MALANG, Tugumalang.id – Hasil panen tembakau di Kabupaten Malang mengalami penurunan di tahun 2025 akibat seringnya turun hujan. Tembakau merupakan tanaman yang mudah rusak apabila terpapar hujan lebih dari empat hari berturut-turut.
Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Malang, Sukadi mengatakan, satu pohon tembakau biasanya menghasilkan 14-16 daun yang kualitasnya sesuai permintaan pabrik rokok. Di tahun ini, petani hanya bisa mengambil 8-10 lembar daun yang berkualitas.
“Daun yang sudah bisa dipanen warnanya kekuningan lalu ada bintik-bintiknya. Itu yang kualitasnya bagus,” ujar Sukadi, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Disperindag Kabupaten Malang Gelar Pelatihan Grading dan Blending Tembakau untuk Ciptakan Cita Rasa Rokok Khas

Apabila cuaca baik, setiap hektare lahan tembakau bisa menghasilkan 1,5 ton tembakau kering. Di tahun ini, lahan tembakau di Kabupaten Malang hanya menghasilnya tembakau kering kurang dari satu ton per hektare.
Selain menyebabkan hasil panen tembakau berkurang dari segi kuantitas, hujan terus menerus juga menyebabkan kualitas tembakau menurun. Akibatnya, harga per kilogram juga tidak setinggi biasanya.
Sukadi mengungkapkan, di saat kualitas baik, tembakau kering dijual dengan harga Rp55 ribu per kilogram. Namun, kini harga tersebut anjlok hingga Rp40 ribu per kilogram. Tentunya harga ini juga bergantung pada varietas tembakau.
Baca Juga: 102 Pelaku Industri Hasil Tembakau di Kabupaten Malang Ikuti Pelatihan Aspek Perpajakan dan Ekspor
“Karena cuaca tidak bagus, kualitas tembakau juga turun,” kata Sukadi.
Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Pertanian (DTPHP) Kabupaten Malang, Kholida Masruroh membenarkan adanya penurunan hasil tembakau sekitar 10 persen akibat sering hujan. Ia menyebut, penurunan ini tak hanya terjadi di Kabupaten Malang, tetapi di seluruh Indonesia.
“Secara nasional sama (ada penurunan) karena anomali cuaca,” ujar Kholida.
Sebagai informasi, di Kabupaten Malang terdapat 824 hektare lahan tembakau. Sekitar 350 hektare di antaranya berada di Kecamatan Donomulyo.
Di tahun 2024, total produksi tembakau berada di angka 1.460 ton. Beberapa varietas tembakau yang ada di Kabupaten Malang di antaranya adalah virgin, rejeb, samporis, dan nori.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A


















