Rabu, Juli 22, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Cara Mengurangi Food Waste dengan Kebiasaan Sederhana di Rumah

Redaksi by Redaksi
Juli 22, 2026 8:47 am
in Tips
Cara Mengurangi Food Waste dengan Kebiasaan Sederhana di Rumah

Ilustrasi food waste. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Food waste atau makanan yang terbuang masih menjadi persoalan yang terjadi di berbagai negara, termasuk di lingkungan rumah tangga.

Padahal, makanan yang tidak dikonsumsi bukan hanya berarti pemborosan bahan pangan, tetapi juga menyia-nyiakan sumber daya seperti air, energi, lahan, hingga tenaga yang digunakan selama proses produksi makanan.

READ ALSO

6 Cara Mengatasi Mental Block saat Menyusun Skripsi

5 Tempat Persewaan Alat Pendakian di Malang, Tarif Mulai Rp10 Ribuan per Hari

Data United Nations Environment Programme (UNEP) menunjukkan sekitar 19% pangan yang tersedia terbuang di rumah, supermarket, dan restoran.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Wisata Menarik dan Menantang di Tumpang yang Wajib Kamu Kunjungi

Sementara itu, makanan yang terbuang turut menyumbang sekitar 8-10% emisi gas rumah kaca dunia, sehingga upaya mengurangi food waste menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Mengurangi food waste tidak selalu memerlukan perubahan besar. Berbagai kebiasaan sederhana di rumah justru dapat membantu meminimalkan makanan yang berakhir di tempat sampah sekaligus membuat pengeluaran rumah tangga lebih efisien.

1. Merencanakan Belanja Sebelum ke Toko

Salah satu penyebab makanan terbuang adalah membeli bahan makanan secara berlebihan. Karena itu, membuat daftar belanja dan menyusun menu beberapa hari ke depan dapat membantu membeli bahan sesuai kebutuhan.

Sebelum berbelanja, periksa terlebih dahulu isi kulkas maupun lemari penyimpanan agar tidak membeli bahan yang sebenarnya masih tersedia.

Baca Juga: Kepala Badan Pangan Nasional: Indonesia Masih Jauh dari Krisis Pangan

Langkah sederhana ini juga membantu menghindari pembelian ganda yang sering kali membuat makanan tidak sempat dikonsumsi sebelum kedaluwarsa.

2. Memasak Sesuai Porsi

Memasak dalam jumlah yang terlalu banyak juga berpotensi meningkatkan food waste. Menyesuaikan porsi dengan jumlah anggota keluarga dapat mengurangi sisa makanan yang akhirnya dibuang.

Apabila masih terdapat makanan sisa, simpan dalam wadah tertutup dan letakkan di kulkas sesuai jenis makanannya agar dapat dikonsumsi kembali dalam waktu yang masih aman.

3. Menyimpan Makanan dengan Benar

Cara penyimpanan yang tepat dapat memperpanjang kesegaran bahan pangan. Sayuran, buah, daging, maupun produk olahan memiliki cara penyimpanan yang berbeda sehingga penting memperhatikan petunjuk penyimpanan yang dianjurkan.

Selain itu, menerapkan prinsip first in, first out (FIFO) atau menggunakan bahan yang lebih lama disimpan terlebih dahulu juga membantu mencegah makanan terlupakan hingga akhirnya rusak.

4. Memanfaatkan Sisa Makanan Menjadi Menu Baru

Sisa makanan yang masih layak konsumsi dapat diolah kembali menjadi hidangan berbeda. Misalnya, nasi sisa dapat dijadikan nasi goreng, sedangkan sayuran yang mulai layu masih dapat dimanfaatkan sebagai bahan sup atau tumisan.

UNEP juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu memilih buah dan sayur yang bentuknya tidak sempurna selama masih layak dikonsumsi. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi pangan yang terbuang hanya karena alasan penampilan.

5. Memahami Perbedaan Label Tanggal pada Kemasan

Sebagian makanan dibuang karena masyarakat mengira semua produk yang melewati tanggal tertentu sudah tidak aman dikonsumsi. Padahal, terdapat perbedaan antara label tanggal “best before” yang berkaitan dengan kualitas produk dan tanggal “use by” yang berkaitan dengan aspek keamanan pangan.

Memahami arti kedua label tersebut dapat membantu mengurangi pembuangan makanan yang sebenarnya masih layak dikonsumsi sesuai kondisi penyimpanannya.

6. Membeli Buah dan Sayur yang Bentuknya Tidak Sempurna

Buah atau sayur dengan bentuk yang tidak simetris sering kali tetap memiliki kualitas dan kandungan gizi yang sama dengan produk yang tampilannya lebih menarik.

Food and Agriculture Organization (FAO) menyebutkan bahwa buah dan sayur yang bentuknya tidak beraturan atau warnanya kurang sempurna tetap layak dikonsumsi dan memiliki nilai gizi yang sama. Karena itu, masyarakat dapat memilih produk tersebut sebagai salah satu cara membantu mengurangi food waste.

Mengurangi food waste merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari rumah. Kebiasaan seperti merencanakan belanja, memasak secukupnya, menyimpan makanan dengan benar, hingga memanfaatkan sisa makanan dapat membantu mengurangi limbah makanan sekaligus mendukung penggunaan sumber daya yang lebih bijak.

Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun pengelolaan pangan di tingkat rumah tangga.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maura Sampetoding/ MG

Editor: Herlianto. A

Tags: food wastegaya hiduplimbah makananRumah Tangga

Related Posts

6 Cara Mengatasi Mental Block saat Menyusun Skripsi
Tips

6 Cara Mengatasi Mental Block saat Menyusun Skripsi

Rabu, 22 Jul 2026
5 Tempat Persewaan Alat Pendakian di Malang, Tarif Mulai Rp10 Ribuan per Hari
Tips

5 Tempat Persewaan Alat Pendakian di Malang, Tarif Mulai Rp10 Ribuan per Hari

Rabu, 22 Jul 2026
Ingin Merintis Usaha? Daftar Inkubator Bisnis bagi Pelaku Usaha di Malang
Tips

Ingin Merintis Usaha? Daftar Inkubator Bisnis bagi Pelaku Usaha di Malang

Selasa, 21 Jul 2026
7 Cara Membangun Relasi di Kampus agar Mahasiswa Baru Cepat Beradaptasi
Tips

7 Cara Membangun Relasi di Kampus agar Mahasiswa Baru Cepat Beradaptasi

Selasa, 21 Jul 2026
Jahe hingga Belimbing Wuluh, Tanaman Dapur dengan Manfaat bagi Kesehatan
Tips

Jahe hingga Belimbing Wuluh, Tanaman Dapur dengan Manfaat bagi Kesehatan

Selasa, 21 Jul 2026
5 Rekomendasi Jasa Pindahan Kost Malang, Solusi Praktis untuk Mahasiswa dan Pekerja Rantau
Tips

5 Rekomendasi Jasa Pindahan Kost Malang, Solusi Praktis untuk Mahasiswa dan Pekerja Rantau

Minggu, 19 Jul 2026
Next Post
6 Cara Mengatasi Mental Block saat Menyusun Skripsi

6 Cara Mengatasi Mental Block saat Menyusun Skripsi

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.