Kamis, Juli 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Cara Menghilangkan Tungau Debu di Rumah dan Mengenali Gejalanya

Redaksi by Redaksi
November 18, 2025 11:17 am
in Tugu Sehat
Tungau debu

Tungau debu/foto:pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id-Kekhawatiran terhadap kutu busuk kerap mengalihkan perhatian dari makhluk lain yang hidup dekat dengan kita: tungau debu. Hewan mikroskopis ini berkembang biak di area paling nyaman di rumah—tempat tidur, sofa, karpet, pelapis furnitur hingga boneka—dan meski tidak menggigit, mereka bisa memicu alergi bagi sebagian orang.

Para ahli menjelaskan cara mengenali keberadaan tungau debu, gejala alerginya, serta langkah efektif untuk menguranginya di rumah.

READ ALSO

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Apa itu Tungau Debu?

Sharlene Llanes, MD, ahli alergi dan imunologi di AllerVie Health, Loxahatchee, sebagaimana dikutip dari halaman prevention menjelaskan, bahwa tungau debu adalah makhluk mirip serangga berukuran mikroskopis yang hidup di rumah dan dapat memicu alergi serta asma. Mereka memakan sel kulit mati manusia dan hewan peliharaan, namun tidak menggigit.

Sementara itu Purvi Parikh, MD, ahli alergi di Allergy & Asthma Network mengatakan, bahwa tungau debu tidak berbahaya kecuali bagi mereka yang memiliki alergi, karena keberadaannya tidak terlihat oleh mata manusia.

Baca juga: Mahasiswa UM Kembangkan Inovasi Obat Scabies dari Ekstrak Daun Mint dan Sirih

Sumber Tungau Debu

Meskipun Anda dapat menemukan tungau debu di gedung-gedung komersial, seperti kantor, Dr. Parikh dan Dr. Llanes mengatakan bahwa tungau debu lebih mungkin hidup dan berkembang biak di rumah dengan banyak permukaan lembut seperti:

  • Pelapis kain

  • Pakaian

  • Karpet dan permadani

  • Pegas kotak dan kasur

  • Bantal

  • Tirai

  • Boneka

Menurut James Faix, MD, direktur medis imunologi di Quest Diagnostics, tungau debu berkembang biak di lingkungan hangat dan lembap, jumlahnya meningkat di musim panas dan berkurang di musim dingin.

Alergi Tungau Debu

Dr. Parikh menjelaskan bahwa kekhawatiran utama terkait tungau debu muncul ketika seseorang memiliki alergi terhadapnya. Kondisi ini dapat memicu gejala layaknya alergi musiman, seperti hidung tersumbat, bersin, serta rasa gatal di tenggorokan dan telinga, bahkan memicu kambuhnya asma dan gangguan pernapasan.

Dr. Faix menambahkan, sebagian penderita alergi tungau debu juga bisa mengalami bilur atau ruam pada kulit. Seperti disebutkan sebelumnya, tungau debu tidak menggigit atau membuat lubang pada kulit—reaksi alergi muncul akibat menghirup atau terpapar feses, urine, maupun bangkai tungau, menurut American Lung Association.

Jika Anda menduga mengalami alergi tungau debu, Dr. Parikh menyarankan untuk berkonsultasi dengan ahli alergi atau imunologi bersertifikat. Mereka dapat menentukan penanganan yang tepat sesuai gejala yang muncul.

Misalnya, gejala menyerupai alergi dapat ditangani dengan antihistamin, sementara gangguan pernapasan mungkin memerlukan inhaler albuterol, jelas Dr. Faix. Ada juga terapi imunoterapi yang bekerja dengan mengurangi tingkat keparahan alergi melalui paparan bertahap terhadap tungau debu dari waktu ke waktu.

Cara Menghilangkan Tungau Debu

Meski tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, jumlahnya dapat dikendalikan dengan langkah berikut:

1. Gunakan penutup anti tungau

Pasang penutup anti tungau pada kasur dan pegas, serta sarung bantal hipoalergenik.

2. Cuci perlengkapan tidur

Cuci seprai setiap minggu dengan air panas di atas 45 derajat Celcius. Gunakan aditif khusus pembasmi tungau bila diperlukan.

3. Bersihkan atau singkirkan karpet

Cuci karpet dengan air panas atau gunakan penyedot debu berfilter HEPA setidaknya seminggu sekali. Mengganti karpet dengan lantai keras juga dapat membantu.

4. Jauhkan boneka dari tempat tidur

Boneka sering menjadi tempat berkembang biak tungau debu, terutama berisiko bagi anak yang alergi.

5. Turunkan suhu dan gunakan dehumidifier

Menjaga kelembapan rumah di bawah 50% dapat menekan populasi tungau.

6. Ganti gorden berat dengan tirai

Tirai plastik atau kayu lebih sedikit menampung tungau.

7. Manfaatkan sinar matahari

Jemur selimut dan perlengkapan tidur di bawah sinar matahari untuk membantu membunuh tungau.

8. Pasang pembersih udara HEPA

Pembersih udara dapat membantu mengurangi partikel tungau yang beterbangan.

9. Bersihkan dengan kain lembap

Gunakan kain mikrofiber basah agar debu tidak kembali menyebar ke udara.

10. Rapikan ruangan

Rumah yang tidak berantakan memberi lebih sedikit tempat bagi tungau debu untuk bersembunyi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: jatmiko
redaktur: jatmiko

Tags: alergi musimanalergi tungaucara menghilangkan tungaudebu rumahkasur dan tungaukebersihan rumahkesehatan rumahpencegahan alergitips kebersihantungau debu

Related Posts

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Pria Mulai Rp 900 Ribu!

Sabtu, 27 Jun 2026
PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang gelar webinar session sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak, khususnya anak dengan gangguan autisme. /Foto: Dok. PSLC.
Tugu Sehat

Gratis! Ikuti Event Webinar Session PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang

Kamis, 25 Jun 2026
inas26
Tugu Sehat

Pasca INAS26, PSLC Terus Berkomitmen Bergerak Mendukung Lingkungan yang Lebih Ramah bagi Anak

Rabu, 24 Jun 2026
Next Post
Lansia ditemukan tewas

Lansia Kepanjen yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Tewas di Sungai Brantas

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.