Tugumalang.id – SMP Islam Terpadu (IT) Insan Permata Malang punya cara unik dalam membagikan rapor. Melalui konsep Student Led Converence, para siswa SMP IT Insan Permata mempresentasikan langsung capaian akademiknya di hadapan orang tua dan guru pada Sabtu (20/12/2025).
Di dalam kelas kelas, para siswa menyampaikan langsung hasil studinya di sekolah beserta progres akademiknya. Presentasi ini juga diwarnai diskusi yang progresif dan hangat antara siswa, orang tua serta guru.
Setelah itu, siswa juga memberikan bunga dan surat cinta kepada orang tua bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.
Baca Juga: Belajar Demokrasi, SMP IT Insan Permata Malang Pilih Ketua OSIS Bak Pemilu
Kepala SMP IT Insan Permata Malang, Hafizh Maulana S.Pd.I, Gr., menjelaskan bahwa pembagian rapor yang diwarnai presentasi akademik siswa kepada orang tua ini sudah berlangsung sejak lama. Di momen ini, secara tak langsung, siswa memimpin langsung pertemuan orang tua dan guru.

“Jadi ini untuk mengajarkan tanggungjawab dan kepercayaan diri siswa. Mereka menyusun sendiri materi presentasi terkait perkembangan akademiknya selama satu semester,” jelasnya.
Menariknya, siswa juga melakukan presentasi dengan menggunakan bahasa Inggris. Hal ini sebagai upaya transformasi menjadi sekolah bilingual untuk misi SMP IT Insan Permata Malang menuju World School di 2026.
Baca Juga: Dorong Siswa Eksplor Budaya Nusantara, SMPIT Insan Permata Malang Sukses Gelar Advanture Class di Lombok
“Dalam presentasi siswa, minimal di pembukaan dan penutupannya kami wajibkan menggunakan bahasa Inggris,” ujarnya.
Konsep pembagian rapor ini menurutnya cukup berdampak pada peningkatan kepercayaan diri dan rasa tanggungjawab siswa. Orang tua dan guru juga memberikan tanggapan termasuk masukan untuk pembelajaran semester depan.
“Orang tua kami lihat juga memberikan feedback yang baik. Mereka banyak yang merasa senang atas perkembangan anak-anaknya,” kata dia.

Hafizh menekankan bahwa pendidikan di SMP IT Insan Permata tak hanya soal nilai. Tetapi juga soal perkembangan karakter hingga ibadah siswa. Dalam kurikulumnya, sekolah ini juga memadukan kurikulum Diknas dan kurikulum khas SMP IT Insan Permata.
“Kami tak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tapi juga mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai nilai agama,” urainya.
“Walaupun misalnya membahas materi soal anatomi tubuh, lingkungan, matematika itu kami kaitkan dengan Alquran maupun nilai-nilai Islam,” imbuhnya.
Di era perkembangan teknologi yang kian pesat ini, ia memandang bahwa akademik tak lagi menjadi fokus utama. Maka ke depan, siswa harus punya soft skill, mental tangguh dan daya saing yang kuat.
“Nilai hanya sebuah angka. Jadi selain akademik, kami juga menguatkan karakter siswa bermental kuat, mampu menghadapi tantangan, religius, cerdas, amaliah dan melek teknologi agar mampu bersaing secara global,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























