Rabu, Juli 22, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Burasa, Makanan Khas Sulawesi Selatan, Lontong Tapi Pipih

Redaksi by Redaksi
Januari 18, 2024 7:54 am
in Kuliner
Burasa yang sudah selesai diikat dan siap dikukus.

Burasa yang sudah selesai diikat dan siap dikukus. Foto/tangkap layar Ceceromed Kitchen

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Burasa atau lontong pipih menjadi salah satu makanan khas Sulawesi Selatan yang tak banyak mendapat perhatian. Makanan khas masyarakat ini terbuat dari beras ketan diberikan santan lalu dibungkus daun pisang hingga pipih dengan cara diikat.

Kemudian dikukus selama kurang lebih dua jam. Cara makannya disajikan bersama dengan makanan berkuah seperti opor ayam, serunding kelapa, dan makanan berkuah lainnya. 

READ ALSO

5 Tempat Sarapan Dekat UIN Malang, Enak, Murah, dan Bikin Kenyang Sebelum Kuliah

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera

Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, Burasa memiliki keunikannya tersendiri. Dulunya, makanan ini dibawa oleh pelaut dan perantau sebagai makanan cadangan. Hal ini karena Burasa tidak mudah basi, kalaupun basi tidak langsung keseluruhab melainkan hanya bagian pinggir. Dengan kata lain, ia memiliki ketahanan lebih baik dibanding ketupat. 

Baca Juga: 5 kuliner Minuman Es di Kota Malang

Burasa dibuat dari manisnya ketan yang dicampur-padukan dengan gurihnya kelapa parut, dan bumbu khas seperti daun jeruk, serai, daun salam dst. Perbaduan ini yang membuat aroma Burasa sangat khas.

Proses pembuatannya  cukup unik. Awalnya, warga membuat adonan beras ketan, kemudian dibungkus dengan daun pisang, diikat dengan tali rafia hingga tampak pipih. Selanjutnya dikukus hingga matang. Proses pengukusannya bisa sampai dua jam biar tidak mudah basi. 

Hasilnya adalah sepiring Burasa yang manis, harum dan beraroma gurih. Keunikan Burasa terletak pada nikmatnya saat dipadukan dengan makanan berkuah. Anda bisa sambil mengunyah burasa sembari menyeruut kuahnya. Ag, rasanya sungguh maknyus.

Baca Juga: 15 Kuliner Malang dari yang Legendaris Sampai Populer, Bisa Dikunjungi Saat Liburan Tahun Baru

Bagi masyarakat Sulawesi Selatan dan warga Bugis, Burasa lebih dari sekedar hidangan lezat, ia juga menjadi pengikat sosial yang mendalam di antara mereka. Hal ini karena sat pembuatan makanan khas itu biasanya dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri dan membutuhkan banyak orang. Di situlah para pembuat Burasa ini mengeratkan ikatan sosialnya sambil membuat Burasa.

Maka lahirlah nilai-nilai sosial seperti Sipakatau (menghargai sesama), Sipakalebbi (saling menghormati), dan Sipakainge (mengingat). Dalam kehidupan keluarga dan  sosial, Burasa merupakan simbol kegembiraan dan keharmonisan. 

Bagi masyarakat Bugis dan Makassar, pembuatan Burasa bukan sekedar kegiatan melainkan juga tradisi yang telah lama dilakukan. Apalagi ketika keluarga ingin merantau atau bepergian jauh, Burasa menjadi teman setia  menemani perjalanan mereka. Dengan nama lain Bokong na Passompe (bekal buat perantau). Konon Burasa telah menemani para pengembara Bugis dan Makassar sejak abad ke-8.

Selain itu, ada  hari istimewa  di Sulawesi Selatan yang disebut “Ma Burasa”. Yaitu hari-hari menjelang Idul Fitri yang ditandai dengan tradisi memasak Burasa bersama sehingga menciptakan keakraban antar tetangga dan keluarga. 

Suasana gembira muncul saat panci-panci besar dinyalakan api dan aroma Burasa meresap ke udara, menggugah seluruh kota dengan kehangatan persaudaraan.

Dengan demikian, Burasa bukan sekedar sajian melainkan sejarah panjang, tradisi berharga dan simbol persatuan yang terus mengakar kuat di hati masyarakat Sulawesi Selatan.  

 

Baca Juga Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Zhafran Iffat Taqy Arif

Editor: Herlianto. A

Tags: BurasaLontong Pipihsulawesi selatan

Related Posts

5 Tempat Sarapan Dekat UIN Malang, Enak, Murah, dan Bikin Kenyang Sebelum Kuliah
Kuliner

5 Tempat Sarapan Dekat UIN Malang, Enak, Murah, dan Bikin Kenyang Sebelum Kuliah

Selasa, 21 Jul 2026
4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera
Kuliner

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera

Rabu, 15 Jul 2026
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui
Kuliner

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Selasa, 14 Jul 2026
Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli
Kuliner

Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli

Selasa, 14 Jul 2026
6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan
Kuliner

6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

Selasa, 14 Jul 2026
Kuliner

4 Kuliner dengan Aroma Paling Menyengat di Dunia

Sabtu, 11 Jul 2026
Next Post
Produk Sagu Forno yang terbuat dari sagu ditambah gula merah untuk membuat rasa lebih manis.

Sagu Forno, Pengganti Beras dari Timur Indonesia

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.