Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Cerita Eko Cahyono, 25 Tahun Membuka Perpustakaan Gratis di Pelosok Desa Sukopuro Malang

Redaksi by Redaksi
November 27, 2023 10:41 am
in Insight
Eko Cahyono saat berada di ruang perpustakaannya.

Eko Cahyono saat berada di ruang perpustakaannya. Foto/Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kegigihan Eko Cahyono dalam mengelola perpustakaan gratis selama 25 tahun layak mendapat apresiasi. Meski dihadapkan pada beberapa tantangan selama rentang waktu itu, dia tetap bisa mengatasi dan menyediakan bacaan selama bertahun-tahun tanpa dibayar bagi warga di Desa Sukopuro, Kabupaten Malang.

Tekad yang kuat untuk meningkatkan akses pendidikan di komunitasnya menjadi satu alasan mengapa dia bertahan sampai sekarang. Dia telah menjadi pilar penting dalam menciptakan lingkungan literasi yang inklusif di desa terpelosok tersebut.

READ ALSO

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Eko Cahyono konsisten menyediakan bahan bacaan yang berkualitas dan gratis sejak juni 1998. Perpustakaan itu bernama perpustakan Anak Bangsa berada di Desa Sukopuro,Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desa ini termasuk pelosok, berjarak satu jam dari Kota Malang.

Baca Juga: Cerita Kakek Asal Pakisaji Gowes Sepeda Onthel ke 5 Negara

Menurut cerita Eko Cahyono, apa yang dia lakukan berawal dari hobi membaca, cinta, passion, ketabahan, serta dampak yang nyata. Saat ini, dia menyediakan sekitar 108.000 eksemplar buku bacaan dengan 90 ribu judul buku.

Perpustakaan yang dijalankan Eko Cahyono tidak hanya menjadi tempat bagi anak-anak untuk dapat membaca buku-buku bermutu tinggi, tetapi juga menjadi pusat kegiatan pendidikan bagi orang banyak.

Dalam perjalanan 25 tahun ini, ia telah berhasil mendapat perhatian serta dukungan dari warga sekitar dan donatur untuk memperluas koleksi perpustakaan, serta menyediakan program-program edukasi yang beragam.

Melalui dedikasinya, Eko telah membuka pintu bagi anak-anak dan dewasa di desa maupun di luar daerah untuk mengakses pengetahuan tanpa hambatan finansial. Prestasinya menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.

Baca Juga: Cerita Pilu Mahasiswa Poltekom Malang Niat Kuliah Malah Jadi Penjaga Kampus

Ini menegaskan bahwa kekuatan literasi dapat mengubah takdir orang-orang yang membaca. Sampai saat ini total orang yang sudah berkunjung ke perpustakannya sudah sekitar 12 ribu orang.

Orang-orang yang berkunjung itu, disebut anggota aktif.”kalau anggota pasif, adalah dia yang pinjam buku dari anggota aktif, jumlahnya tidak terdata,” katanya.” Saya kira yang pasif sangat banyak, karena puluhan ribu buku saya yang dipinjam,tapi tidak Kembali. Tidak apa-apa meski tidak Kembali, yang penting buku itu bermanfaat dan dibaca orang-orang,” imbuhnya.

Berkat kerja kerasnya itu, ada banyak orang yang bercerita setelah membaca atau pinjam buku di Perpustakan Anak Bangsa ini dapat merubah hidupnya. Banyak penghargaan yang didapat berkat mendirikan Perpustakaan Anak Bangsa ini, seperti diundang Presiden Jokowi mendapatkan pengharagaan yang paling berkesan dari Astra Internasional.

Dia mendapatkan 1 Indonesia Awards tahun 2012, mendapatkan penghargaan MNCTV Pahlawan Indonesia dan pada tahun 2017 mendapatkan penghargaan Pendidikan anak sejak dini, duta PAUD nasional.

Eko Cahyono tidak menyangka selama perjalanaan 25 tahun ini bisa dikenal banyak orang dan dapat bermanfaat bagi orang banyak, dengan menyediakan ratusan ribu buku gratis, mulai dari mengambil buku, mengumpulkan buku dan menyediakan buku untuk orang-orang yang ingin membacanya.

 

Penulis: Chisma Haryati Kartika (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: eko cahyonoliterasiperpustakaanPerpustakaan Gratis

Related Posts

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Next Post
Top up di di Mistertopup.com.

Jaminan Harga Termurah, Top Up Game Hanya di Mistertopup.com

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.