Malang, Tugumalang.id – Sedikitnya 3.200 pengemudi ojek online (ojol) di Kota Malang telah mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari Pemerintah Kota Malang. Sekitar 1.500 di antaranya merupakan pengemudi Gojek.
Program melalui BPJS Ketenagakerjaan itu telah berjalan selama dua tahun. Perlindungan diberikan kepada pekerja sektor informal yang setiap hari menghadapi risiko saat beraktivitas di jalan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa perlindungan tersebut diberikan untuk memberikan jaminan kepada para pengemudi online. Pemkot Malang juga mengingatkan mereka agar tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas selama bekerja.
Namun, cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kota Malang masih berada di kisaran 43 persen. Data Pemkot Malang hingga 16 April 2026 mencatat 400.059 pekerja. Baru 174.152 orang yang telah terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Baca juga: Dukung Koridor II Trans Jatim, Rendra Masdrajad Safaat Minta Kesejahteraan Sopir Angkot Jadi Prioritas
Anggota DPRD Kota Malang Rendra Masdrajad Safaat mengapresiasi perlindungan yang telah diberikan kepada ribuan pengemudi ojol. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah bagi pekerja informal yang memiliki risiko cukup tinggi dalam menjalankan pekerjaannya.
“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Malang yang sudah memberikan perlindungan jaminan sosial kepada ribuan driver ojol. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah yang penting bagi para pekerja informal,” ujar Rendra.
Meski demikian, Rendra menilai cakupan perlindungan masih perlu diperluas. Angka 3.200 pengemudi yang telah terlindungi dinilainya sebagai capaian yang baik. Namun, data keseluruhan pekerja di Kota Malang menunjukkan masih besarnya ruang untuk meningkatkan cakupan jaminan sosial.
“3.200 driver yang sudah terlindungi tentu merupakan capaian yang baik. Tetapi kita juga perlu melihat bagaimana perlindungan ini bisa terus diperluas kepada lebih banyak pekerja,” katanya.
Baca juga: Hari Pertama Sekolah, Rendra Masdrajad Safaat Ajak Ayah Lebih Aktif Dampingi Anak
Rendra mendorong kolaborasi pemerintah, perusahaan aplikator, dan komunitas pengemudi. Kolaborasi itu diarahkan untuk memperluas kepesertaan jaminan sosial sekaligus memperkuat aspek keselamatan kerja.
“Pemerintah sudah memulai langkah yang baik. Ke depan, perlindungan dan komunikasi dengan para driver perlu terus diperkuat agar semakin banyak pekerja informal yang dapat bekerja dengan rasa aman,” tutup Rendra Masdrajad Safaat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Rendra Masdrajad Safaat
editor: jatmiko


























