Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

BBM Dicampur Etanol Aman untuk Mesin, Tapi Berdampak

Redaksi by Redaksi
Oktober 17, 2025 9:29 am
in News
Guru Besar Fakuktas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Prof I Nyoman Gede Wardana saat mengisi acara FGD bertajuk "Menakar Satu Tahun Kemandirian Energi" di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Guru Besar Fakuktas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Prof I Nyoman Gede Wardana saat mengisi acara FGD bertajuk "Menakar Satu Tahun Kemandirian Energi" di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Bahan Bakar Minyak atau BBM dicampur etanol tengah menjadi perbincangan masyarakat luas. Diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) berencana menerapkan produksi BBM E10 pada 2026 mendatang. Lalu apa dampaknya?

Guru Besar Fakuktas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Prof I Nyoman Gede Wardana memastikan campuran etanol ke BBM aman untuk mesin kendaraan, namun ada dampaknya.

READ ALSO

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

BBM E10 merupakan jenis bahan bakar alternatif dari campuran 10 persen etanol (alkohol yang dihasilkan bahan nabati seperti tebu, jagung atau singkong) dengan 90 persen gasolin (bensin). Saat ini, kandungan etanol pada BBM di Indonesia masih sebesar 5 persen (E5) pada BBM jenis Pertamax Green 95.

Baca Juga: Keluhan BBM Tercampur Air di SPBU Ciliwung Malang, Pertamina Angkat Suara

Diketahui, etanol sudah lazim menjadi campuran BBM di sejumlah negara, bahkan dengan kandungan yang lebih besar. Brazil dengan BBM E27 dan E30, Thailand E10 dengan opsi E20 dan E85, Amerika Serikat dengan E10 bahkan E15 dan E85. Lalu negara negara Uni Eropa seperti Jerman, Prancis hingga Swedia juga E10.

Prof Wardana mengungkapkan bahwa riset penggunaan etanol pada BBM sudah dilakukan di Universitas Brawijaya pada tahun 1980an silam melalui dukungan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di bawah arahan BJ Habibie.

Saat itu, pihaknya telah meneliti kualitas BBM dengan campuran etanol 20-30 persen (E20-E30). Untuk itu, isu campuran etanol ke BBM bukan lah hal baru di negeri ini.

Baca Juga: Cek Kualitas BBM, Pertamina Malang Pastikan Stok 7.200 Kiloliter Jelang Lebaran

“Waktu itu, kita dapat dana besar dari Pak Habibie lewat BPPT untuk menguji etanol 20 persen dicampur ke bensin,” ungkapnya usai mengisi FGD bertajuk ‘Menakar Satu Tahun Kemandirian Energi’ di Kota Malang, Kamis (16/10/2025).

Menurutnya, riset tersebut saat itu didasari dari potensi sumber daya alam Indonesia yang melimpah, yakni singkong sebagai salah satu sumber penghasil etanol. Namun proyek BBM E20 itu tak berjalan di Indonesia lantaran kala itu harga BBM dari fosil di dalam negeri sangat murah.

“Sekarang kondisinya berbeda. Harga bahan bakar fosil jadi mahal dan kita sekaran impor. Idenya Pak Habibie waktu itu adalah mengganti bahan bakar jadi yang bersih, karena etanol itu bahan bakar yang bersih,” ucapnya.

Jauh sebelum ditemukannya minyak fosil, ia menjelaskan bahwa dahulu mesin diesel memang dirancang berbahan bakar dari sumber nabati. Namun setelah bahan bakar fosil ditemukan, mesin mesin diesel mulai dirancang untuk beralih ke bahan bakar fosil.

Belakangan, Prof Wardana belum lama ini juga telah melakukan penelitian soal kualitas BBM yang dicampur etanol. Ia melihat ada peningkatan kualitas BBM setelah dicampur etanol.

“Hasil penelitian saya yang sekarang dengan mahasiswa S2, penambahan etanol justru meningkatkan kualitas bahan bakar,” ujarnya.

Dia memastikan bahwa campuran etanol ke BBM dengan kadar yang tepat akan aman untuk mesin kendaraan. Bahkan 100 persen kadar etanol juga memungkinkan bagi mesin mesin kendaraan terkini.

“Campuran etanol ke BBM aman di mesin. Sebetulnya sampai E100 (100 persen etanol) itu oke,” ungkapnya.

Hanya saja, ia juga mengungkap dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari etanol atau bahan bakar nabati itu.

Nozel injektor yang bekerja penyemprotkan bahan bakar di ruang bakar mesin berpotensi mudah tersumbat. Sumbatan ini bisa mengakibatkan kinerja mesin melemah bahkan mati lantaran suplai BBM terhambat.

“Jadi yang menjadi masalah pada minyak nabati itu, dia punya getah. Namanya fosfolipid atau minyak yang ada fosfornya. Saat mesin berlistrik, dia mudah nempel,” bebernya.

“Nah yang dikhawatirkan nanti di nozelnya itu mampet, karena dia (fosfolipid) nempel,” sambungnya.

Namun menurutnya, sudah ada standar internasional yang telah ditetapkan dan bisa menjadi pedoman agar kandungan fosfolipid dalam etanol tidak mengganggu kinerja nozel injektor saat menyuplai bahan bakar ke dalam ruang bakar mesin.

Di sisi lain, ia memproyeksikan, jika pemerintah menerapkan kebijakan produksi BBM E10, maka bisa mengurangi 10 persen impor BBM nasional. Artinya, ketergantungan impor BBM Indonesia yang selama ini membelenggu akan berkurang.

“300 ribu barel per hari (BBM Indonesia) kan impor dari Singapura. Kalau Indonesia pakai misalnya sampai E20, itu impor dari Singapura akan stop itu,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: BBM dicampur etanolBBM E10dampak etanol di mesinE20etanolKementerian ESDMuniversitas brawijaya

Related Posts

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat
News

Ketum PPI Dukung Tagline Baru Polri Polisi Bersama Masyarakat

Minggu, 11 Okt 2026
Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan
News

Konsumsi BBM Malang 720 Kiloliter per Hari, Pertamina Tambah Distribusi Akhir Pekan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
6 trik rahasia bikin rumah sejuk tanpa AC. Foto/Pinterest

6 Rahasia Bikin Rumah Sejuk Tanpa AC

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.