Tuesday, July 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Cegah Bayi Stunting, Dinkes Manfaatkan Program Community Feeding Center

Redaksi by Redaksi
November 8, 2021 1:04 pm
in News
bayi - Cegah Bayi Stunting, Dinkes Manfaatkan Program Community Feeding Center
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

KOTA BATU – Pencegahan bayi stunting di Kota Batu terus dimaksimalkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu. Salah satunya pencegahan stunting melalui program Community Feeding Center (CFC) atau bisa juga disebut pos gizi, yaitu upaya perbaikan gizi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu perbaikan gizi perorangan dan masyarakat melalui konsumsi makanan bergizi dan perilaku sadar gizi

Ada banyak kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat agar terhindar dari stunting. Seperti memberikan pendampingan kepada para ibu agar tidak memiliki bayi stunting. Salah satu bentuk pendampingannya adalah mengajari cara membuat menu masakan yang memiliki kandungan gizi tinggi. “Meskipun bahan yang masak berasal dari sekitar kita, bukan bahan yang mahal-mahal,” kata Hayati S ST MM Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Batu.

READ ALSO

Coach Fahmi Soroti Arah Bangsa Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka

KONI Kabupaten Malang Bidik Runner-up Porprov Jatim 2027

Apa saja makanan lokal yang mudah didapatkan dan bergizi tinggi itu? Hayati menyebutkan seperti ikan lele, telur tahu, tempe serta sayur-sayuran yang ada di pekarangan sekitar rumah. Menurut dia, bahan makanan tersebut sudah sangat memenuhi kebutuhan gizi. Tetapi yang jadi masalah, terkadang banyak anak kecil yang tidak suka makanan tersebut, karena diolah dan disajikan secara tradisional. Misalnya sayur hanya direbus, atau tempe hanya digoreng. Jika dimasak dengan model seperti itu, tidak heran jika anak kecil kurang suka.

Menurut Hayati, para ibu harus kreatif dalam menyajikan menu makanan agar anak-anak suka makan. Misalnya jika selama ini sayur yang hanya direbus bisa diolah menjadi nugget. Begitu juga dengan tahu tempe, bisa diolah menjadi nugget atau dibuat seperti sosis. Dengan cara tersebut diyakini anak-anak akan suka memakannya. “Karena makanan anak-anak sekarang itu macam-macam modelnya, mereka terpenagruh informasi di media sosial. Maka, kita harus mengikuti selera anak tetapi dengan memodifikasinya,” terang Hayati.

Nah, untuk memodifikasi makanan tersebut, dinkes juga menghadirkan ahli memasak untuk mengajari para ibu. Setelah diajari memasak menu baru, selama 14 hari berturut-turut akan dilakukan pemantauan terhadap tumbuh kembang balita stunting. Jika tidak ada perubahan dalam pertumbuhannya, maka bayi tersebut bisa dikonsultasikan ke dokter spesialis untuk mengatahui apakah ada kelainan atau tidak. “Barangkali punya penyakit lain, semua itu kita periksa,” kata Hayati.

Disampaikan Hayati, untuk melakukan pemantauan dan pendampingan itu, dinkes sudah bekerja sama dengan relawan stunting, ibu-ibu PKK, kader pendamping stunting dan kader desa. Mereka inilah yang akan memantau langsung tumbuh kembang bayi stunting yang ada di daerahnya masing-masing.

Sementara itu, untuk daerah yang sudah mendapat pendampingan, Hayati menyebut di bulan Oktober lalu pendampingan dilakukan di lima desa. Yaitu Oro-Oro Ombo, Sidomulyo, Sisir. Sumber Brantas dan
Giripurno. Lima desa tersebut termasuk yang memiliki angka stunting tinggi di Kota Batu.

Dijelaskan Hayati idealnya upaya menghindari lahirnya bayi stunting itu sudah harus dilakukan sejak calon ibu belum menikah, dilanjutkan ketika hamil dan melahirkan. ”Karena peran ibu itu sangat penting, kalau sebelum menikah asupan makanan ibunya kurang bergizi bisa berpengaruh kepada bayinya,” tutup Hayati.(*/lid)

Tags: dinkesDinkes Kota Batustunting

Related Posts

Coach Fahmi
News

Coach Fahmi Soroti Arah Bangsa Menuju 100 Tahun Indonesia Merdeka

Monday, 6 Jul 2026
KONI Kabupaten Malang Bidik Runner-up Porprov Jatim 2027
News

KONI Kabupaten Malang Bidik Runner-up Porprov Jatim 2027

Monday, 6 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Kota Malang Senin 6 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Senin 6 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur

Monday, 6 Jul 2026
Cerita Tour Leader Chatour Travel, Yayuk Gendis rasakan 12 hari mendampingi jemaah menjalankan ibadah umrah yang penuh makna. /Foto: Dok. Chatour Travel.
News

Cerita Tour Leader (TL) Chatour Travel asal Kaltara: Chemistry dengan Jemaah yang Kuat hingga Pertolongan Allah SWT yang Nyata

Monday, 6 Jul 2026
Volume Kendaraan di Kota Batu Naik 40 Persen di Pekan Awal Liburan Sekolah
News

Volume Kendaraan di Kota Batu Naik 40 Persen di Pekan Awal Liburan Sekolah

Sunday, 5 Jul 2026
hotel di kota batu - Reservasi Hotel di Kota Batu Tembus 70 Persen, PHRI Optimistis Capai 90 Persen
News

Reservasi Hotel di Kota Batu Tembus 70 Persen, PHRI Optimistis Capai 90 Persen

Sunday, 5 Jul 2026
Next Post
warga yang rumahnya tersapu banjir bandang Kota Malang terpaksa ngemper

Korban Banjir Bandang Kota Malang yang Rumahnya Hilang Terpaksa Ngemper

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.