Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Dampak Larangan Mudik, Terminal Arjosari Malang Sepi Bak ‘Terminal ‘Hantu’

Redaksi by Redaksi
Mei 6, 2021 6:58 pm
in Uncategorized
Suasana Terminal Arjosari. Foto Bayu Eka.

Suasana Terminal Arjosari. Foto Bayu Eka.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Kebijakan pemerintah melarang aktivitas mudik lebaran mulai 6 hingga 17 Mei 2021 membuat aktivitas di Terminal Arjosari Kota Malang mati kutu. Pantauan reporter, aktivitas di kawasan yang semula ramai hilir mudik moda transportasi bus ini kini seolah senyap, bak terminal ‘hantu’.

Meski sejumlah unit bus dibolehkan beroperasi, dengan syarat hanya mengangkut penumpang non-mudik, namun faktanya sepi penumpang. Bangku ruang tunggu yang biasanya diisi jejeran orang kini sepi melompong. Sederet toko di kawasan ini juga memilih tutup selama masa pelarangan ini.

READ ALSO

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

7 Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia Usai Lolos ke Semifinal ASEAN Futsal 2026, Tampil Meyakinkan!

Sementara, di dalam kawasan terminal, sejumlah belasan bus terparkir mangkrak. Sejumlah sopir dan kernet tampak pasrah dan hanya bisa tidur-tiduran di bagasi bus.
Dedi Irawan termasuk sopir yang beruntung. Bus PO tempatnya bekerja bisa mendapat stiker khusus AKDP terbatas untuk bisa mengangkut penumpang selama masa larangan ini. ”Tapi ya gitu, penumpang sepi banget. Padahal kemarin-kemarin sudah mulai normal,” ujarnya pada reporter.
Hari ini saja, hasil dari ngetem selama 1 jam, dia masih baru dapat 7 penumpang saja. Mau gak mau, akhirnya bus jurusan Surabaya ini tetap berangkat. Dedi pun hanya bisa pasrah. ”Mau gimana lagi, kita juga butuh penghasilan. Ya semoga pandemi segera selesailah, biar bisa balik normal lagi, bisa kerja lagi,” akunya pasrah.
Sementara, di dalam kawasan terminal, sejumlah belasan bus terparkir mangkrak. Sejumlah sopir dan kernet tampak pasrah dan hanya bisa tidur-tiduran di bagasi bus.
Dedi Irawan termasuk sopir yang beruntung. Bus PO tempatnya bekerja bisa mendapat stiker khusus AKDP terbatas untuk bisa mengangkut penumpang selama masa larangan ini. ”Tapi ya gitu, penumpang sepi banget. Padahal kemarin-kemarin sudah mulai normal,” ujarnya pada reporter.
Hari ini saja, hasil dari ngetem selama 1 jam, dia masih baru dapat 7 penumpang saja. Mau gak mau, akhirnya bus jurusan Surabaya ini tetap berangkat. Dedi pun hanya bisa pasrah. ”Mau gimana lagi, kita juga butuh penghasilan. Ya semoga pandemi segera selesailah, biar bisa balik normal lagi, bisa kerja lagi,” akunya pasrah.
Sejauh hari pertama larangan ini, total hanya ada 70 penumpang dari 6 bus AKDP yang beroperasi. Jumlah ini tak sepadan jika dibanding hari-hari biasa dimana sehari-hari total penumpang diangkut bisa mencapai 1.000 orang,
”Sebelumnya juga menurun. Tapi terhitung masih ramailah. Sekarang malah tambah sepi lagi, hanya ada 70 orang hari ini. Kalau biasanya ya bisa tembus 1.000 penumpang,” ujar Hadi.
Selama momen larangan mudik ini, kata Hadi, sejumlah unit bus masih tetap dibolehkan beroperasi. Jumlahnya terbatas dan itu ditandai dengan stiker yang ditempel di bagian depan kiri bus.
Tags: larangan mudik. terminalmalangterminal arjosari

Related Posts

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami
Tugu Sehat

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

Minggu, 12 Apr 2026
Timnas Futsal Indonesia
Olahraga

7 Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia Usai Lolos ke Semifinal ASEAN Futsal 2026, Tampil Meyakinkan!

Kamis, 9 Apr 2026
Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah
Uncategorized

Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah

Minggu, 15 Mar 2026
Cheongsam brand lokal
Gaya Hidup

4 Rekomendasi Cheongsam Brand Lokal Bergaya Oriental dan Modest untuk Lebaran 2026

Kamis, 26 Feb 2026
Cuaca kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Februari 2026: Waspada Potensi Hujan Petir!

Minggu, 15 Feb 2026
Rekomendasi Nasi Goreng Jumbo di Malang: Rasa Paling Nendang dan Kenyang Maksimal!
Kuliner

Rekomendasi Nasi Goreng Jumbo di Malang: Rasa Paling Nendang dan Kenyang Maksimal!

Kamis, 22 Jan 2026
Next Post
Suasana Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen. Foto Rizal.

Dampingi Istri di Rumah Sakit, Suami Eva Memilih Bungkam

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.