Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Data Kampus UB Mahasiswa Keracunan, 289 Gejala Ringan, 11 Masuk Puskesmas dan RS

Redaksi by Redaksi
Februari 8, 2023 12:28 pm
in Peristiwa
Kegiatan KKM mahasiswa baru Fakultas Teknik UB di Wagir sebelum keracunan.

Kegiatan KKM mahasiswa baru Fakultas Teknik UB di Wagir sebelum keracunan. Foto/dok. Universitas Brawijaya

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Universitas Brawijaya (UB) menarik 1.279 mahasiswa baru (Maba) dari kegiatan Kemah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa (7/2/2023). Penarikan ini dilatari oleh ratusan maba yang mengalami gejala keracunan makanan.

Ketua Pengelola Sistem Informasi dan Kehumasan (PSIK) Fakultas Teknik UB, Adharul Muttaqin, mengatakan bahwa memang terdapat beberapa perbedaan data terdampak keracunan dari Dinkes Kabupaten Malang, Polres Malang dan Kampus UB.

READ ALSO

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

“Memang betul data Polres 360 terdampak, kalau dari dinkes malah 501 mahasiswa. Memang betul ratusan, tapi detailnya, data kami, mahasiswa yang benar-benar mengeluhkan sakit setelah kami cek ada sekitar 289 mahasiswa,” ungkapnya, Rabu (8/2/2023).

Dari ratusan mahasiswa itu, Muttaqin menyampaikan bahwa hanya 11 mahasiswa yang sampai masuk ke Puskesmas dan RSUB. Sementara sisanya hanya bergejala ringan.

Meski begitu, pihaknya menyatakan sebagian besar sudah mulai membaik dan pulih. Kini, tinggal 1 mahasiswa yang masih menjalani perawatan medis di RSUB.

“Memang ada 1 mahasiswa yang saat ini masih ada di RSUB. Laporan terakhir, kondisinya sudah bagus. Jadi dari keseluruhan, yang dirawat di Puskesmas Wagir ada 3 mahasiswa dan 8 di RSUB,” bebernya.

Keluhan Sakit Peserta Sejak Senin

Muttaqin mengungkapkan bahwa para maba sudah mulai merasakan keluhan sakit sejak Senin (6/2/2023) malam. Kemudian berlanjut keluhan maba lain menyusul pada Selasa pagi. Saat itu menurutnya ada agenda pengerjaan perabatan atau pengecoran jalan.

“Kami lihat dari kepadatan di toilet. Jadi pagi sudah mulai kurang kondusif, akhirnya yang putri kami bawa ke kafe Omah Deso untuk dilakukan penanganan,” tuturnya.

“Jam 10 pagi itu dilakukan pemeriksaan saat banyak mahasiswa yang mengeluh. Akhirnya siang kami putuskan untuk ditarik semua agar tidak terjadi hal tak diinginkan,” imbuhnya.

Menurutnya, rata-rata yang dikeluhkan maba tersebut adalah sakit perut, diare, mual dan beberapa muntah. Mereka diduga mengalami keracunan makanan yang dimakan bersama.

“Kalau makanan, itu kan hari pertama, kami sarapan di kampus, makan siang dan malam ada di lokasi. Makanan itu dikoordinir dari mahasiswa dan memberdayakan masyarakat sekitar.

Makanan Disediakan Kampus dan Bawa Sendiri

Dia mengatakan bahwa makanan siang hari juga diakomodir dari pihak kampus. Namun pihak kampus juga memperbolehkan maba membawa makanan sendiri. Kini pihaknya tengah menginvestigasi makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan itu.

“Kualitas makanan ada yang mengatakan tidak ada masalah, tapi juga ada yang mengatakan makanannya sudah mulai aneh. Itu yang sedang kami investigasi,” ujarnya.

Muttaqin mengatakan bahwa kondisi cuaca saat itu memang juga tidak bersahabat. Terjadi hujan lebat beberapa hari terkahir juga bisa memicu penurunan kondisi kesehatan maba.

“Konsep kegiatanya memang kemah, bisa dibayangkan kemah itu seperi apa. Mesti kemahnya bagus, tapi kalau cuaca tidak mendukung tentu bisa saja. Memang saat itu hujan, mobilisasi sulit,” ucapnya.

“Jadi akhirnya kemudian kami tarik ke kampus semua. Kami terus melakukan penanganan dengan sebaik-baiknya dan melakukan pemantauan ketat. Jadi para orang tua maba tidak perlu khawatir,” tandasnya.

Sebagai informasi, kegiatan KKM bagi maba Fakultas Teknik UB ini diagendakan berlangsung mulai 6-9 Februari 2023. Mereka ditarik sebelum jadwal berakhir menyusul kejadian ini.

Adapun agenda kegiatannya meliputi 5 proyek pengabdian masyarakat. Yakni pembangunan infrastruktur penerangan jalan umum berbasis tenaga surya, perabatan jalan, normalisasi saluran irigasi, sosialisasi sistem pengolahan sampah dan pengajaran ilmu pengetahuan & teknologi di sekolah dasar.

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Data Mahasiswa UB KeracunanHeadlinemahasiswaMahasiswa KeracunanMahasiswa UB Keracunanubuniversitas brawijaya

Related Posts

Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Kecelakaan Tabrak Belakang
Peristiwa

Dua Kecelakaan Tabrak Belakang Truk di Kabupaten Malang, Satu Tewas dan Pelajar SMP Patah Rahang

Minggu, 31 Mei 2026
Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
Pelaku penyedia jasa penginapan di Songgoriti, Kota Batu, masih setia menerapkan pemasaran gaya lama. Mereka menunggu pengendara lewat dan lalu mengejarnya sembari menawarkan vila on the road (di tengah jalan).

Tak Boleh Redup, Pemkot Batu Buat Aplikasi Info Vila Songgoriti

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.