Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Bendera Merah Percintaan, Belajar Dari Drakor Nevertheless

Redaksi by Redaksi
Agustus 16, 2021 2:07 pm
in Catatan, Entertainment
Ilustrasi potongan drama Korea Nevertheless/tugu malang

Ilustrasi potongan drama Korea Nevertheless (Foto: Instagram @jtbcdrama)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh : Rizki Nurfaizah*

Tugumalang.id – Penggemar Drama Korea (Drakor) pasti tidak asing dengan drama adaptasi webtoon (platform komik online Korea Selatan) yang berjudul Nevertheless. Drama yang tayang sejak 19 Juni 2021 di saluran TV korea JTBC itu rupanya menarik perhatian banyak warganet.

READ ALSO

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Selain karena dibintangi Han Seo Hee, aktris yang sedang naik daun setelah perannya sebagai “pelakor” di drama The World of The Married. Warganet rupanya juga dibikin geram dengan akting Song Kang.

Di mana Song Kang berperan sebagai Park Jae Eon, seorang mahasiswa jurusan seni yang terkenal memiliki banyak teman perempuan. Diceritakan bahwa Han Seo Hee yang memerankan karakter Yu Na Bi memiliki hubungan tanpa status yang rumit dengan Park Jae Eon.

Sebagai penonton yang dapat mengamati keseluruhan alur cerita drama tersebut, ada beberapa red flag (bendera merah) atau tanda-tanda bahaya dalam hubungan mereka.

Hendaknya, beberapa tanda ini dapat diketahui agar tidak terlanjur masuk dalam sebuah hubungan yang toxic. Adapun jenis-jenis cinta yang toxic dijelaskan oleh Psikolog RewireMe asal Australia, Charlene Neuhoff dalam lifehacker.com.

Tidak ada Batasan Dalam Hubungan

Charlene Neuhoff, menjelaskan bahwa batasan dalam hubungan tidak selalu tentang batasan-batasan interaksi antar individu. Tidak adanya batasan dalam hal ini bisa juga hadir dalam bentuk yang lain. Salah satu contohnya, jika ada salah seorang individu dalam hubungan terlalu bersikeras untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya sendiri dengan cara apapun.

Seperti dalam drama Nevertheless, Park Jae Eon dalam hubungannya dengan Yu Na Bi selalu berusaha untuk memenuhi keinginannya sendiri tanpa memperdulikan perasaan Yu Na Bi. Park Jae Eon juga secara tidak langsung menunjukkan bahwa dia lebih superior dan seolah-olah memanipulasi Yu Na Bi agar  tetap bisa berada dalam hubungan tanpa status tersebut.

Adanya Love-Bombing

Sama persis seperti bom waktu, love-bombing atau bom cinta adalah suatu keadaan di mana salah seorang individu dalam hubungan memberikan afeksi dan perhatian berlebih kepada pasangan. Hal ini sebetulnya bisa menghilangkan perasaan itu di saat-saat yang tak terduga.

Park Jae Eon selalu bermain dengan love-bombing ketika dihadapkan dengan situasi yang tidak menyenangkan dengan Yu Na Bi. Misalnya, pada episode 5 drama ini, Park Jae Eon memberikan kado untuk ulang tahun Yu Na Bi, akan tetapi ia kemudian menghilang dan tidak menunjukkan tanda-tanda kepeduliannya lagi pada Yu Na Bi.

Kurangnya Kepercayaan

Ketika seorang individu kesulitan menaruh kepercayaan pada individu lain dalam hubungan ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Selain karena adanya kekuatan intuisi seseorang karena merasa tidak berada pada hubungan yang tepat, juga peran masa lalu yang kelam bisa menjadi alasan lain.

Red flag ini awalnya sudah dirasakan oleh Yu Na Bi sejak awal. Namun, peranan love-bombing dari Park Jae Eon selalu menghalangi Yu Na Bi untuk lepas dari hubungan itu. Yu Na Bi sejak awal sudah memiliki intuisi yang kuat terhadap sikap manipulatif Park Jae Eon.

Ia cenderung merasa tidak bisa menaruh kepercayaan terhadap Park Jae Eon. Hubungan percintaan yang toxic juga ikut menjadi alasan kenapa ia tidak bisa dengan mudah percaya pada orang baru terutama dalam hubungan percintaan.

Terlalu Bergantung

Ini adalah efek terberat dari love-bombing. Bagaimana tidak, seseorang yang sudah menjadi korban love-bombing akan merasa dicintai dan dipahami secara utuh. Sayangnya, seseorang sering lupa terhadap hakikat suatu hubungan adalah tidak bisa saling bergantung.

Meskipun Yu Na Bi masih merasa bahwa Park Jae Eon adalah satu-satunya yang dapat membuatnya merasa dicintai dan dimengerti, namun perasaannya ini  justru membuat keadaan hubungan menjadi tidak sehat. Yu Na Bi seharusnya bisa menentukan sendiri apa yang menjadi kebahagiaannya tanpa perlu mendapatkan hal itu dari Park Jae Eon.

Terlepas dari cerita fiksi yang ditampilkan dalam drama tersebut, hal-hal di atas merupakan beberapa red flag yang bisa saja ditemui di dunia nyata. Setidaknya harus dapat kita kenali sedini mungkin jika kita ada di dalam suatu hubungan yang dirasa sudah tidak memberikan kebahagiaan.

Siapa tahu, selama ini kita bertemu dengan satu dari empat jenis red flag yang tertulis, akan tetapi tidak menyadarinya. Namun jangan khawatir, jika sudah terlanjur ada di dalam hubungan yang toxic, beranikan diri untuk keluar dari hubungan.

Lalu lakukan hal-hal positif yang membantu pemulihan kesehatan mental kita. Perlu diingat, jika suatu hubungan menimbulkan gangguan psikologis yang serius, segeralah temukan bantuan dari profesional.

*Peserta magang Tugu Media Group (TMG)

Editor : Herlianto. A

Tags: DrakorKomikKoreaRed Flag

Related Posts

Hari Lahir Pancasila
Catatan

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

Senin, 1 Jun 2026
Dr. Aries Musnandar & Dr. Muhammad Effendi, M.Si. Foto/dok
Catatan

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Senin, 1 Jun 2026
Katniss Everdeen, tokoh utama film Hunger Games, sala satu film petualangan remaja. Foto: Lionsgate
Entertainment

Diadaptasi dari Novel, Ini 4 Film Petualangan Remaja di Dunia Distopia

Jumat, 29 Mei 2026
The Waving's, kuartet unit surf rock eksperimental asal Malang. Foto: Dok.
Entertainment

Ley Sin Voz, Single Baru Penuh Amarah Gelap dari Unit Surf Rock Malang The Waving’s

Rabu, 27 Mei 2026
Abdul Hamid. Foto/dok
Catatan

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Selasa, 26 Mei 2026
Film animasi
Entertainment

5 Film Animasi Bertema Lingkungan yang Sarat Pesan tentang Alam dan Ekosistem

Selasa, 26 Mei 2026
Next Post
Lead the fest hari ke 4 menghadirkan Muhammad Luthfi, Mendag RI dan Sandiago Uno, Menparekraf RI/tugu malang

Lead The Fest 2021 Hadirkan Dua Menteri Bersahabat

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.