Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Brain Rot: Ketika Otak Lelah karena Media Sosial

Redaksi by Redaksi
April 22, 2025 10:59 am
in Tips
Otak lelah karena sosial media

Ilustrasi fenomena brain rot (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kenali Fenomena “Brain Rot”: Ketika Otak Lelah Akibat Media Sosial, Ini Cara Mengatasinya

Malang – Pernah merasa otak tiba-tiba “ngebul” setelah berjam-jam menonton video TikTok, scrolling meme, atau menyimak thread tanpa henti di media sosial? Kalau iya, bisa jadi kamu sedang mengalami fenomena yang dikenal dengan istilah “brain rot”.

Istilah brain rot kini populer di kalangan pengguna internet, terutama generasi muda. Secara sederhana, brain rot menggambarkan kondisi ketika otak terasa tumpul, lelah, atau kurang produktif akibat terlalu sering mengonsumsi konten cepat, ringan, dan sering kali tidak bermakna.

READ ALSO

Tanda-Tanda Burnout pada Mahasiswa, Jangan Anggap Sekadar Lelah Biasa

5 Rekomendasi Buket Kawat Bulu di Malang, Cocok untuk Hadiah Wisuda hingga Ulang Tahun

Konten seperti video pendek, meme absurd, dan fan edits memang menghibur, tapi jika dikonsumsi berlebihan, bisa membuat otak terasa jenuh dan kehilangan fokus.

Baca juga: Waktunya Digital Detox! Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental di Era Media Sosial

Brain Rot: Dampak Budaya Scrolling yang Tak Terbendung

Fenomena ini muncul seiring meningkatnya tren digital dan budaya doomscrolling—kebiasaan menggulir layar tanpa henti. Meski sering digunakan secara bercanda, banyak yang mulai menyadari dampak serius brain rot terhadap konsentrasi, produktivitas, bahkan kesehatan mental.

Menurut sejumlah pakar, konten hiburan ringan sebenarnya tidak berbahaya. Namun, ketika dikonsumsi tanpa jeda, otak tidak memiliki cukup waktu untuk mencerna informasi bermakna. Akibatnya, muncul gejala seperti mudah terdistraksi, kehilangan motivasi, dan kesulitan fokus.

Brain Rot Bukan Penyakit, Tapi Jangan Diabaikan

Perlu digarisbawahi, brain rot bukanlah gangguan medis. Namun, jika kamu mulai merasa kehilangan semangat membaca, menulis, atau melakukan aktivitas yang dulu kamu sukai, ini bisa menjadi sinyal bahwa otak butuh istirahat dari gempuran digital.

Kondisi ini sangat relevan di kalangan pelajar dan generasi muda yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan media sosial. Untungnya, brain rot bisa diatasi dengan langkah sederhana namun efektif.

5 Cara Sederhana Mengatasi Brain Rot

Berikut beberapa cara yang disarankan para ahli untuk menyegarkan kembali pikiran dan menjaga kesehatan mental di era digital:

1. Lakukan Digital Detox, Meski Hanya 30 Menit

Luangkan waktu setiap hari tanpa layar gadget. Bisa dengan membaca buku, menulis jurnal, atau sekadar menikmati suasana sekitar. Ini memberi ruang bagi otak untuk beristirahat dari rangsangan visual yang intens.

2. Ganti Konten Kosong dengan Konten Bermutu

Tak perlu langsung beralih ke buku filsafat. Mulailah perlahan dengan menyisipkan konten edukatif, podcast inspiratif, atau artikel informatif ke dalam waktu luangmu. Otak juga butuh asupan berkualitas.

3. Hidupkan Kembali Aktivitas Offline

Aktivitas seperti melukis, berolahraga, menyusun puzzle, atau jalan santai bisa menjadi “vitamin” bagi otak. Selain menyegarkan pikiran, kegiatan ini juga baik untuk keseimbangan mental dan fisik.

4. Latih Mindfulness dan Tidur yang Cukup

Meditasi ringan atau latihan pernapasan selama lima menit setiap hari dapat membantu menenangkan pikiran. Jangan lupakan tidur yang berkualitas agar otak bisa “reboot” secara alami.

5. Tetapkan Batasan Waktu Bermedia Sosial

Gunakan fitur screen time atau atur jadwal khusus untuk membuka aplikasi. Menyadari pola penggunaan media sosial adalah langkah awal untuk kembali mengontrol isi pikiran kita sendiri.

Menyegarkan Otak di Era Informasi

Fenomena brain rot bisa dialami siapa saja, apalagi di tengah derasnya arus informasi digital. Ini adalah tantangan nyata yang dihadapi generasi saat ini. Namun, dengan kesadaran dan disiplin dalam mengelola waktu layar, kamu bisa mengembalikan kejernihan pikiran dan semangat beraktivitas.

Ingat, otak juga butuh waktu untuk bernapas. Yuk, mulai beri ruang untuk istirahat digital dan isi kembali pikiranmu dengan hal-hal yang lebih bermakna!

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Keshia Putri Susetyo/Magang
redaktur: jatmiko

Tags: Brain rotcara mengatasiDampak Media Sosialfenomena brain rotMedia Sosial

Related Posts

Tanda-Tanda Burnout pada Mahasiswa, Jangan Anggap Sekadar Lelah Biasa
Tips

Tanda-Tanda Burnout pada Mahasiswa, Jangan Anggap Sekadar Lelah Biasa

Sabtu, 18 Jul 2026
5 Rekomendasi Buket Kawat Bulu di Malang, Cocok untuk Hadiah Wisuda hingga Ulang Tahun
Tips

5 Rekomendasi Buket Kawat Bulu di Malang, Cocok untuk Hadiah Wisuda hingga Ulang Tahun

Sabtu, 18 Jul 2026
Promosi dari Mulut ke Mulut Tetap Efektif bagi UMKM
Tips

Promosi dari Mulut ke Mulut Tetap Efektif bagi UMKM

Jumat, 17 Jul 2026
Jalur Angkot ke Kawasan Kampus di Kota Malang, Ini Trayek yang Melayani UB, UM, Polinema, dan UIN
Tips

Jalur Angkot ke Kawasan Kampus di Kota Malang, Ini Trayek yang Melayani UB, UM, Polinema, dan UIN

Jumat, 17 Jul 2026
Ilustrasi edukasi finansial, menghitung pengeluaran harian. (Foto: Pinterest)
Tips

Sering Diabaikan, 7 Kebiasaan Kecil Berdampak pada Kondisi Finansial Anda

Jumat, 17 Jul 2026
Mengenal Impulse Buying, Saat Keinginan Mengalahkan Kebutuhan
Tips

Mengenal Impulse Buying, Saat Keinginan Mengalahkan Kebutuhan

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
film seru tentang drama pemilihan Paus

Mengungkap Intrik Pemilihan Paus: 3 Film Seru yang Wajib Ditonton

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.