Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

BPOM Beri Penguatan Industri Farmasi Soal Risiko Cemaran EG/DEG

Cegah Kasus Gagal Ginjal Anak Terulang

Redaksi by Redaksi
Juni 12, 2023 5:05 pm
in Peristiwa
BPOM

Pelatihan bertajuk Training of Strengthening Collaboration of Regulator and Pharmaceutical Industries on Precaution of EG/DEG Contamination to Enhance the Safety and Quality of Drugs ini menghadirkan 3 narasumber Prof. Dr. Rer. nat. Rahmana Emran Kartasasmita, Apt., Dra. Sayekti Sulisdiarto, Apt. dan Prof. Dr. M. Yuwono, MS, Apt.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Kejadian luar biasa (out break) soal kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak yang dikaitkan dengan obat sirup mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) tahun lalu membuat Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tetap melakukan perkuatan pengawasan untuk mengawal jaminan keamanan khasiat dan mutu obat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar pelatihan penguatan tentang bahaya EG/DEG pada obat yang diikuti ratusan industri farmasi di Indonesia baik secara daring dan luring pada Senin (12/6/2023) di Kota Batu, Jawa Timur.

READ ALSO

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total

Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu

Penyerahan sertifikasi apresiasi dilakukan BPOM kepada WHO, IAI hingga GMFI. Foto: Azmy

Pelatihan bertajuk Training of Strengthening Collaboration of Regulator and Pharmaceutical Industries on Precaution of EG/DEG Contamination to Enhance the Safety and Quality of Drugs ini menghadirkan 3 narasumber Prof. Dr. Rer. nat. Rahmana Emran Kartasasmita, Apt., Dra. Sayekti Sulisdiarto, Apt. dan Prof. Dr. M. Yuwono, MS, Apt.

Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan awareness, kapasitas regulator dan pelaku industri farmasi terhadap risiko cemaran EG/DEG, baik pada bahan baku maupun sediaan obat, dalam sistem jaminan keamanan dan mutu obat untuk konsumsi masyarakat.

Di sana, peserta mempelajari berbagai materi seperti pencegahan kontaminasi dan kualifikasi pemasok serta metode analisis kontaminan dari para ahli di bidangnya.

Ratusan apoteker industri farmasi di Jawa Timur mengikuti pelatihan penguatan risiko cemaran EG/EDG guna mencegah kasus gagal ginjal anak terulang lagi di Kota Batu, Jawa Timur, Senin (12/6/2023). Foto: Azmy

Kontaminasi cemaran kimia yang berisiko terhadap kesehatan merupakan salah satu aspek keamanan obat. Penanganan kasus cemaran EG/DEG pada sirop obat telah memberikan pelajaran berharga dalam penguatan sistem jaminan keamanan dan mutu obat di Indonesia.

“Diharapkan SDM industri farmasi menerapkan ilmu dari pelatihan ini dengan mengembangkan langkah-langkah aplikatif pencegahan kontaminasi cemaran pada sediaan obat, khususnya EG/DEG, di masa akan datang,” ungkap Kepala BPOM RI Dr. Penny K. Lukito, MCP dalam sambutannya.

Industri Farmasi dalam hal ini sebagai pemegang izin edar obat dipandang bertanggung jawab terhadap keamanan, khasiat, dan mutu produk obat, termasuk mutu bahan baku.

Sesi foto bersama para peserta pelatihan penguatan risiko cemaran EG/EDG yang digelar oleh BPOM. Foto : Azmy

Oleh karena itu, industri farmasi harus memastikan bahan baku yang digunakan sesuai standar dan ketentuan regulasi yang berlaku serta menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) secara konsisten.

Penny melanjutkan, bahwa industri farmasi juga perlu melaksanakan peningkatan kapasitas SDM, khususnya apoteker, secara berkelanjutan terkait aspek regulatori terkini dalam jaminan keamanan dan mutu obat.

BPOM mendorong asosiasi industri farmasi dan IAI terus bersinergi dalam upaya pemenuhan standar kompetensi apoteker sebagai garda terdepan pada implementasi sistem jaminan keamanan dan mutu obat yang optimal di industri farmasi.

