Selasa, September 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Cerita Yusri, Berusaha Bangkit di Tengah Lesunya Dunia Penerbangan

Redaksi by Redaksi
Desember 25, 2020 6:39 pm
in Bisnis
Yusri. Foto: dok

Yusri. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

MALANG – Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada dunia industri di sektor penerbangan. Tak terkecuali pada bisnis Sriwijaya Air.
“Karena pandemi COVID-19 ini sifatnya global. Terutama dunia pariwisata, perhotelan, kampus, akhirnya terganggu. Sehingga, sektor perekonomian terutama sektor penerbangan mendapatkan imbasnya,” ungkap Station Manager Sriwijaya Air Malang, M Yusri Hansyah, pada Jumat (25/12/2020).
“Kedua, dengan adanya regulasi di penerbangan, membuat orang merasa was-was untuk bepergian. Terutama saat ini ada rapid test. Dan rapid test antigen serta swab membuat orang yang tadinya mau mengeluarkan uangnya, jadi tidak mau lagi,” sambungnya.
Yusri mengungkapkan, saat pandemi, Sriwijaya Air harus memberikan pemahaman kepada klien atau relasi bahwa di situasi ini, ada pembatasan penumpang dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“Terutama saat kita mengangkut penumpang itu tidak bisa maksimal (jumlahnya), sehingga yang tadinya bisa mengisi 100 persen sekarang hanya 70 persen,” paparnya.
Bahkan, di Malang sendiri, kini Sriwijaya Air jarang menyediakan pesawat karena minimnya penumpang.
“Di Malang sendiri sebelum pandemi kita ada 3 pesawat. Sekarang karena ada pandemi jadi kadang ada pesawat tapi kadang tidak ada sama sekali. Karena saat kita coba beberapa kali penerbangan ternyata demand-nya (permintaan) tidak signifikan, sehingga tidak seimbang antara produksi dan revenue (pendapatan),” bebernya.
Oleh karena itu, pihaknya memutuskan untuk memindahkan rute perjalanan agar tidak terlalu merugi.
“Sehingga kita putuskan lebih baik kita terbangkan ke sektor lain, yang mana aturan protokol kesehatannya masih ada toleransi. Ada yang rapid tes saja, jadi itu yang kita manfaatkan. Kita eksplore daerah yang lain untuk armada yang ada,” jelasnya.
Penurunan penumpang saat pandemi juga dirasakan sangat signifikan daripada tahun-tahun sebelumnya.
“Total pelanggan Sriwijaya kalau sebelum pandemi sekitar 34-35 ribu pelanggan aktif selama satu bulan di Malang saja. Sekarang setelah ada pandemi ini, turunnya sangat drastis sampai 60 persen. Jadi, kadang tinggal 40 persen kita arahkan ke Juanda Surabaya,” ungkapnya.
Bahkan ironisnya, lanjut dia, di kuartal kedua (bulan April 2020), pihaknya nyaris tidak terbang. “Karena demand-nya (permintaan) tidak ada memang,” sambungnya.
Yusri mengatakan, hal ini merupakan dampak dari para mahasiswa yang sudah pulang kampung dan perjalanan dinas tidak ada lagi.
“Sifatnya jadi temporary jadinya. Orang-orang hanya memerlukan ketika benar-benar membutuhkan perjalanan saja. Kita tidak tahu lagi kedepannya bakal berjalan seperti apa,” lanjutnya.
Saat pandemi ini, Yusri sendiri lebih banyak bekerja untuk memberikan informasi pada pelanggan.
“Saat pandemi ini yang kita kerjakan seperti mengupdate informasi pada pelanggan. Ketika ada aturan dari kementerian atau regulator kita sampaikan ke pelanggan. Sehingga pelanggan tahu apa yang bisa mereka lakukan ketika bepergian,” ucapnya.
Saat ini, pihaknya harus aktif menjual rute-rute yang lain, contohnya ke wilayah timur dan Sumatera.
“Harapannya pandemi ini segera berakhir, dan ekonomi tumbuh kembali. Sehingga tidak berdampak tragis pada semua dunia usaha, pariwisata, pendidikan, sampai perindustrian,” inginnya.
“Saya perkirakan ini bisa kembali seperti semua akan membutuhkan waktu lama. Belum tentu satu dua tahun akan pulih. Bisa tiga tahun lagi akan pulih. Artinya harus pintar-pintar dalam kondisi saat ini,” pungkasnya.
Reporter: Rizal Adhi
Editor: Lizya Kristanti
Tags: pandemipenerbangansriwijaya

Related Posts

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total
Bisnis

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Kamis, 3 Sep 2026
Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Next Post
Istiqomah Lebih Mulia dari 1.000 Karomah

Istiqomah Lebih Mulia dari 1.000 Karomah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Mahasiswa Kedokteran UB Lompat dari Lantai 6

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.