Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Bocah 6 Tahun di Malang Meninggal Usai Disuntik Obat, Dokternya Bingung Tentukan Sebabnya

Redaksi by Redaksi
Juni 22, 2023 6:10 pm
in Peristiwa
Manajemen RS Prasetya Husada saat konferensi pers terkait meninggalnya bocah 6 tahun dalam penanganan, Kamis (22/6/2023).

Manajemen RS Prasetya Husada saat konferensi pers terkait meninggalnya bocah 6 tahun dalam penanganan, Kamis (22/6/2023). Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Manajemen RS Prasetya Husada Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, angkat bicara terkait dugaan malpraktik yang membuat nyawa pasien melayang. Menurut mereka, penanganan yang dilakukan sudah sesuai prosedur.

Seperti diketahui, bocah berusia 6 tahun bernama Alvito Ghaniyu Maulidan diduga mengalami gejala aneh hingga meninggal usai mendapat dua kali suntikan obat. Namun, respons dari rumah sakit dinilai berbelit-belit dan tak memuaskan.

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Dalam konferensi persnya, Dokter Spesialis Anak RS Prasetya Husada, Dr Agung Prasetyo Wibowo, yang berjaga waktu malam kejadian mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya belum bisa memastikan penyebab kenapa bocah tersebut meninggal.

Baca Juga: Bocah 6 Tahun Kejang Lalu Tewas Usai Disuntik di RSU Karangploso Malang

Menurutnya, kondisi medis seperti dialami si anak itu jarang terjadi. Mulanya, gejala pasien saat datang mengalami mual-mual, tangan dan kaki dingin hingga denyut nadi meningkat. Diagnosa awal waktu itu adalah infeksi saluran pencernaan dan dehidrasi berat.

Dokter Spesialis Anak RS Prasetya Husada, dr Agung Prasetyo Wibowo.
Dokter Spesialis Anak RS Prasetya Husada, dr Agung Prasetyo Wibowo. Foto: Azmy

Sehingga, ia menginstruksikan kepada dokter jaga di IGD dan perawat untuk memberikan infus. Usai diberi infus, si anak kembali mengalami mual-mual sehingga diberikan suntikan obat sebanyak 2 spet. Dua obat itu merupakan obat anti muntah dan obat lambung.

“Namun saya juga heran karena biasanya pasien dalam kondisi dehidrasi berat itu pasti tidak sadar. Tapi ini masih dalam kondisi sadar,” kata Agung pada awak media, Kamis (22/6/2023).

Baca Juga: Bocah 12 Tahun di Kabupaten Malang Tewas Menabrak Obrok Sayur

Kendati demikian, kondisi itu hanya dipantaunya dari jauh atau via seluler. Kondisi riilnya dilaporkan oleh dokter jaga di IGD dan perawat, termasuk hingga teknis penyuntikan obatnya.

Di tengah kebimbangan analisis itu, lanjut Agung, kondisi pasien semakin gawat berupa kejang-kejang. Di situlah, Agung melakukan analisa ulang agar segera melakukan penanganan lanjutan.

Saat masih melakukan kajian tindakan, denyut jantung pasien sudah berhenti, namun iramanya masih ada. Petugas jaga sudah melakukan upaya resusitasi berupa pijat jantung selama 3-4 menit. Namun, pasien tidak merespons.

“Artinya, dalam kondisi ini resiko hidupnya sangat kecil. Sepengalaman saya menjadi dokter anak, kasuistik seperti ini jarang terjadi. Saya sendiri juga heran, dinamika kondisi pasien begitu cepat,” ungkapnya.

Kembali soal faktor penyebabnya, pihak rumah sakit memang juga belum dapat menyimpulkan. Yang pasti, menurut Angga, gangguan irama jantung yang terjadi juga bisa jadi berkorelasi dengan dehidrasi berat.

“Apa ada korelasi dengan dehidrasi? Bisa iya, bisa tidak. Karena memang itu tadi, dinamika kondisi tubu pasien berubah begitu cepat,” tegasnya lagi.

Sementara itu, Direktur RS Prasetya Husada, Dokter Prima Evita, menegaskan dari hasil evaluasi dan audit internal, pihaknya mengklaim bahwa standar penanganan yang dilakukan pihaknya sudah sesuai prosedur.

“Pada intinya, penanganan yang dilakukan tidak ditemukan indikasi pelanggaran. Begitu juga, dari hasil audit internal kami, dalam setiap tindakan yang dilakukan sudah sesuai SOP berlaku atas dasar General Concern,” tegasnya.

Begitu juga soal permintaan keluarga membuktikan indikasi pelanggaran dari rekaman CCTV memang tidak bisa dilakukan. Mengingat pihak rumah sakit menerapkan perlindungan privasi sehingga kamera CCTV di sana tidak lagi difungsikan.

“Semua sudah ada aturannya dalam akreditasi untuk menjaga privasi pasien sehingga kami sudah lama tidak memfungsikan CCTV,” jelasnya.

Seperti diketahui, dugaan malpraktik ini terungkap dari pengakuan sang ayah, Imam Jazuli. Secara garis besar, ia menyayangkan respons rumah sakit yang terkesan lelet. Padahal, anaknya kondisi kejang-kejang hingga tubuhnya membiru.

“Kondisi anak saya itu sudah kayak kritis, kejang-kejang, meronta-ronta gitu. Tapi respons dari rumah sakit kayak santai-santai aja. Terus terang saya waktu itu sudah panik,” ucapnya kecewa.

Hingga saat ini, Imam mengaku belum puas dengan respons tindak lanjut dari pihak RS. Karena masih banyak hal yang mengganjal. Apalagi, sebelumnya anaknya juga masih terlihat segar bahkan masih bisa ikut latihan pencak silat.

“Kalau pihak rumah sakit bilang begitu, ya sudah itu ranahnya rumah sakit. Saya nanti akan masih tindak lanjut lagi agar perkara tanggung jawab nyawa orang ini bisa klir,” ujarnya.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangBerita Malang TerkinibocahMalpraktikRS Prasetya Husada Karangploso

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Pelatih Kepala Arema FC, Joko Susilo dalam sesi latihan tim Singo Edan.

Arema FC Pastikan Tak Ada Masalah Soal Lisensi Pelatih untuk Liga 1 Musim Depan

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.