Malang, Tugumalang.id – Bupati Malang Sanusi menargetkan tidak ada lagi anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Malang pada 2027. Pada 2026, tercatat hampir 32 ribu ATS dari total 2,65 juta penduduk Kabupaten Malang.
ATS merupakan anak berusia 5–18 tahun yang tidak sedang mengenyam pendidikan formal maupun nonformal. Kategori ini mencakup anak yang belum pernah sekolah, putus sekolah, maupun tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Saya targetkan tahun depan sudah tidak ada lagi ATS,” ujar Sanusi saat membuka Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan di Gedung PGRI Kabupaten Malang, Senin (19/10/2026) pagi.

Untuk mencapai target tersebut, Sanusi mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyediakan fasilitas Kejar Paket secara gratis, mulai Paket A, B, hingga C. Usulan itu akan dibahas terlebih dahulu bersama DPRD Kabupaten Malang.
“Harus dirapatkan dulu dengan DPRD. Kalau DPRD setuju, baru bisa direalisasikan,” imbuh Sanusi.
Baca juga: Lantik 117 Kepala Sekolah, Bupati Malang Tegaskan Sekolah Harus Bebas Bullying
Selain program Kejar Paket gratis, Sanusi mengusulkan kenaikan insentif bagi guru swasta sebesar Rp 1 juta per bulan pada 2027. Usulan tersebut juga masih harus dirapatkan terlebih dahulu dengan DPRD Kabupaten Malang.
“Tahun lalu sudah saya usulkan, tapi ternyata anggarannya tidak memungkinkan. Semoga untuk tahun depan bisa lolos,” kata Sanusi.
Baca juga: Bupati Malang Pasang Target Nilai Rata-Rata 9 bagi Siswa Sekolah Unggulan
Dalam kesempatan tersebut, Sanusi juga berpesan kepada ratusan guru yang hadir agar berani mencoba metode pembelajaran yang lebih kreatif. Guru diminta membangun suasana kelas yang menyenangkan serta mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berkomunikasi, bekerja sama, dan memecahkan persoalan.
“Pemkab Malang berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan mutu pembelajaran, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan,” kata Sanusi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko

