“Tentu saja, upaya-upaya ini tak lepas dari peran industri farmasi. Kami mengapresiasi asosiasi dan industri farmasi yang menunjukkan komitmen dan proaktif melakukan upaya perbaikan bersama BPOM sehingga dapat mengatasi situasi krisis tersebut,” ucapnya.

Upaya ini juga mendapat apresiasi dari WHO, Harvard Medical School, dan otoritas regulatori obat sejumlah negara mengapresiasi upaya BPOM pada penanggulangan dan pencegahan kasus tersebut.

Indonesia diminta berbagi pengalaman pada forum-forum strategis terkait langkah-langkah cepat, responsif, efektif dan transparan serta komitmen dan strong leadership dalam penanganan kasus cemaran EG/DEG pada sirop obat.

BPOM kemudian telah menetapkan persyaratan bahwa semua produk obat sirup untuk anak maupun dewasa, tidak diperbolehkan menggunakan EG dan DEG.

Namun demikian EG dan DEG dapat ditemukan sebagai cemaran pada beberapa pelarut seperti gliserin atau propilen glikol, sebab itulah BPOM juga menetapkan batas maksimal EG dan DEG pada beberapa bahan tambahan sesuai standar internasional.

Hal inilah yang kemudian perlu disosialisasikan dengan baik. Ketua Ikatan Apoteker indonesia (IAI) Kab. Malang, Apt. Bhakti Maulana Asnar, S. Farm mengapresiasi atas pelatihan ini sehingga para apoteker bisa meningkatkan kompetensinya.

Menurutnya, kolaborasi seperti ini perlu ditingkatkan agar kejadian outbreak tahun lalu tidak terulang lagi. Meski dalam kasus itu lebih pada kasus pemalsuan. Terlepas dari itu, semua pihak harus berhati-hati terhadap pengelolaan bahan baku obat.

“Kita sebagai apoteker harus ikut mengawal karena efeknya itu yang merasakan langsung masyarakat,” tuturnya.

Bhakti menambahkan jika pelatihan ini penting guna mengimplementasikan aturan baru soal kandungan impuritis tiap obat yang harus diuji. Diharapkan dari industri farmasi bisa melakukan pengecekan kadar kandungan itu baik secarabmandiri atau kerjasama dengan pihak lain.

Hal senada dikatakan oleh Ketua Umum Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) Jawa Timur Philips Pangestu. Bahwa dengan pelatihan ini dapat menjadi acuan bagi industri farmasi soal keamanan obat secara kompleks dari regulator langsung.

“Kami senang sekali, artinya BPOM ada untuk kita, Tahun lalu waktu outbreak itu kami merasa sendiri, dicecar sana-sini seolah-olah industri farmasi itu sengaja. Tapi kan gak mungkin kita begitu. Urusan nyawa,” jelasnya.

Dari pelatihan ini menunjukkan adanya sinergi baik antara pemerintah, BPOM dan juga industri untuk membangun kualitas produk obat yang aman. “Ini penting sekali bagi industri untuk mengetahui mana kadar kandungan obat yang aman,” tuturnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: BPOMFarmasiIndustri FarmasiKasus Gagal ginjal anakPembuatan ObatRisiko Cemaran DEGRisiko cemaran EDRisiko Cemaran EG

Related Posts

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total
Peristiwa

Kebakaran Hutan di Kota Batu Padam Total

Kamis, 27 Agu 2026
Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas di Joglo Taman Wilis Kota Batu

Rabu, 12 Agu 2026
Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang
Peristiwa

Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sumur Warga Bululawang

Sabtu, 1 Agu 2026
Tabrakan Hiace dan Truk di Tol Pandaan-Malang, Tiga Penumpang Tewas
Peristiwa

Tabrakan Hiace dan Truk di Tol Pandaan-Malang, Tiga Penumpang Tewas

Kamis, 23 Jul 2026
Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta
Peristiwa

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

Sabtu, 18 Jul 2026
Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Next Post

Kenalkan Kopi Khas Malang, Bupati Hadiri Pekan Nasional Petani Nelayan XVI 2023

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.