedi Kanjuruhan, Jumat (21/10/2022). Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menegaskan penyebab utama Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 adalah penggunaan gas air mata. Pihaknya juga heran dalam rekonstruksi kejadian yang digelar Polri memungkiri adanya penembakan gas air mata ke arah tribun.

“Kami juga tidak tahu kenapa di hasil rekonstruksi mengatakan tidak ada gas air mata ke tribun. Tapi kami tetap menyimpulkan bahwa penyebab utama tragedi itu karena gas air mata,” kata Choirul pada awak media, Jumat (21/10/2022) saat mendatangi Kantor Arema FC.

READ ALSO

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Kesimpulan itu bukan tanpa alasan. Karena Komnas HAM juga memiliki bukti kuat berupa video berisi gambaran utuh proses kejadian. Artinya, institusi Polri tidak bisa serta mengelak begitu saja.

“Kami punya video kunci soal itu. Mulai posisi gas ait mata hingga proses kematian yang kami dapat dari berbagai sumber. Itu sudah klir,” tegasnya.

Kendati demikian, Komnas HAM juga tidak berhenti di situ saja. Mereka sedang melakukan investasi lebih jauh. Mulai mendalami hubungan manajemen Singo Edan dengan PSSI, PT LIB juga dengan pihak broadcaster (stasiun televisi). Begitu juga hubungan klub dengan Panpel dan juga para steward.

Tak hanya itu, Komnas HAM juga mendalami soal distribusi regulasi FIFA, khususnya terkait regulasi keamanan, Security of Safety dan penyelenggaraan workshop di internal klub.

“Kami ingin melihat lebih jauh soal tata kelola penyelenggaraan pertandingan. Kami ingin melihat kasus ini lebih luas. Dengan begitu ketahuan siapa-siapa yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini,” terangnya.

Setelah itu, pihaknya juga akan bergerak mencari informasi ke Mabes Polri soal pembuatan perjanjian kerja sama dalam penyelenggaraan pertandingan sepakbola. Diharapkan nantinya dari hasil analisa ini berujung pada konklusi. Siapa yang harus bertanggung jawab atas tragedi berdarah ini.

“Hasilnya ini nanti akan kami serahkan ke semua pihak, berupa rekomendasi, baik ke FIFA maupun Polri. Pada dasarnya, tujuan dari semua ini demi tata kelola sepakbola yang lebih baik,” tandasnya.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Arema FCKomnas HAMtragedi kanjuruhan

Related Posts

Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Pohon Tumbang
Peristiwa

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen

Rabu, 20 Mei 2026
Lansia Tertabrak Motor
Peristiwa

Lansia di Kota Batu Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Motor Saat Menyeberang Jalan

Rabu, 20 Mei 2026
Next Post
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo.

Kabupaten Malang Nihil Kasus Gangguan Ginjal Akut

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.